Topikseru.com,
Medan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Sumatera Utara (Sumut) akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Minggu, 26 Juli 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena cuaca tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, hingga pohon tumbang di sejumlah daerah.
Selain hujan yang diprediksi berlangsung sejak pagi hingga malam hari, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut mencapai 2,5 meter di sejumlah perairan Sumatera Utara pada periode 26–29 Juli 2026.
BMKG: Hujan Ringan hingga Sedang Dominasi Sumut
Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Utami Al Khairiyah, menjelaskan hujan ringan berpotensi turun sejak pagi di banyak kabupaten dan kota di Sumatera Utara (Sumut).
Wilayah yang diprakirakan mengalami hujan pada pagi hari antara lain Medan, Binjai, Deli Serdang, Langkat, Asahan, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Pakpak Bharat, Padang Lawas Utara, Samosir, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Toba, Gunungsitoli, Padangsidimpuan, Pematangsiantar, hingga Sibolga.
Memasuki siang hingga sore, cuaca di Sumut masih hujan dengan intensitas ringan sampai sedang, yang mendominasi hampir seluruh wilayah.
Kondisi serupa juga diperkirakan berlanjut pada malam hari sebelum intensitas hujan mulai berkurang saat dini hari.
Meski demikian, hujan ringan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah seperti Asahan, Batu Bara, Deli Serdang, Langkat, Nias Selatan, Nias Utara, Simalungun, Binjai, Medan, dan Tanjungbalai.
Suhu Udara 13–33 Derajat Celsius
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Utara diperkirakan berada pada kisaran 13 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 60–100 persen.
Sementara itu, angin bertiup dari arah barat hingga timur laut dengan kecepatan sekitar 3–15 kilometer per jam.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dalam beberapa hari ke depan.
"Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor," ujar Utami.
Gelombang Laut Hingga 2,5 Meter Ancam Perairan Sumut
Tak hanya cuaca daratan, BMKG juga mengeluarkan peringatan bagi nelayan dan pengguna transportasi laut.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Rizki Fadhillah Pratama Putra, menyebut sejumlah perairan Sumatera Utara berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter selama 26–29 Juli 2026.
Wilayah yang diprediksi terdampak meliputi:
- Perairan Timur Kepulauan Nias
- Perairan Barat Kepulauan Nias
- Perairan Barat Kepulauan Batu
- Samudra Hindia Barat Kepulauan Nias
- Perairan Kepulauan Batu
Menurut BMKG, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 8–30 knot, sedangkan di wilayah selatan bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 8–25 knot.
BMKG Imbau Masyarakat Tetap Waspada
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir, longsor, serta para nelayan dan operator kapal, agar terus memantau perkembangan informasi cuaca sebelum beraktivitas.
Kondisi cuaca yang berubah cepat berpotensi memengaruhi aktivitas transportasi darat maupun laut, sehingga kewaspadaan menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko akibat cuaca ekstrem.
Berita Terkait