Sabtu, 26 September 2026

Danau Toba Bersiap Jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Luhut: Hasilnya Harus Dirasakan Rakyat!

Muchlis - Senin, 14 Juli 2025 07:01 WIB
Danau Toba Bersiap Jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Luhut: Hasilnya Harus Dirasakan Rakyat!
Danau Toba
Topikseru.com - Kawasan Danau Toba kian mantap menatap status baru sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menegaskan, rencana pembentukan KEK Danau Toba kini jadi prioritas bersama tujuh kepala daerah yang mengelilingi salah satu danau vulkanik terbesar di dunia itu. "Setiap daerah punya karakteristik dan potensi berbeda, semua harus dioptimalkan agar KEK Danau Toba betul-betul hidup dan bermanfaat," tegas Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan tertulis di Medan, Minggu (13/7).

KEK Danau Toba Dorong Investasi dan Ekspor-Impor

Menurut Luhut, pembentukan KEK Danau Toba akan menitikberatkan pada penguatan investasi, peningkatan ekspor-impor, dan percepatan pembangunan kawasan. Tujuh kabupaten di sekitar Danau Toba itu, yakni Kabupaten Simalungun, Samosir, Toba, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Karo, dan Dairi, akan menyusun rencana bisnis masing-masing sesuai potensi daerahnya. "Kegiatan usaha di KEK akan mencakup pariwisata, olahraga, pertanian, energi, pendidikan, dan kesehatan. Pemerintah daerah akan menentukan sektor mana yang paling tepat dikembangkan," kata Luhut.

Tak Hanya Destinasi, Tapi Motor Ekonomi

Danau Toba dengan luas 1.145 km persegi memang dikenal sebagai destinasi wisata andalan Sumatera Utara. Namun Luhut menegaskan, dengan status Kawasan Ekonomi Khusus Danau Toba, kawasan ini akan menjadi motor ekonomi lintas sektor. "Pemerintah pusat mendukung penuh infrastruktur, kelembagaan, dan evaluasi. Hasilnya harus dirasakan rakyat, lapangan kerja terbuka, investasi tumbuh, perekonomian naik," ujarnya.

Pemprov Sumut Siap Kawal KEK Danau Toba

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Togap Simangunsong menambahkan, Pemprov Sumut siap menjadi katalis transformasi Danau Toba sebagai KEK pariwisata dan pertanian. "Penataan kawasan Danau Toba bukan sekadar membangun fisik. Ini tanggung jawab menjaga warisan alam, budaya, dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Togap. Pemerintah Provinsi saat ini tengah menyiapkan kebutuhan administrasi, termasuk dokumen lahan. Bersama DEN dan tujuh kabupaten, usulan resmi pembentukan KEK Danau Toba akan segera diajukan ke Dewan Nasional KEK. Togap menegaskan, kunci keberhasilan KEK Danau Toba adalah kolaborasi lintas daerah. "Kita berkolaborasi agar ini terwujud. Semua harus tahu perannya, agar KEK Danau Toba berjalan lancar dan hasilnya bisa dinikmati masyarakat," pungkas Togap.

Sumber
:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini
Pemprov Sumut Genjot Kawasan Unggulan Perikanan Tangkap & Budi Daya Integrasi Hulu-Hilir
BMKG Ungkap Potensi Hujan Meluas di Sumut 17 September, Banjir dan Longsor Mengintai
Banjir Rendam 7 Desa di Nias Barat, Ketinggian Air Capai 2 Meter