Senin, 28 September 2026
Bela Palestina

Sugiono Desak Dunia Bertindak, Indonesia Soroti Status Quo Yerusalem

Muchlis - Sabtu, 26 September 2026 22:29 WIB
Sugiono Desak Dunia Bertindak, Indonesia Soroti Status Quo Yerusalem
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menghadiri Joint Arab-Islamic Ministerial Meeting on Jerusalem di New York, Jumat (25/9/2026).

Gaza dan UNRWA Masuk Agenda Indonesia

Persoalan Yerusalem dalam forum Arab-Islam juga tidak berdiri sendiri. Indonesia mengaitkannya dengan kondisi kemanusiaan dan masa depan politik Palestina.

Jakarta mendorong dukungan berkelanjutan terhadap rekonstruksi Gaza, penguatan institusi Palestina, persatuan nasional Palestina, serta keberlanjutan mandat United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA).

Sehari sebelumnya, Sugiono juga menegaskan bahwa UNRWA harus dapat menjalankan mandatnya secara penuh dan efektif karena jutaan pengungsi Palestina bergantung pada layanan badan tersebut.

Baca Juga:

Indonesia Ingin Koalisi Internasional untuk Palestina

Di tengah rangkaian diplomasi Indonesia pada Sidang Umum PBB ke-81, isu Palestina menjadi salah satu agenda utama Jakarta.

Sugiono mendorong pembentukan dan penguatan koalisi internasional yang lebih luas untuk mendukung terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

Indonesia juga menyerukan agar negara-negara OKI memperkuat persatuan dalam menyuarakan kepentingan dunia Islam, termasuk kemerdekaan Palestina.

Dalam forum lain di New York, Indonesia juga menekankan bahwa dukungan terhadap solusi dua negara perlu diterjemahkan menjadi tindakan terkoordinasi, bukan berhenti pada dukungan politik.

Pertemuan New York Tindak Lanjut Forum Jeddah

Pertemuan mengenai Yerusalem di New York merupakan bagian dari rangkaian koordinasi negara-negara Arab dan Islam setelah Konferensi Tingkat Menteri Luar Biasa OKI di Jeddah, Arab Saudi, pada 27 Agustus 2026.

Forum tersebut menjadi ruang koordinasi untuk membahas perlindungan Yerusalem dan situs-situs sucinya sekaligus merumuskan langkah yang dapat mendukung hak-hak rakyat Palestina.

Bagi Indonesia, diplomasi mengenai Palestina kini diarahkan pada upaya menghubungkan dukungan politik dengan tindakan konkret.

Di tengah Sidang Umum PBB ke-81, Jakarta juga menyiapkan pernyataan nasional yang akan disampaikan Sugiono pada sesi Debat Umum PBB, dengan agenda yang mencakup ketahanan global, perdamaian dan keamanan internasional, Palestina, reformasi PBB, serta penguatan suara negara-negara Global South.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
Korban Tewas di Gaza Tembus 74.018, 1.417 Tewas Sejak Gencatan Senjata
Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Palestina Terus Terluka, Masihkah Hati Kita Tertaut dengan Mereka?
Komisi PBB Tuduh Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina di Gaza
UNICEF Sebut 265 Anak Palestina Tewas Meski Gaza Dalam Status Gencatan Senjata
Prabowo Terima Telepon Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Palestina
Al Gazani Dwi Gelandang Andalan Timnas Indonesia di Piala AFF U19 2026