Minggu, 08 November 2026

71 Warga Binaan Lapas Kelas I Medan Jalani Skrining Kesehatan, Fokus Deteksi Dini Penyakit

Agustian - Jumat, 24 April 2026 17:37 WIB
71 Warga Binaan Lapas Kelas I Medan Jalani Skrining Kesehatan, Fokus Deteksi Dini Penyakit
Warga Binaan Lapas Medan
Topikseru.com, Medan - Sebanyak 71 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas I Medan mengikuti kegiatan skrining kesehatan sebagai upaya deteksi dini penyakit menular dan tidak menular, Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Puskesmas Helvetia, Medan Plus, dan Galatea. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan tenaga medis profesional. [irp posts="38606" ]

Tes HIV hingga Gula Darah

Dalam pelaksanaannya, warga binaan Lapas Medan menjalani berbagai jenis pemeriksaan, mulai dari tes HIV, sifilis, hingga pengecekan kadar gula darah. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan antusias. Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Medan, Prayoga Yunanda, menegaskan bahwa aspek kesehatan menjadi bagian penting dalam program pembinaan di dalam lapas. "Kesehatan warga binaan harus menjadi perhatian utama. Dengan kondisi kesehatan yang baik, proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal," ujarnya.

Antisipasi Penyebaran Penyakit

Menurut Prayoga, kegiatan skrining ini juga berfungsi sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi penyebaran penyakit, terutama di lingkungan lapas yang memiliki tingkat hunian tinggi. "Melalui skrining rutin, kami ingin memastikan seluruh warga binaan memperoleh hak pelayanan kesehatan yang layak sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan," tambahnya. [irp posts="28212" ]

Edukasi Pola Hidup Sehat

Tak hanya pemeriksaan medis, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi. Warga binaan Lapas Medan diberikan pemahaman mengenai pentingnya pola hidup sehat, pemeriksaan berkala, serta upaya pencegahan penyakit menular. Pihak lapas menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif melalui peningkatan layanan kesehatan.

Sumber
:
Berita Terkait
Sering Dimakan Mentah atau Dicampur Madu, Ini Manfaat Bawang Putih Tunggal bagi Kesehatan
Hari Kesadaran Stres 4 November 2026, Kenali Tanda Stres yang Sering Diabaikan
Banyak Orang Bertanya soal Penyakit kepada AI, Kenali Risikonya
Kepastian Ketersediaan Kamar Rawat Inap Bakal Dijawab Ranperda Sistem Kesehatan Medan
7 Juta Warga Indonesia Terindikasi Gangguan Mental, Mengapa Kesehatan Mental Tidak Boleh Diabaikan?
7 Juta Warga Indonesia Kena Hipertensi