Topikseru.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan pergantian pejabat di lingkungan pemerintah. Kali ini, Syahganda Nainggolan resmi dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Syahganda menggantikan Muhammad Qodari, yang sebelumnya memimpin Bakom sejak April 2026.
Dalam pelantikan yang sama, Prabowo juga mengangkat Fadli Tri Hartono sebagai Wakil Kepala Bakom RI.
Baca Juga:
Pengangkatan keduanya tercantum dalam Keputusan Presiden Nomor 106/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Pergantian tersebut membuat posisi Kepala Bakom kembali berubah setelah Qodari baru beberapa bulan menduduki jabatan tersebut.
Dalam prosesi tersebut, keduanya mengucapkan sumpah jabatan yang didiktekan oleh Kepala Negara.
Sumpah itu antara lain berisi janji untuk setia kepada UUD 1945, menjalankan peraturan perundang-undangan serta melaksanakan tugas dengan menjunjung tinggi etika jabatan dan penuh tanggung jawab.
Setelah pengucapan sumpah, prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan.
Qodari sebelumnya dilantik sebagai Kepala Bakom pada 27 April 2026, menggantikan Angga Raka Prabowo.
Pada saat itu, pemerintah juga memperkuat struktur komunikasi pemerintahan dengan sejumlah penempatan pejabat baru.
Kini, hanya sekitar lima bulan kemudian, posisi tersebut kembali berganti.
Qodari selanjutnya mendapat posisi sebagai Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), sedangkan Syahganda mengambil alih kepemimpinan Bakom.
Syahganda tiba di Istana pada Jumat siang setelah mengaku mendapat panggilan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan dirinya dilantik sebagai Kepala Bakom, Syahganda sempat mengatakan belum mengetahui secara pasti jabatan yang akan diberikan.
Namun, beberapa saat kemudian, namanya resmi diumumkan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Pada April 2026, misalnya, Syahganda hadir di Istana dalam agenda pelantikan sejumlah pejabat negara.
Saat itu, ia terlihat berbincang dengan Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama akademisi Rocky Gerung.
Sebelum masuk ke pemerintahan, Syahganda dikenal sebagai aktivis dan politikus serta Ketua Dewan Direktur Great Institute.
Kini, ia mendapat mandat formal untuk memimpin lembaga yang memiliki peran penting dalam komunikasi pemerintah kepada publik.
Kementerian Sekretariat Negara sebelumnya menekankan pentingnya komunikasi antarkementerian dan lembaga agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh mengenai program pemerintah.
Dalam konteks tersebut, komunikasi publik tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga bagaimana kebijakan dan program pemerintah dijelaskan kepada masyarakat secara jelas dan konsisten.
Dengan posisi barunya, Syahganda akan memimpin lembaga yang berada di garis depan komunikasi pemerintah.
Pada September 2025, Angga Raka Prabowo dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Kemudian pada April 2026, posisi tersebut beralih kepada Muhammad Qodari.
Kini, pada Oktober 2026, Syahganda Nainggolan mengambil alih posisi tersebut.
Dengan pelantikan ini, Syahganda Nainggolan resmi menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, didampingi Fadli Tri Hartono sebagai wakil.
Perubahan kepemimpinan itu berlangsung ketika pemerintah juga tengah melakukan sejumlah penataan jabatan strategis di lingkungan pemerintahan.