Kamis, 24 September 2026

Menteri Agama Nasaruddin Umar Serukan Umat Jaga Bangsa: Mudah-mudahan Ini Peristiwa Terakhir

Muchlis - Senin, 01 September 2025 07:01 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar Serukan Umat Jaga Bangsa: Mudah-mudahan Ini Peristiwa Terakhir
Menag Nasaruddin Umar
Topikseru.com - Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengingatkan masyarakat agar tidak melampaui batas dalam menyampaikan pendapat, sekalipun kritik adalah bagian dari hak berdemokrasi. "Kita mengimbau supaya dalam rangka menyampaikan pendapat kita tidak melampaui batas," ujar Nasaruddin di rumah duka almarhum Muh Akbar, staf DPRD Kota Makassar yang menjadi salah satu korban tewas, Minggu (31/8). Dia hadir mewakili pemerintah pusat sekaligus utusan Istana Kepresidenan.

Demokrasi Ada Relnya

Menurut Nasaruddin, kebebasan menyampaikan aspirasi sudah dijamin undang-undang. Namun, hak tersebut memiliki rel dan rambu yang jelas. "Sungguh enak menjadi bangsa yang menghargai peraturan dan perundang-undangannya. Mari kita mengendalikan diri, apalagi melakukan hal-hal yang mungkin akan mengakibatkan sesuatu di luar dugaan," kata Menag Nasaruddin Umar. Meski demikian, ia menegaskan pemerintah tidak akan menutup ruang kritik. Demonstrasi tetap bagian dari praktik demokrasi yang sehat. “Kita perlu bimbingan demokrasi dengan memberikan hak orang untuk melakukan kritikan-kritikan, termasuk demonstrasi. Hanya saja, jangan melampaui batas,” tegasnya.

Serukan Umat Jaga Persatuan Bangsa

Kepada masyarakat Sulawesi Selatan, Nasaruddin mengajak agar menjaga daerah dari perpecahan dan menghindari aksi yang justru memperburuk keadaan. "Saya kira sudah cukup apa yang terjadi kemarin, jangan kita menambah lagi kesengsaraan masyarakat kita. Mari kita berdoa, ya Allah cukupkan cobaan-cobaan," harap Nasaruddin Umar. Tragedi di Makassar, kata Nasaruddin, harus menjadi pelajaran berharga dalam kehidupan berbangsa. "Mudah-mudahan Allah memberikan rahmat, sehingga menuntun bangsa ini menjadi lebih dewasa. Mudah-mudahan ini peristiwa yang terakhir terjadi di bangsa kita," tuturnya.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Prabowo Puji PDIP Jadi Oposisi, Dasco Sebut Ucapan Presiden Tulus demi Demokrasi
Indeks Demokrasi di Sumut Naik Jadi 81,5  
Megawati Soekarnoputri Ungkit 6 Lembaga Negara Lahir di Era Kepemimpinannya, Ini Tujuannya!
DEEP Nilai Wacana Pilkada Dipilih DPRD Ancam Kedaulatan Rakyat
LBH Medan Luncurkan Catahu 2025, Soroti Reinkarnasi Neo-Otoritarianisme dan Militerisasi Ruang Sipil
JAMSU Kritik Revisi UU Desa: Demokrasi Melemah, Dana Desa Rawan Disalahgunakan