Kamis, 24 September 2026

Respons Green SM dan KAI Usai Tabrakan KRL Bekasi Timur Jadi Sorotan, Netizen Bahas Pernyataan Resmi

ari tanjung - Selasa, 28 April 2026 11:41 WIB
Respons Green SM dan KAI Usai Tabrakan KRL Bekasi Timur Jadi Sorotan, Netizen Bahas Pernyataan Resmi
Pernyataan resmi Green SM kecelakaan Bekasi Timur terkait dugaan taksi listrik mogok di rel sebelum tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek
Topikseru.com - Polemik baru muncul setelah insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026), yang menewaskan 14 orang dan melukai 84 penumpang lainnya.

Sebelumnya, insiden ini ramai dibahas setelah muncul dugaan bahwa kecelakaan bermula dari taksi listrik Green SM yang mogok di atas lintasan rel.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kendaraan tersebut disebut sempat berhenti cukup lama di jalur rel. Sopir dilaporkan berhasil keluar dan sempat mencoba memindahkan mobil bersama warga sekitar, namun upaya tersebut gagal.

Tak lama kemudian, KRL lebih dulu menabrak kendaraan tersebut hingga rangkaian kereta berhenti di jalur. Situasi semakin memburuk ketika KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah Surabaya menuju Gambir datang dari jalur yang sama dan menabrak bagian belakang KRL.

Hingga saat ini, dugaan tersebut masih dalam proses investigasi dan belum menjadi kesimpulan resmi dari pihak berwenang.

Pernyataan Resmi Green SM

Di tengah berkembangnya berbagai spekulasi, Green SM Indonesia akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi melalui media sosial.

[irp posts="41489" ]

Dalam keterangannya, perusahaan menyatakan memberikan perhatian penuh terhadap insiden yang melibatkan salah satu kendaraannya di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur.

Green SM juga menyebut telah menyerahkan informasi yang relevan kepada pihak berwenang dan mendukung penuh proses investigasi yang sedang berjalan.

Perusahaan menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dan berkomitmen menjaga standar keselamatan operasional.

Mereka juga menyatakan akan menyampaikan perkembangan terbaru setelah informasi yang valid tersedia.

Namun, pernyataan tersebut menuai berbagai respons di media sosial.

Sebagian warganet menilai pernyataan Green SM belum menunjukkan empati yang cukup terhadap korban dan keluarga terdampak.

Sorotan juga muncul setelah akun resmi Green SM diketahui menutup kolom komentar pada unggahan pernyataan tersebut.

Beberapa pengguna media sosial membandingkan langkah tersebut dengan respons PT KAI yang dianggap lebih terbuka.

Pernyataan KAI

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan pihaknya fokus pada penanganan korban serta kebutuhan keluarga yang terdampak.

KAI juga membuka posko informasi untuk membantu keluarga mencari informasi terkait korban.

Barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi turut diamankan untuk proses identifikasi.

[irp posts="41483" ]

Update Korban Tabrakan KRL Bekasi Timur

Berdasarkan data terbaru hingga Selasa (28/4/2026) pukul 08.45 WIB, jumlah korban meninggal dunia mencapai 14 orang, sementara 84 orang lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Sementara korban luka menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi.

Tragedi ini juga menyisakan kisah pilu dari para korban, termasuk Bu Ela, guru SD yang meninggal setelah sempat mengirim pesan terakhir kepada penjaga sekolah, serta Ristuti Kustirahayu, pekerja asal Bekasi yang rutin menggunakan KRL setiap hari.

Hingga kini, investigasi terkait penyebab pasti kecelakaan masih terus berlangsung.

Baca juga update artikel kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan berita lainnya

Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Kisah Arinjani Novita Sari, Korban Tabrakan KRL Bekasi Timur: Motor Pulang Tanpa Pemilik
Kemenhub: Taksi Green SM Dievaluasi Usai Insiden Tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi
Kronologi KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur Dugaan Gangguan Sinyal Diselidiki
Pengamat Kritik Usulan Gerbong Khusus Wanita KRL Dipindah Usai Kecelakaan Bekasi
Nama Lengkap dan Tampang Sopir Taksi Listrik Diduga Picu Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur
Sopir Taksi Green SM Sempat Berusaha Evakuasi Mobil Sebelum Tabrakan KRL Bekasi Timur, Ini Kronologinya