Jumat, 25 September 2026

Viral Kasus Santri Dibakar di Lombok Tengah, Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kekerasan Ponpes

ari tanjung - Minggu, 07 Juni 2026 12:46 WIB
Viral Kasus Santri Dibakar di Lombok Tengah, Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kekerasan Ponpes
Korban kasus santri dibakar di Lombok Tengah yang viral di media sosial mengalami luka bakar serius

Topikseru.com - Dugaan kasus santri dibakar di sebuah pondok pesantren di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi sorotan publik setelah kondisi salah satu korban viral di media sosial.

Insiden yang disebut terjadi pada November 2025 itu diduga menyebabkan satu santri meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka bakar serius.

Perhatian publik mulai mengarah ke kasus ini setelah foto salah satu korban dengan luka bakar parah beredar luas di media sosial. Dalam unggahan tersebut, korban terlihat mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh dan menjalani perawatan intensif.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, Joko Jumadi, mengaku baru mengetahui kasus tersebut setelah ramai diperbincangkan publik.

“Kasus ponpes di Lombok Tengah ini terjadi November 2025, tetapi saya baru tahu sekarang,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Berdasarkan informasi awal yang diterima pihak LPA, para korban diduga mengalami kekerasan berat sebelum akhirnya mengalami luka bakar serius.

Menurut Joko, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan kronologi kejadian sekaligus mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

“Masih koordinasi dengan polisi dan tim sudah meluncur ke lapangan,” katanya.

Di sisi lain, pihak Kementerian Agama Lombok Tengah mengaku belum menerima laporan resmi terkait dugaan kekerasan yang disebut terjadi di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Pujut tersebut.

Sementara itu, aparat kepolisian mulai melakukan pendalaman setelah laporan resmi dari keluarga korban masuk. Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan rangkaian peristiwa, motif, dan dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam kasus tersebut.

Kasus ini juga memunculkan sorotan terhadap sistem pengawasan dan perlindungan anak di lingkungan pendidikan berasrama, khususnya pesantren.
Sumber
:
Berita Terkait
Keluarga Santri Korban Pembakaran di Lombok Tengah Terpaksa Berutang Demi Biaya Pengobatan
Cerita Pilu Sahid, Santri Korban Dugaan Pembakaran di Ponpes Lombok Tengah
Eks Casis Polri Diduga Sebarkan Foto Vulgar Mantan Pacar, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan
MUA Pria di Lombok Tengah Viral karena Berhijab, Warganet: “Sister Hong Versi Lokal”
LPA Mataram Laporkan Dugaan Pernikahan Anak di Lombok Tengah, Terseret Orang Tua hingga Penghulu