Kamis, 15 Oktober 2026

SMP Classrooms of Hope Dibangun di Medan Belawam, Bakal Tampung 300 Siswa

Agus Supratman - Kamis, 15 Oktober 2026 17:29 WIB
SMP Classrooms of Hope Dibangun di Medan Belawam, Bakal Tampung 300 Siswa
Sumber: Dinas Kominfo Medan
Pembangunan SMP ini kolaborasi PT Belawan New Container Terminal (BNCT), PT Pelabuhan Indonesia (Persero), dan DP World Foundation melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) bertajuk Tumbuh Bersama.

Topikseru.com, Medan – Pembangunan SMP Classrooms of Hope di Jalan Karo, Belawan dimulai. Pembangunan sekolah yang ditandai dengan peletakan batu pertama, Kamis (15/10/2026), itu ditargetkan dapat menampung sekitar 300 siswa.

Anak-anak di Belawan membutuhkan tambahan sekolah menengah pertama (SMP) negeri agar akses pendidikan lebih mudah dijangkau. Saat ini, menurut Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Belawan baru memiliki satu SMP Negeri yang berada di Sicanang, sementara jumlah penduduk usia sekolah membutuhkan dukungan fasilitas pendidikan yang lebih memadai.

"Sudah lama sekali masyarakat berharap adanya sekolah, terutama di tingkat SMP di Belawan. Kita tahu di daerah Belawan ini hanya ada satu SMP, yaitu di Sicanang. Dengan begitu banyaknya penduduk dan anak-anak di Belawan, kita masih kekurangan sekolah SMP," ujar Rico Waas.

Baca Juga:

Ia berharap pembangunan sekolah tersebut segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat Belawan.

"Alhamdulillah, hari ini pembangunannya sudah dimulai. Mudah-mudahan bisa segera selesai dan dimanfaatkan masyarakat Belawan," katanya.

Pembangunan SMP ini kolaborasi PT Belawan New Container Terminal (BNCT), PT Pelabuhan Indonesia (Persero), dan DP World Foundation melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) bertajuk Tumbuh Bersama.

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menyediakan lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi, sedangkan dukungan pembiayaan berasal dari DP World Foundation melalui PT BNCT. Setelah pembangunan selesai, fasilitas sekolah akan diserahterimakan kepada Pemko Medan untuk dikelola.

Rico Waas berharap sekolah tersebut nantinya dapat berstatus sekolah negeri sehingga memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Ia menilai, penambahan fasilitas pendidikan menjadi langkah penting untuk memperluas pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Medan, khususnya Belawan.

"Pendidikan merupakan fondasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui pendidikan, kita mempersiapkan generasi muda dengan pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa depan," ujarnya.

Menurutnya, pembangunan sekolah ini juga mencerminkan pentingnya kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia berharap kerja sama tersebut terus berkembang dan menghadirkan manfaat nyata, terutama dalam penyediaan fasilitas pendidikan yang layak.

Sejumlah pejabat dan perwakilan lembaga turut menghadiri peletakan batu pertama tersebut, di antaranya Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri; Direktur Jenderal Dubai Customs sekaligus anggota dewan DP World Foundation Abdulla Busenad; Wakil Presiden Eksekutif DP World Asia Pasifik Galylynne Neil, Presiden Direktur BNCT Muhammed Suffian Abdul Manaf, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Pelindo Hendri Ginting, Komandan Kodaeral I Belawan Laksamana Muda TNI Deny Septiana, dan sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
Langkah Strategis di Jantung Maritim, Kodaeral I dan BNCT Satukan Kekuatan untuk Keamanan Pelabuhan
Kabut Asap Makin Mengganggu, Siswa di Mandailing Natal PJJ Selama 3 Hari
6 Sekolah Islam Berwawasan Internasional di Medan, Ada Program Bilingual hingga Tahfiz Al-Qur’an
Daftar Sekolah Internasional di Medan 2026, Lengkap dengan Kisaran Uang Masuk dan SPP
Malaysia Tutup Banyak Sekolah Imbas Asap Kebakaran Hutan dan Lahan
MBG Gaya Prasmanan Diuji Coba di Jepara