Jumat, 25 September 2026

Tingkat Pengangguran Sumut Meningkat, Ini Daftar Kabupaten dan Kota dengan TPT Tertinggi

ari tanjung - Sabtu, 11 Juli 2026 19:45 WIB
Tingkat Pengangguran Sumut Meningkat, Ini Daftar Kabupaten dan Kota dengan TPT Tertinggi
Diagram ilustrasi perbandingan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di kabupaten/kota Provinsi Sumatera Utara tahun 2025 berdasarkan data Sakernas.
Topikseru.com, Medan – Kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sepanjang 2025 menunjukkan dinamika yang menarik. Di satu sisi, semakin banyak penduduk yang masuk ke pasar kerja. Namun di sisi lain, tingkat pengangguran juga mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya.

Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sumatera Utara tercatat 5,32 persen, naik dibandingkan 5,05 persen pada Februari 2025.

Sementara itu, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) meningkat dari 70,13 persen menjadi 72,29 persen.

Kenaikan TPAK menunjukkan semakin banyak masyarakat usia kerja yang aktif mencari pekerjaan atau sudah bekerja.

Baca Juga:

Namun, bertambahnya jumlah angkatan kerja belum sepenuhnya diimbangi dengan penciptaan lapangan pekerjaan, sehingga angka pengangguran ikut meningkat.

Kota Medan Miliki Tingkat Pengangguran Tertinggi

Dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara, Kota Medan menjadi daerah dengan Tingkat Pengangguran Terbuka tertinggi, yakni 7,99 persen pada Agustus 2025.

Angka tersebut menunjukkan bahwa hampir delapan dari setiap 100 orang dalam angkatan kerja di Kota Medan masih belum memperoleh pekerjaan.

Posisi berikutnya ditempati:

  1. Kota Pematangsiantar – 7,74 persen
  2. Deli Serdang – 7,69 persen
  3. Tapanuli Tengah – 7,21 persen
  4. Mandailing Natal – 7,18 persen
  5. Kota Padangsidimpuan – 7,00 persen

Tingginya angka pengangguran di sejumlah daerah perkotaan dan kawasan penyangga Medan menunjukkan bahwa persaingan memperoleh pekerjaan formal masih cukup ketat.

Pakpak Bharat Jadi Daerah dengan Pengangguran Terendah

Sebaliknya, beberapa kabupaten mencatat tingkat pengangguran yang sangat rendah.

Lima daerah dengan TPT terendah adalah:

Kabupaten/Kota TPT Agustus 2025
Pakpak Bharat 0,91%
Samosir 0,87%
Nias Barat 0,97%
Toba 1,00%
Dairi 1,21%

Rendahnya tingkat pengangguran di daerah tersebut mengindikasikan sebagian besar angkatan kerja telah terserap, baik di sektor pertanian, perdagangan, usaha keluarga maupun sektor informal lainnya.

Partisipasi Angkatan Kerja Terus Meningkat

Selain pengangguran, data juga memperlihatkan tingkat partisipasi masyarakat dalam dunia kerja.

Kabupaten dengan TPAK tertinggi pada Agustus 2025 meliputi:

Kabupaten/Kota TPAK Agustus 2025
Pakpak Bharat 87,28%
Humbang Hasundutan 87,00%
Karo 86,04%
Samosir 84,80%
Dairi 83,24%

Angka tersebut berarti lebih dari delapan dari setiap sepuluh penduduk usia kerja di daerah tersebut aktif bekerja atau sedang mencari pekerjaan.

Kota Binjai dan Medan Masih Memiliki TPAK Rendah

Sementara itu, sejumlah kota mencatat tingkat partisipasi angkatan kerja yang relatif rendah.

Beberapa daerah dengan TPAK terendah antara lain:

  • Kota Binjai: 64,86 persen
  • Kota Medan: 65,66 persen
  • Labuhanbatu: 66,21 persen
  • Asahan: 69,12 persen
  • Kota Sibolga: 69,10 persen

Rendahnya TPAK dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari tingkat pendidikan, jumlah penduduk yang masih bersekolah, hingga masyarakat yang memilih tidak masuk ke pasar kerja.

Tantangan Pasar Kerja Sumatera Utara

Data Sakernas menunjukkan pasar kerja di Sumatera Utara masih menghadapi tantangan.

Meningkatnya partisipasi angkatan kerja merupakan sinyal positif karena semakin banyak masyarakat yang siap bekerja.

Namun, kenaikan tersebut perlu diimbangi dengan penciptaan lapangan kerja baru agar peningkatan jumlah pencari kerja tidak berujung pada bertambahnya pengangguran.

Penguatan sektor industri, perdagangan, pariwisata, pertanian modern, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi faktor penting untuk memperluas kesempatan kerja di berbagai kabupaten dan kota.

Catatan: Data bersumber dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025. Pada beberapa daerah seperti Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan, data TPT Agustus tercatat NA sehingga tidak dimasukkan dalam pemeringkatan.

Sumber
:
Berita Terkait
Pengumuman MagangHub 2026 Tahap 2 Rilis 18 September, 50 Ribu Peserta Siap Magang
RUU Ketenagakerjaan Dikebut, Said Iqbal: Jangan Sampai Buruh Dirugikan
Buruh Minta Tiga PP Turunan UU Cipta Kerja Dicabut, Soroti Pesangon PHK dan Outsourcing
Penumpang Transportasi Sumut Meningkat pada Juni 2026, Kualanamu Catat 179.694 Penumpang Domestik
Angkatan Kerja Sumatera Utara Mei 2026 Bertambah 28 Ribu Orang, TPT Tercatat 5,03 Persen
10 Provinsi dengan Jumlah Perusahaan Peserta BPJS Ketenagakerjaan Terbanyak pada Semester I 2026, Jawa Timur Memimpin