Minggu, 27 September 2026

TNI AL Kerahkan Lima KRI, Termasuk Kapal Rumah Sakit, untuk Misi Kemanusiaan di Sumatera

Muchlis - Senin, 01 Desember 2025 06:16 WIB
TNI AL Kerahkan Lima KRI, Termasuk Kapal Rumah Sakit, untuk Misi Kemanusiaan di Sumatera
TNI AL kirim bantuan ke Sumatera
Topikseru.com - TNI Angkatan Laut mengirimkan KRI dr Soeharso-990 (SHS) dari Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (30/11/2025), untuk menjalankan misi kemanusiaan di wilayah Sumatera yang tengah dilanda bencana hidrometeorologi. Kapal rumah sakit tersebut membawa bantuan logistik, personel kesehatan, serta perlengkapan medis lengkap. KRI dr Soeharso bertolak sekitar pukul 10.45 WIB, setelah dilepas langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali. Selain SHS, dua kapal lainnya yakni KRI Teluk Gilimanuk-531 (TGK) dan KRI Semarang-594 (SMR) juga diberangkatkan dari Jakarta. "Nantinya kapal-kapal tersebut akan berpencar menuju beberapa titik, seperti Lhokseumawe, Nias, Sibolga, hingga Langsa," kata Laksamana Ali saat memberikan keterangan.

Total Lima KRI Dikerahkan dari Jakarta, Surabaya, dan Belawan

Selain tiga kapal dari Jakarta, TNI AL juga mengerahkan dua armada lainnya:
  • KRI dr Rajiman Wedyodiningrat-992 (RJW) dari Surabaya
  • KRI Sutedi Senaputra-378 (SSA) yang sudah siaga di Belawan menuju Langsa, Aceh
Dengan demikian, total lima kapal perang dikerahkan untuk mempercepat distribusi bantuan dan akses ke daerah terdampak. Kelima kapal tersebut membawa bahan kontak (logistik), pasokan makanan, obat-obatan, tenaga medis, serta berbagai perlengkapan operasional untuk mendukung penanganan darurat.

Bawa Lima Helikopter untuk Droping Bantuan

Laksamana Ali mengungkapkan bahwa kapal-kapal tersebut juga mengangkut lima helikopter, yang akan digunakan untuk menjangkau wilayah yang terisolasi akibat bencana. "Mereka akan membantu mengirimkan logistik ke daerah yang aksesnya terputus, baik karena longsor maupun banjir," ungkapnya.

Zeni Marinir Dikerahkan untuk Perbaikan Infrastruktur

Selain bantuan medis dan logistik, TNI AL juga mengirim personel Zeni Marinir yang bertugas membantu rehabilitasi infrastruktur, mulai dari jalan, jembatan, hingga fasilitas umum lain yang rusak akibat bencana. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses vital bagi masyarakat terdampak.

Fokus pada Kapal Rumah Sakit

Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul menjelaskan bahwa pengerahan utama diarahkan pada Kapal Rumah Sakit (KRS), yakni:
  • KRI dr Soeharso-990
  • KRI dr Rajiman Wedyodiningrat-992
Kedua kapal ini mengangkut tenaga medis serta fasilitas kesehatan yang dirancang untuk penanganan gawat darurat skala besar. Detail personel dan fasilitas:

KRI dr Soeharso-990

  • 9 personel kesehatan organik KRI
  • 80 personel Batalyon Kesehatan Marinir (Yonkes)
  • Membawa satu paket lengkap Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) - tenda medis - velbed - ambulans

KRI dr Rajiman Wedyodiningrat-992

  • 11 personel medis
  • Peralatan kesehatan tambahan
  • Ambulans dan tabung oksigen dalam jumlah besar
Kedua kapal rumah sakit tersebut siap melakukan layanan medis, operasi, evakuasi, hingga perawatan lanjutan.

Logistik Koordinasi Kodaeral I, II, dan III

Seluruh proses pemuatan logistik, yang mencakup makanan, minuman, pakaian, obat-obatan hingga tabung oksigen, dikendalikan oleh Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, II, dan III. Koordinasi terpadu dilakukan agar bantuan dapat segera didistribusikan ke titik-titik paling terdampak di Sumatera bagian utara.

Sumber
:
Berita Terkait
The Fed Kerek Suku Bunga 25 Bps, Tokocrypto Peringatkan Risiko Pasar Kripto
Tiba di Priok, Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Bakal Berganti Nama KRI Sriwijaya
Sisir Selat Sunda, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau
Prabowo Perpanjang Bantuan Beras untuk 33,2 Juta Keluarga hingga Desember 2026
595 KK Terdampak Banjir Nias Barat, Sawah dan Jembatan Ikut Terdampak
Kaget Temukan 1 Buku Dipakai Berdua, Wapres Gibran Cek SMAN 1 Barus Tapteng Pascabanjir