Jakarta mendorong dukungan berkelanjutan terhadap rekonstruksi Gaza, penguatan institusi Palestina, persatuan nasional Palestina, serta keberlanjutan mandat United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA).
Sehari sebelumnya, Sugiono juga menegaskan bahwa UNRWA harus dapat menjalankan mandatnya secara penuh dan efektif karena jutaan pengungsi Palestina bergantung pada layanan badan tersebut.
Baca Juga:
Sugiono mendorong pembentukan dan penguatan koalisi internasional yang lebih luas untuk mendukung terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.
Indonesia juga menyerukan agar negara-negara OKI memperkuat persatuan dalam menyuarakan kepentingan dunia Islam, termasuk kemerdekaan Palestina.
Dalam forum lain di New York, Indonesia juga menekankan bahwa dukungan terhadap solusi dua negara perlu diterjemahkan menjadi tindakan terkoordinasi, bukan berhenti pada dukungan politik.
Forum tersebut menjadi ruang koordinasi untuk membahas perlindungan Yerusalem dan situs-situs sucinya sekaligus merumuskan langkah yang dapat mendukung hak-hak rakyat Palestina.
Bagi Indonesia, diplomasi mengenai Palestina kini diarahkan pada upaya menghubungkan dukungan politik dengan tindakan konkret.
Di tengah Sidang Umum PBB ke-81, Jakarta juga menyiapkan pernyataan nasional yang akan disampaikan Sugiono pada sesi Debat Umum PBB, dengan agenda yang mencakup ketahanan global, perdamaian dan keamanan internasional, Palestina, reformasi PBB, serta penguatan suara negara-negara Global South.