Topikseru.com,
Medan - Penanganan warga terdampak cuaca ekstrem di Kota Medan terus dilakukan. Satuan Brimob Polda Sumatera Utara membuka dapur lapangan di Kecamatan Medan Johor dan menyiapkan ratusan porsi makanan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Dapur lapangan tersebut menyediakan 500 porsi makanan untuk warga yang membutuhkan setelah hujan deras dan angin kencang menerjang sejumlah wilayah Kota Medan pada Selasa (18/8/2026) malam.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol Mhd Rendra Salipu mengatakan bantuan makanan merupakan bentuk kepedulian personel kepolisian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
"Kegiatan itu sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang membutuhkan bantuan setelah mengalami musibah," ujar Rendra di Medan, Kamis (20/8/2026).
500 Porsi Makanan Disiapkan untuk Warga Medan Johor
Dapur lapangan Brimob Polda Sumut menyajikan makanan yang dapat langsung dikonsumsi warga terdampak.
Menu yang disediakan antara lain mi hun, mi kuning, bakso, kerupuk, dan mentimun.
Selain memenuhi kebutuhan makanan, keberadaan dapur lapangan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membantu memulihkan kondisi masyarakat setelah bencana angin kencang dan hujan deras di Medan.
Rendra mengatakan pelayanan kepada masyarakat akan terus dilakukan selama masih dibutuhkan.
Personel Brimob Polda Sumut juga dikerahkan untuk memberikan bantuan sesuai dengan kondisi di lokasi terdampak.
"Semoga makanan yang kami siapkan dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat. Yang terpenting, kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat tidak sendiri," katanya.
Warga Antusias Terima Bantuan
Bantuan makanan dari Brimob mendapat respons positif dari masyarakat Medan Johor.
Warga terlihat antusias menerima makanan yang disediakan melalui dapur lapangan. Mereka juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat setelah bencana.
Kehadiran petugas di lokasi tidak hanya berkaitan dengan distribusi makanan, tetapi juga menunjukkan dukungan langsung kepada warga yang tengah menghadapi kondisi sulit akibat cuaca ekstrem Kota Medan.
Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem Bertambah Jadi 170 Unit
Di tengah proses penanganan warga, jumlah kerusakan akibat cuaca ekstrem di Kota Medan juga terus diperbarui.
BPBD Kota Medan mencatat 170 unit rumah mengalami kerusakan setelah hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah tersebut.
Angka itu meningkat dari pendataan sebelumnya yang mencatat 115 rumah terdampak.
Kepala BPBD Kota Medan Yunita mengatakan data terbaru diperoleh setelah petugas kembali melakukan pendataan terhadap masyarakat dan bangunan yang terdampak.
Peristiwa tersebut kini tercatat berdampak pada 14 kelurahan yang tersebar di delapan kecamatan.
Wilayah yang terdampak meliputi Medan Sunggal, Medan Denai, Medan Amplas, Medan Barat, Medan Johor, Medan Perjuangan, Medan Timur, dan Medan Helvetia.
Penambahan data kerusakan menunjukkan proses pendataan masih berlangsung. Pemerintah daerah bersama unsur terkait masih melakukan penanganan di sejumlah lokasi untuk mengetahui kebutuhan warga secara lebih menyeluruh.
Bagi masyarakat terdampak, bantuan makanan seperti yang disalurkan Brimob menjadi salah satu bentuk dukungan selama proses penanganan bencana berlangsung.
Berita Terkait