Rabu, 23 September 2026

11 Kasus Kejahatan Dibongkar Polres Tapsel, 13 Tersangka Diamankan

Muchlis - Jumat, 28 Agustus 2026 19:06 WIB
11 Kasus Kejahatan Dibongkar Polres Tapsel, 13 Tersangka Diamankan
Polres Tapanuli Selatan mengungkap 11 kasus kejahatan dan mengamankan 13 tersangka
Topikseru.com, Tapanuli Selatan - Sebanyak 11 perkara tindak pidana berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, sepanjang periode 1 hingga 28 Agustus 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi menetapkan 13 orang sebagai tersangka. Kasus yang ditangani cukup beragam, mulai dari pencurian dengan pemberatan (curat), pembunuhan, hingga pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kepala Satreskrim Polres Tapanuli Selatan Iptu Bontor Desmonth Sitorus mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam merespons setiap laporan tindak pidana yang terjadi di wilayah hukumnya. "Setiap laporan yang masuk, kami tindaklanjuti secara profesional sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku," ujar Bontor di Tapanuli Selatan, Jumat (28/8/2026).

Curat Jadi Kasus yang Paling Banyak Diungkap

Dari total 11 perkara yang berhasil diungkap, pencurian dengan pemberatan (curat) menjadi kasus yang paling dominan. Polisi mengungkap tujuh perkara curat dengan total delapan tersangka. Jumlah tersebut menunjukkan kasus pencurian dengan modus pemberatan masih menjadi salah satu bentuk kejahatan yang mendapat perhatian aparat di wilayah Tapanuli Selatan. Selain curat, Satreskrim Polres Tapanuli Selatan juga menangani tiga perkara pembunuhan. Dari tiga kasus tersebut, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Sementara itu, satu perkara lainnya merupakan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor, dengan dua tersangka yang berhasil diamankan. Jika dirinci, 11 perkara tersebut terdiri atas:
  • 7 kasus curat: 8 tersangka
  • 3 kasus pembunuhan: 3 tersangka
  • 1 kasus curanmor: 2 tersangka
Totalnya mencapai 11 perkara dengan 13 tersangka.

Polisi Petakan Titik Rawan Kejahatan

Bagi kepolisian, pengungkapan perkara tidak berhenti pada penangkapan tersangka. Setiap kasus yang berhasil dibongkar juga digunakan untuk membaca pola kriminalitas di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan. Bontor mengatakan pihaknya melakukan evaluasi terhadap setiap perkara, termasuk melihat jenis kejahatan, lokasi kejadian serta kemungkinan munculnya kembali tindak pidana serupa. "Setiap pengungkapan kami evaluasi, mulai dari jenis kejahatan, lokasi hingga potensi kerawanan yang mungkin muncul kembali agar tindak pidana serupa tidak terus berulang," katanya. Pemetaan tersebut menjadi bagian dari strategi pencegahan kejahatan di Tapanuli Selatan. Polisi dapat menggunakan informasi dari perkara yang telah diungkap untuk menentukan wilayah yang membutuhkan peningkatan pengawasan maupun langkah preventif.

Warga Diminta Tak Abaikan Informasi Gangguan Keamanan

Selain mengandalkan penindakan, Polres Tapanuli Selatan juga mendorong masyarakat ikut terlibat dalam menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas. Menurut Bontor, informasi dari masyarakat, sekecil apa pun, dapat membantu polisi mencegah terjadinya tindak pidana sekaligus mempercepat proses pengungkapan perkara. "Sekecil apa pun informasi yang berkaitan dengan potensi gangguan kamtibmas dapat membantu kami melakukan langkah pencegahan, maupun mempercepat pengungkapan suatu perkara," ujarnya. Polres Tapanuli Selatan bersama polsek jajaran pun terus memperkuat langkah preventif di tengah masyarakat. Upaya tersebut dilakukan agar penanganan tindak kriminal tidak hanya dilakukan setelah kejahatan terjadi. "Komitmen kami jelas, yaitu menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," kata Bontor. Dengan 11 perkara yang berhasil diungkap dalam waktu kurang dari satu bulan, kepolisian menegaskan proses penegakan hukum sekaligus pemetaan kerawanan akan terus dilakukan untuk menekan potensi tindak pidana di Tapanuli Selatan.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Canyoneering di Air Terjun Sisundung, Sensasi Menaklukkan Tebing 23 Meter di Tapanuli Selatan
Bawa 3 Kilogram Ganja Naik Becak Bermotor, IRT di Tapanuli Selatan Ditangkap Polisi
Massa Perkumpulan WIB Geruduk Kantor Bupati Tapanuli Selatan, Soroti Dugaan Skandal Dana CSR BI dan OJK
Tim SAR Gabungan Temukan Sariman Gulo, Korban Longsor di Batangtoru
Ibu Korban Longsor di Batangtoru Ditemukan Meninggal, Anak Masih Dicari Tim SAR
Tapsel Diterjang Longsor, Ibu-Anak Hilang Usai Tertimbun Material Tanah