Topikseru.com - Data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara menunjukkan terdapat 22.788 tenaga medis, 24.003 tenaga kebidanan, 4.588 tenaga kefarmasian, dan 1.373 tenaga gizi di Sumatera Utara pada 2025.
Berdasarkan jenis tenaga kesehatan, tenaga kebidanan menjadi kelompok terbesar dengan jumlah 24.003 orang atau lebih banyak dibandingkan tenaga medis yang mencapai 22.788 orang.
Sementara itu, tenaga kefarmasian tercatat sebanyak 4.588 orang dan tenaga gizi sebanyak 1.373 orang.
Baca Juga:
Pada tingkat kabupaten/kota, Kota Medan menjadi daerah dengan jumlah tenaga medis terbanyak, yakni 7.089 orang.
Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan Deli Serdang yang memiliki 1.794 tenaga medis dan Kota Pematang Siantar sebanyak 1.015 orang.
Untuk tenaga kebidanan, Kota Medan juga mencatat jumlah tertinggi dengan 2.376 orang, diikuti Deli Serdang sebanyak 1.935 orang, Simalungun 1.557 orang, Langkat 1.540 orang, serta Mandailing Natal 1.373 orang.
Pada kelompok tenaga kefarmasian, Kota Medan memiliki 1.661 tenaga, disusul Deli Serdang 455 tenaga, Kota Pematang Siantar 214 tenaga, Langkat 151 tenaga, serta Simalungun dan Kota Binjai yang masing-masing memiliki 146 tenaga.
Sementara itu, jumlah tenaga gizi terbanyak juga berada di Kota Medan sebanyak 244 orang.
Posisi berikutnya ditempati Deli Serdang dengan 120 orang, Simalungun 82 orang, Mandailing Natal 60 orang, dan Padang Lawas 53 orang.
Di sisi lain, beberapa daerah mencatat jumlah tenaga medis yang relatif lebih sedikit. Nias memiliki 156 tenaga medis, Pakpak Bharat 181 tenaga medis, Samosir 193 tenaga medis, Humbang Hasundutan 224 tenaga medis, serta Tapanuli Selatan 265 tenaga medis.