Kamis, 24 September 2026

MUI Kritik Cara Aparat Tangani Demonstrasi: Emosi Harus Ditahan, Lakukan Langkah Persuasif

Muchlis - Jumat, 29 Agustus 2025 23:23 WIB
MUI Kritik Cara Aparat Tangani Demonstrasi: Emosi Harus Ditahan, Lakukan Langkah Persuasif
Demonstrasi
Topikseru.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat keamanan mengedepankan pendekatan persuasif dan menahan emosi dalam menangani massa aksi. Gelombang demonstrasi susulan pasca tewasnya pengemudi ojek online Affan Kurniawan (21) di Pejompongan, Jakarta, terus menyedot perhatian publik. "Kepada para aparat, lakukan langkah-langkah pengamanannya itu yang persuasif. Rasa kesabaran ditingkatkan, dan emosinya itu harus ditahan," ujar Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Dewan Pimpinan MUI, Masduki Baidlowi, di Jakarta, Jumat (29/8). Masduki menegaskan, bentrokan berulang antara aparat dan massa justru merugikan masyarakat luas, bahkan bisa mengancam stabilitas bangsa. "Bangsa kita secara keseluruhan akan dirugikan oleh peristiwa seperti itu. Sudah ada korban, oleh karena itu jangan sampai menimbulkan korban berikutnya," katanya.

Instruksi Presiden Prabowo

MUI juga menyinggung arahan Presiden Prabowo Subianto terkait demonstrasi yang kian meluas ke berbagai daerah. Masduki mengingatkan agar publik mengikuti instruksi Presiden. "Cukup jelas mengikuti saja apa yang menjadi harapan dan instruksi Bapak Presiden, karena itu semuanya akan diusut secara tuntas," ujarnya.

Polri Pastikan Transparansi

Di sisi lain, Polri menyatakan penanganan kasus rantis Brimob yang melindas Affan dilakukan secara terbuka. Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Irjen Abdul Karim, menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap tujuh anggota Brimob yang berada di dalam kendaraan taktis dilakukan cepat dan transparan. "Pemeriksaan dilakukan secara cepat dan transparan," kata Abdul Karim. Propam Mabes Polri menggandeng Korps Brimob serta Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dalam investigasi ini. "Kami sudah koordinasi dengan Kompolnas untuk ikut mengawasi proses pemeriksaan," tambahnya. Pernyataan MUI dan janji Polri soal transparansi datang di tengah meningkatnya tekanan publik. Ribuan massa, termasuk rekan sejawat ojol Affan, terus melakukan aksi protes di Jakarta. Banyak pihak menuntut keadilan serta pertanggungjawaban pimpinan kepolisian atas tragedi yang menewaskan anak muda berusia 21 tahun tersebut.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Titik Panas Karhutla Kalbar-Kalteng Melonjak, MUI Serukan Shalat Istisqa Serentak
KPPU dan MUI Perkuat Kolaborasi Kawal Kemitraan UMKM serta Persaingan Usaha di Sektor Syariah
Fun Walk MUI Medan Semarakkan Pekan KHAS 2026
Pekan Kuliner Halal, Aman dan Sehat 2026 di Medan Dibuka
DPR Bela Presiden Prabowo Soal Bantuan Sapi Pakai Dana dari APBN: Tidak Salah
MUI Bentuk Crisis Center untuk Kawal Pembebasan 9 WNI dalam Misi Kemanusiaan Gaza