Jumat, 25 September 2026

Donald Trump Klaim Xi Jinping Sepakat Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir

Muchlis - Sabtu, 16 Mei 2026 01:56 WIB
Donald Trump Klaim Xi Jinping Sepakat Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir
Trump dan Xi Jinping
Topikseru.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa dirinya dan Presiden China Xi Jinping memiliki pandangan yang sama terkait Iran, yakni menolak negara tersebut memiliki senjata nuklir. Pernyataan itu disampaikan Trump saat melakukan kunjungan ke Zhongnanhai di Beijing, kompleks pemerintahan elite China yang menjadi pusat kepemimpinan tertinggi negara tersebut. "Kami juga membahas Iran. Pandangan kami mengenai Iran sangat mirip. Kami tidak ingin mereka memiliki senjata nuklir," kata Donald Trump dalam video yang disiarkan televisi pemerintah China, Jumat (15/5/2026).

Trump Soroti Situasi di Selat Hormuz

Dalam pertemuan tersebut, Trump juga menyinggung situasi di Selat Hormuz yang dinilai semakin tidak stabil akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Trump mengatakan pihaknya ingin jalur strategis itu tetap terbuka demi menjaga stabilitas perdagangan global dan keamanan kawasan. "Kami ingin selat itu tetap terbuka. Situasi di sana kacau dan tidak bisa dibiarkan," ujarnya. Trump kembali menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki kemampuan nuklir. "Mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir," tegasnya.

Hubungan AS-China Disebut Makin Positif

Selain membahas Iran, Trump menyebut dirinya dan Xi Jinping juga mendiskusikan berbagai isu strategis lainnya. Menurut Trump, kedua negara memiliki banyak kesamaan pandangan dan akan melanjutkan pembicaraan dengan delegasi yang lebih besar. "Kami akan melanjutkan pembahasan lebih lanjut sekarang bersama kelompok yang lebih besar," katanya. Trump juga mengaku terkesan dengan sambutan pemerintah China selama kunjungan tersebut. Dia bahkan menyebut kunjungannya akan bersifat timbal balik dengan membuka kesempatan bagi Xi Jinping berkunjung ke Amerika Serikat.

Xi Jinping: Hubungan China-AS Harus Stabil

Sementara itu, dalam pernyataan resmi yang dirilis Kementerian Luar Negeri China, Xi Jinping menekankan pentingnya menjaga hubungan stabil antara China dan Amerika Serikat. Menurut Xi, kedua negara perlu menjaga momentum positif yang telah dibangun melalui komunikasi tingkat tinggi. "Kedua negara perlu melaksanakan dengan baik konsensus penting yang telah kita capai serta mendorong hubungan berkembang secara stabil," ujar Xi. Dia menyebut kunjungan Trump kali ini bersifat bersejarah dan simbolis bagi hubungan kedua negara.

China dan AS Sepakat Tingkatkan Koordinasi

Xi Jinping mengatakan China dan AS telah mencapai sejumlah kesepakatan penting, termasuk menjaga stabilitas ekonomi dan perdagangan serta memperluas kerja sama praktis di berbagai bidang. Kedua negara juga disebut sepakat memperkuat komunikasi dan koordinasi terkait isu internasional dan regional. Menurut Xi, hubungan yang stabil antara Beijing dan Washington penting tidak hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi stabilitas global.

Pertemuan Dihadiri Pejabat Tinggi Kedua Negara

Pertemuan Trump dan Xi Jinping turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi kedua negara. Dari pihak China hadir Sekretaris Sekretariat Komite Pusat PKC Cai Qi, Wakil Perdana Menteri He Lifeng, serta Menteri Luar Negeri Wang Yi. Sementara delegasi AS di antaranya Duta Besar AS untuk China David Perdue, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Keuangan Scott Bessent, dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer.

Sumber
:
Berita Terkait
Trump Sebut Iran Tolak Tawaran AS, Kesepakatan Disebut Baru Terbuka Setelah Pemilu
AS Tolak Visa Tim Media Presiden Iran Jelang Sidang PBB, Teheran Kecam Pembatasan Pers
Harga Minyak Mentah Menguat Menanti Potensi Pembicaraan AS-Iran di PBB
Pemprov Sumut - AS Perkuat Kemitraan Strategis
Imperialisme Modern dan 'New Western Century': Dunia Sedang Berubah
Rupiah Anjlok ke Rp 17.753/US$, Tertekan Suku Bunga The Fed dan Ketegangan Trump-Warsh