Jumat, 02 Oktober 2026

Daftar Profesi Tak Biasa dengan Penghasilan Menjanjikan, dari Las Bawah Air hingga Spesialis Keamanan Siber

Rizky Aisyah - Jumat, 02 Oktober 2026 11:12 WIB
Daftar Profesi Tak Biasa dengan Penghasilan Menjanjikan, dari Las Bawah Air hingga Spesialis Keamanan Siber
Sumber:Grid
Las bawah air menjadi salah satu profesi tak biasa yang membutuhkan keterampilan khusus dan keberanian tinggi. Pekerjaan ini dilakukan untuk memperbaiki atau memasang struktur di bawah permukaan laut, seperti pipa, kapal, hingga instalasi lepas pantai.

Topikseru.com -Profesi Tak Biasa dengan Penghasilan Menjanjikan, Ada yang Tembus Puluhan Juta Rupiah per Bulan

Dari tukang las bawah air hingga spesialis keamanan siber, sejumlah profesi dengan keahlian khusus menawarkan peluang penghasilan menarik. Namun, besarnya pendapatan bergantung pada pengalaman, lokasi kerja, sertifikasi, dan tingkat tanggung jawab.

Tidak semua pekerjaan dengan penghasilan tinggi memiliki gambaran yang lazim dibayangkan masyarakat. Di balik profesi yang jarang terdengar, terdapat pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus, menghadapi risiko keselamatan, atau menuntut konsentrasi tinggi.

Baca Juga:

Tukang las bawah air, pekerja anjungan minyak lepas pantai, hingga spesialis keamanan siber menjadi contoh profesi yang memiliki karakteristik berbeda dari pekerjaan pada umumnya. Selain menarik untuk ditelusuri, ketiganya memperlihatkan bagaimana keahlian tertentu dapat memengaruhi nilai seseorang di pasar tenaga kerja.

Tukang Las Bawah Air, Berisiko dengan Keahlian Khusus

Salah satu profesi yang relatif jarang diketahui masyarakat adalah underwater welder atau tukang las bawah air. Pekerjaan ini menggabungkan keterampilan pengelasan dengan kemampuan menyelam profesional untuk memperbaiki atau memelihara struktur yang berada di bawah permukaan air.

Tugasnya dapat mencakup perbaikan kapal, pipa, dan fasilitas industri lepas pantai. Lingkungan kerja yang terbatas serta risiko keselamatan membuat profesi ini memerlukan pelatihan, sertifikasi, dan prosedur kerja yang ketat.

Dari sisi penghasilan, Salary.com memperkirakan rata-rata gaji tukang las bawah air di Amerika Serikat pada 2025 sebesar US$57.182 per tahun, atau sekitar US$4.765 per bulan sebelum pajak. Rentang gaji yang umum dilaporkan berada pada US$48.389–US$62.805 per tahun, sedangkan pekerjaan berpengalaman pada proyek tertentu dapat menawarkan kompensasi lebih tinggi. Angka tersebut merupakan estimasi pasar Amerika Serikat dan bukan standar gaji di Indonesia.

Penghasilan profesi ini juga tidak selalu tetap setiap bulan. Sebagian pekerja dibayar berdasarkan kontrak, durasi proyek, atau jenis penugasan. Karena itu, potensi pendapatan perlu dipertimbangkan bersama biaya pelatihan, ketersediaan proyek, dan risiko pekerjaan.

Pekerja Lepas Pantai, Penghasilan hingga Puluhan Juta Rupiah

Profesi berikutnya adalah pekerja anjungan minyak lepas pantai atau offshore worker. Mereka mendukung kegiatan pengeboran, pengoperasian peralatan, pemeliharaan fasilitas, dan keselamatan operasional di tengah laut.

Menurut laporan Okezone Economy pada 3 Mei 2026, estimasi penghasilan pekerja pengeboran minyak di Indonesia bervariasi berdasarkan jabatan.

Kru pengeboran pemula diperkirakan memperoleh sekitar Rp5 juta–Rp15 juta per bulan. Posisi driller diperkirakan berada pada kisaran Rp10 juta–Rp20 juta per bulan, sedangkan tool pusher dapat mencapai Rp15 juta–Rp30 juta per bulan. Angka tersebut merupakan estimasi yang diberitakan media, bukan jaminan gaji bagi seluruh pekerja atau perusahaan.

Besarnya pendapatan berkaitan dengan tanggung jawab, pengalaman, keahlian teknis, dan sistem kerja. Pekerja juga dapat menghadapi pola kerja bergilir, tinggal di fasilitas lepas pantai selama periode tertentu, serta menjalankan prosedur keselamatan yang ketat.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penghasilan tinggi di sektor ini tidak terlepas dari tuntutan pekerjaan. Calon pekerja perlu memeriksa persyaratan pelatihan, sertifikasi, kondisi kontrak, dan fasilitas yang diberikan perusahaan sebelum mengambil keputusan karier.

Spesialis Keamanan Siber, Profesi Digital dengan Peluang Penghasilan Tinggi

Tidak semua profesi dengan penghasilan menarik mengharuskan seseorang bekerja di lingkungan berbahaya. Spesialis keamanan siber atau cybersecurity specialist justru berperan melindungi sistem komputer, jaringan, dan informasi digital dari ancaman.

Pekerjaannya meliputi identifikasi kerentanan, pemantauan aktivitas mencurigakan, penanganan insiden keamanan, dan pencegahan kebocoran data. Kebutuhan terhadap kompetensi tersebut berkaitan dengan penggunaan teknologi digital dalam kegiatan bisnis, layanan keuangan, pendidikan, dan pelayanan publik.

Di Indonesia, panduan gaji MSBU Konsultan 2026 mencantumkan kisaran Rp15,5 juta–Rp25 juta per bulan untuk posisi cybersecurity engineer tingkat menengah, dengan pengalaman sekitar dua hingga lima tahun.

Untuk tingkat senior dengan pengalaman lima tahun atau lebih, kisarannya tercantum Rp20 juta–Rp40 juta per bulan. Rentang tersebut merupakan acuan panduan gaji untuk pasar teknologi tertentu, terutama di Jakarta dan Bandung, sehingga tidak otomatis mewakili seluruh perusahaan di Indonesia.

Besarnya penghasilan dipengaruhi kemampuan teknis, pengalaman menangani insiden, penguasaan bidang khusus, dan kompleksitas sistem yang dilindungi. Jalur kariernya pun beragam, mulai dari analis keamanan hingga insinyur dan arsitek keamanan.

Gaji Besar Bukan Berarti Tanpa Tantangan

Ketiga profesi tersebut memperlihatkan bahwa penghasilan tidak hanya ditentukan oleh nama jabatan. Tingkat keahlian, pengalaman, kebutuhan industri, risiko pekerjaan, dan tanggung jawab turut memengaruhi kompensasi.

Namun, angka gaji yang tinggi perlu dibaca secara cermat. Perbedaan negara, perusahaan, jenjang karier, dan sistem kontrak dapat menghasilkan pendapatan yang sangat berbeda. Gaji maksimum yang diberitakan juga tidak selalu mencerminkan penghasilan pekerja pemula atau pendapatan rutin setiap bulan.

Bagi masyarakat yang tertarik menekuni bidang tersebut, langkah awal yang penting adalah memahami persyaratan pendidikan, pelatihan, sertifikasi, dan kondisi kerja yang sebenarnya. Informasi dari lowongan resmi, panduan gaji yang transparan, serta wawancara dengan praktisi dapat membantu memberikan gambaran yang lebih realistis.

Pada akhirnya, profesi yang jarang terdengar dapat membuka pilihan karier yang lebih luas. Akan tetapi, keputusan untuk menekuninya sebaiknya tidak hanya didasarkan pada nominal gaji, melainkan juga pada kecocokan kemampuan, kesiapan menghadapi tantangan, dan prospek pekerjaan dalam jangka panjang.

Berita Terkait
Data BPS Mei 2026: Rata-Rata Gaji Buruh Rp3,39 Juta, Selisih Upah Pria dan Wanita Masih Lebar
Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji Meski Mundur dari Jampidsus, Kejagung: Belum Ada Putusan Berkekuatan Hukum Tetap
Data: 74,3% Guru Honorer Bergaji di Bawah Rp2 Juta, Seperlima Terima Kurang dari Rp500 Ribu
Tutup Turnamen Padel, Wali Kota Medan Ajak Jadikan Semangat Olahraga Sebagai Energi Baru
Menteri Diktisaintek Respon Usulan Gaji Dosen Hingga Rp 50 Juta per Bulan
HPI Latih Pemandu Wisata Geopark Jalankan Etika dalam Profesi Memandu Turis di Lapangan