Jumat, 25 September 2026

Miris! Jenazah Warga Binjai Tertahan di Kamboja, Biaya Pulang Ratusan Juta

Agustian - Rabu, 06 Mei 2026 18:32 WIB
Miris! Jenazah Warga Binjai Tertahan di Kamboja, Biaya Pulang Ratusan Juta
jenazah warga Binjai tertahan di Kamboja, istri korban menunjukkan foto suami

Topikseru.com, Binjai – Duka mendalam menyelimuti keluarga Rasdi Fauzi (39), warga Kota Binjai, yang meninggal dunia di Poipet, Kamboja. Harapan untuk memulangkan jenazah ke tanah air kini terhambat biaya besar yang mencapai ratusan juta rupiah.

Istri almarhum, Kiki Tresia (30), mengungkapkan bahwa dirinya telah dihubungi oleh pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) terkait proses pemulangan jenazah suaminya. Namun, dalam komunikasi tersebut, keluarga diminta untuk menyiapkan biaya yang tidak sedikit.

“Saya diminta konfirmasi soal biaya pemulangan jenazah suami. Tapi saya bilang perlu waktu untuk berembuk dengan keluarga,” ujar Kiki, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga:

Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, Kiki mengaku tidak sanggup menanggung biaya tersebut. Ia pun berharap adanya bantuan dari pemerintah maupun para dermawan agar jenazah suaminya dapat segera dipulangkan ke Indonesia.

Sementara itu, Dinas Sosial Kota Binjai telah merespons dengan mendatangi kediaman Kiki untuk melakukan pendataan. Namun, pihaknya juga mengakui adanya keterbatasan anggaran dalam membantu proses pemulangan jenazah dari luar negeri.

“Petugas Dinas Sosial sudah datang, tapi mereka bilang dana yang tersedia belum mencukupi. Katanya akan coba dibahas lagi,” jelasnya.

Rasdi diketahui berangkat ke Kamboja pada Februari 2025 setelah sempat menganggur selama beberapa bulan. Ia menerima tawaran pekerjaan yang diduga berkaitan dengan praktik penipuan daring (scam), meski sebelumnya sempat mendapat larangan dari pihak keluarga.

Keputusan tersebut berujung tragis. Rasdi dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (3/5/2026), dan jenazahnya sempat terlantar selama beberapa hari di tempat tinggalnya di Poipet.

Kesedihan yang dirasakan Kiki semakin mendalam. Selain kehilangan suami, ia juga baru saja kehilangan anak mereka pada tahun sebelumnya. Kini, satu-satunya harapan keluarga adalah agar jenazah Rasdi dapat dipulangkan dan dimakamkan secara layak di kampung halamannya di Binjai.

Keluarga pun berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun masyarakat luas agar proses pemulangan jenazah dapat segera terwujud.

Sumber
:
Berita Terkait
Eks Kadus Langkat Dituntut 6 Tahun, Korupsi Dana Ganti Rugi Makam Tol Binjai-Langsa
Wali Kota Binjai Kukuhkan 58 Anggota Paskibraka Kota Binjai 2026
Kasus Bayi Ditemukan Meninggal di Sungai Bingei Terungkap, Polisi Amankan Dua Tersangka
PD AIJ Sumut Bongkar Lima Rumah Dinas Eks Bioskop Ria 
Indonesia vs Kamboja: Rekor Mentereng Garuda yang Tak Pernah Kalah dari 18 Pertemuan
Cuaca Ekstrem Terjang Binjai, Lima Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras