Rabu, 23 September 2026

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Daftar BBM Non-Subsidi Terbaru di Sumut, Aceh hingga Batam

Muchlis - Sabtu, 01 Agustus 2026 15:16 WIB
Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Daftar BBM Non-Subsidi Terbaru di Sumut, Aceh hingga Batam
Harga Pertamax
Topikseru.com, Medan - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut resmi menurunkan harga sejumlah BBM non-subsidi mulai 1 Agustus 2026. Penyesuaian harga ini berlaku di berbagai wilayah operasional, termasuk Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, hingga kawasan Free Trade Zone (FTZ) seperti Batam dan Sabang. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari evaluasi harga berkala yang dilakukan perusahaan dengan mengacu pada regulasi pemerintah, sekaligus mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta kondisi daya beli masyarakat. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan penyesuaian harga dilakukan untuk menjaga daya saing produk sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap bahan bakar berkualitas. "Penyesuaian harga BBM non-subsidi merupakan evaluasi rutin yang dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta ketentuan yang berlaku. Kami berharap masyarakat dapat menikmati produk BBM berkualitas dengan harga yang semakin kompetitif," ujar Fahrougi.

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun di Sumut dan Aceh

Untuk wilayah Sumatera Utara dan Aceh, dua produk unggulan Pertamina mengalami penurunan harga. Rinciannya sebagai berikut: • Pertamax Turbo turun dari Rp 19.750 menjadi Rp 18.700 per liter. • Pertamax (RON 92) turun dari Rp 16.650 menjadi Rp 16.300 per liter. Penurunan tersebut memberikan ruang bagi konsumen kendaraan pribadi untuk memperoleh BBM berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan periode sebelumnya.

Sumbar, Riau, dan Kepri Ikut Alami Penyesuaian

Penyesuaian harga juga diberlakukan di wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Mulai 1 Agustus 2026, harga terbaru menjadi: • Pertamax Turbo turun dari Rp 20.150 menjadi Rp 19.100 per liter. • Pertamax (RON 92) turun dari Rp 17.000 menjadi Rp 16.650 per liter. Langkah tersebut menjadi bagian dari kebijakan Pertamina dalam menjaga daya saing harga BBM non-subsidi di berbagai wilayah operasional Regional Sumbagut.

Harga BBM di FTZ Batam dan Sabang Juga Turun

Kawasan Free Trade Zone (FTZ) turut memperoleh penyesuaian harga. Di FTZ Sabang, harga Pertamax (RON 92) turun dari Rp 15.250 menjadi Rp 14.950 per liter. Sementara di FTZ Batam, perubahan harga meliputi: • Pertamax (RON 92) turun dari Rp 15.500 menjadi Rp 15.150 per liter. • Pertamax Turbo turun dari Rp 18.350 menjadi Rp 17.400 per liter. Penyesuaian ini mengikuti mekanisme harga khusus yang berlaku di kawasan perdagangan bebas tersebut.

Pertamina Pastikan Pasokan BBM Tetap Aman

Selain melakukan penyesuaian harga, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan distribusi dan stok BBM di seluruh wilayah operasional tetap berada dalam kondisi aman. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan energi agar kebutuhan masyarakat maupun sektor industri tetap terpenuhi. Fahrougi juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan menggunakan jenis bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan agar performa mesin tetap optimal. "Dengan harga yang lebih kompetitif, kami berharap masyarakat dapat menikmati produk BBM berkualitas Pertamina sekaligus tetap menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi kendaraan masing-masing," tuturnya. Penyesuaian harga ini menjadi bagian dari mekanisme evaluasi berkala Pertamina terhadap produk BBM non-subsidi, yang mempertimbangkan dinamika pasar energi global tanpa mengurangi komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan dan ketersediaan pasokan di wilayah Sumatera bagian utara.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini
Pemprov Sumut Genjot Kawasan Unggulan Perikanan Tangkap & Budi Daya Integrasi Hulu-Hilir
BMKG Ungkap Potensi Hujan Meluas di Sumut 17 September, Banjir dan Longsor Mengintai
Banjir Rendam 7 Desa di Nias Barat, Ketinggian Air Capai 2 Meter