Jumat, 25 September 2026

Geger Kuburan di Simalungun Dibongkar, Warga Temukan Ada Jenazah Tergeletak Berjarak 15 Meter

Ameq - Senin, 04 Mei 2026 00:30 WIB
Geger Kuburan di Simalungun Dibongkar, Warga Temukan Ada Jenazah Tergeletak Berjarak 15 Meter
pembongkaran kuburan Simalungun
Topikseru.com, Simalungun - Warga Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, digegerkan dengan peristiwa pembongkaran kuburan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Huta II Nagori, Minggu (3/5/2026). Peristiwa ini menjadi perhatian setelah jenazah yang seharusnya berada di dalam makam justru ditemukan tergeletak sekitar 15 meter dari lokasi kuburan yang telah dibongkar oleh orang tidak dikenal. Kapolsek Gunung Malela dari Polres Simalungun, AKP Hengky B Siahaan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, kasus ini pertama kali diketahui oleh penjaga TPU Muslim bernama Bambang. "Saksi menemukan jenazah dalam posisi terlentang berjarak sekitar 15 meter dari kuburan yang dibongkar. Kami mendapat informasi dari masyarakat sekitar," ujar Hengky.

Identitas Jenazah Terungkap

Setelah dilakukan penyelidikan awal, polisi memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan Muhammad Yatim (84), warga Cempaka Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Berdasarkan keterangan warga, almarhum diketahui baru dimakamkan beberapa waktu lalu, tepatnya pada Selasa, 24 Maret 2026.

Jenazah Dimakamkan Kembali

Meski kejadian ini tergolong tidak biasa dan mengundang tanda tanya, pihak keluarga memilih untuk tidak melaporkan kasus tersebut secara resmi kepada kepolisian. Keluarga korban meminta agar jenazah segera dimakamkan kembali sesuai syariat Islam. Proses pemakaman ulang pun dilakukan dengan melibatkan warga sekitar, perangkat desa, serta aparat kepolisian. "Jenazah sudah dikuburkan kembali dengan bantuan masyarakat dan aparat setempat," jelas Hengky.

Polisi Selidiki Motif Pelaku

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif di balik aksi pembongkaran kuburan tersebut. Belum diketahui apakah tindakan ini berkaitan dengan unsur kriminal, ritual tertentu, atau faktor lainnya. "Kami masih mendalami motif pembongkaran kuburan ini," pungkas Hengky.

Sumber
:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini
Pemprov Sumut Genjot Kawasan Unggulan Perikanan Tangkap & Budi Daya Integrasi Hulu-Hilir
BMKG Ungkap Potensi Hujan Meluas di Sumut 17 September, Banjir dan Longsor Mengintai
Banjir Rendam 7 Desa di Nias Barat, Ketinggian Air Capai 2 Meter