Minggu, 27 September 2026

Penutupan Selat Hormuz Bikin Trump Gelisah, Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik Iran Bila Tak Dibuka

Muchlis - Minggu, 22 Maret 2026 18:10 WIB
Penutupan Selat Hormuz Bikin Trump Gelisah, Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik Iran Bila Tak Dibuka
Selat Hormuz
Topikseru.com, Jakarta - Presiden Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Iran terkait penutupan jalur strategis Selat Hormuz. Trump menyatakan Amerika Serikat akan melancarkan serangan terhadap infrastruktur energi Iran jika negara tersebut tidak segera membuka kembali jalur pelayaran tersebut dalam waktu 48 jam. "Jika Iran tidak membuka secara penuh Selat Hormuz, dan tanpa ancaman, dalam waktu 48 jam, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka," ujar Trump, dikutip dari pernyataan resmi yang disiarkan melalui media sosial Gedung Putih, Minggu (22/3).

Selat Hormuz Jadi Titik Ketegangan

Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan energi global yang menghubungkan Teluk Persia dengan perairan internasional. Penutupan jalur ini berpotensi mengganggu distribusi minyak dunia. Iran sebelumnya dilaporkan membatasi perlintasan di kawasan tersebut sebagai respons atas serangan militer yang dilakukan oleh AS dan Israel.

Konflik Memanas Sejak Februari

Ketegangan antara Iran dengan AS dan Israel meningkat tajam sejak serangan gabungan pada 28 Februari yang menargetkan ibu kota Iran, Teheran, serta sejumlah kota lainnya. Dalam serangan tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, dilaporkan tewas bersama sejumlah pejabat militer senior dan korban sipil.

Iran Lakukan Serangan Balasan

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangkaian serangan rudal dan drone yang menargetkan wilayah Israel serta pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. Langkah pembatasan di Selat Hormuz disebut sebagai bagian dari strategi Iran untuk mengamankan wilayahnya di tengah eskalasi konflik yang terus meningkat. Pernyataan Trump dinilai berpotensi memperluas konflik ke sektor energi global, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi distribusi minyak dunia. Sejumlah analis memperingatkan bahwa jika ancaman tersebut direalisasikan, ketegangan geopolitik dapat meningkat menjadi konflik terbuka yang berdampak luas terhadap stabilitas global.

Sumber
:
Berita Terkait
Trump Sebut Iran Tolak Tawaran AS, Kesepakatan Disebut Baru Terbuka Setelah Pemilu
AS Tolak Visa Tim Media Presiden Iran Jelang Sidang PBB, Teheran Kecam Pembatasan Pers
Harga Minyak Mentah Menguat Menanti Potensi Pembicaraan AS-Iran di PBB
Pemprov Sumut - AS Perkuat Kemitraan Strategis
Imperialisme Modern dan 'New Western Century': Dunia Sedang Berubah
Rupiah Anjlok ke Rp 17.753/US$, Tertekan Suku Bunga The Fed dan Ketegangan Trump-Warsh