Jumat, 25 September 2026

Tim Reformasi Polri Dibentuk, Mensesneg: Keppres Disiapkan, Ketua Belum Ditunjuk

Muchlis - Rabu, 17 September 2025 19:49 WIB
Tim Reformasi Polri Dibentuk, Mensesneg: Keppres Disiapkan, Ketua Belum Ditunjuk
Reformasi Polri
Topikseru.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan Tim Komite Reformasi Polri akan mulai bekerja pada pekan ini. Tim tersebut dibentuk untuk melakukan evaluasi sekaligus perbaikan kinerja dan pelayanan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). "Keinginan Presiden adalah memperkuat profesionalisme Polri. Kita semua mencintai institusi kepolisian, tetapi ada beberapa hal yang perlu dilakukan perbaikan dan evaluasi," ujar Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Ketua Tim Belum Ditentukan

Prasetyo menegaskan, meski nama-nama anggota sudah mulai disusun, pemerintah belum menetapkan ketua tim. Hal ini sekaligus menepis spekulasi yang menyebut mantan Menko Polhukam Mahfud MD akan memimpin tim tersebut. "Belum ditunjuk ketuanya. Baru disusun anggotanya," ucapnya. Instrumen hukum berupa Keputusan Presiden (Keppres) tengah dipersiapkan, dan pemerintah menargetkan pengumuman resmi dilakukan dalam minggu ini. "Tunggu, insya Allah dalam minggu ini," tambahnya.

Dukungan dari Publik Sipil

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra juga menyebut Presiden Prabowo sudah menyiapkan Keppres pembentukan tim dan akan segera melantik anggotanya. Usulan pembentukan tim reformasi Polri pertama kali disampaikan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) pada 11 September 2025. Organisasi lintas tokoh bangsa itu mengharapkan tim diisi oleh figur-figur penting, termasuk mantan Kapolri, mantan Kompolnas, perwakilan masyarakat sipil, dan Komnas HAM. Tokoh-tokoh GNB yang hadir saat itu antara lain Sinta Nuriyah Wahid, Alissa Wahid, Quraish Shihab, Pendeta Gomar Gultom, Romo Franz Magnis-Suseno, Komaruddin Hidayat, Bhikkhu Dhanmasubho, dan Laode M. Syarif. Alissa Wahid menekankan pentingnya tim dipimpin langsung oleh pemerintah, misalnya menteri terkait, agar kinerjanya berjalan efektif. Pemerintah berharap reformasi Polri dapat berjalan lancar dan menghasilkan perubahan nyata di institusi kepolisian. "Kami berharap masyarakat juga mendukung dengan doa agar reformasi ini bisa membawa kebaikan bagi Polri dan bangsa," kata Prasetyo.

Sumber
:
Berita Terkait
Istana Angkat Bicara Soal Polemik Pengusutan Dugaan Kasus Korupsi oleh Kortastipidkor Polri
Prabowo Subianto: Negara Maju Bukan yang Bebas Masalah, tetapi Berani Menghadapi Kesulitan
Empat Ruas Jalan Inpres Sepanjang 7,10 Km di Sumut Diresmikan Presiden Prabowo
Ketua Ombudsman Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat
Media Internasional Sorot Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana  
Sapi Kurban Ras Simental 846,5 Kg dari Presiden Prabowo untuk Masyarakat Asahan