Jumat, 25 September 2026

Gunung Sinabung Siaga Usai Semburkan Abu 3.500 Meter, Baznas Salurkan Bantuan Darurat Pengungsi

Muchlis - Jumat, 04 September 2026 14:28 WIB
Gunung Sinabung Siaga Usai Semburkan Abu 3.500 Meter, Baznas Salurkan Bantuan Darurat Pengungsi
Petugas Baznas menyalurkan bantuan logistik dan fasilitas dapur air untuk pengungsi terdampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo.
Topikseru.com, Karo - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan setelah melontarkan kolom abu setinggi 3.500 meter di atas puncak. Merespons kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memacu penyaluran bantuan darurat bagi ratusan warga yang terpaksa mengungsi. Erupsi yang terjadi pada awal pekan ini memicu penaikan status gunung api tersebut menjadi Level III atau Siaga. Baznas RI berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Karo guna memastikan pemenuhan kebutuhan mendasar pengungsi di titik-titik penampungan sementara.

Logistik Penyelamat di Tenda Pengungsian

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, mengonfirmasi penyiapan berbagai fasilitas dan bantuan fisik bagi warga di lokasi pengungsian. Bantuan yang dialokasikan mencakup layanan dapur air, paket perlengkapan kebersihan (hygiene kit), selimut, hingga asupan makanan ringan untuk anak-anak. "Akibat bencana ini banyak warga yang harus mengungsi di tenda dengan segala keterbatasannya. Keberadaan Baznas melalui berbagai layanan dan bantuan ini diharapkan bisa membantu warga terdampak erupsi memenuhi kebutuhan dasar, khususnya makanan," ujar Idy dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (4/9/2026). Idy menegaskan bahwa pemantauan lapangan dilakukan secara berkala. Skema distribusi logistik disesuaikan secara dinamis agar bantuan yang digelontorkan tepat sasaran serta menjawab kebutuhan mendesak para pengungsi.

Kronologi Erupsi dan Naiknya Status Gunung Sinabung ke Level III

Berdasarkan data Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Gunung Sinabung mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul 10.17 WIB. Semburan kolom abu berwarna hitam pekat teramati melambung hingga ketinggian 5.960 meter di atas permukaan laut (mdpl), bergerak condong ke arah timur hingga tenggara. Data seismogram Badan Geologi mencatat letusan tersebut beramplitudo maksimum 120 milimeter. Peningkatan status ke Level III (Siaga) didasari atas lonjakan aktivitas kegempaan yang sangat masif tepat pada hari terjadinya erupsi. Sepanjang hari pelaksanaan pengamatan 31 Agustus 2026, terekam sebanyak 85 kali gempa vulkanik, satu kali gempa hembusan, serta satu kali tremor harmonik dari perut gunung. Otoritas terkait beserta Baznas mengimbau seluruh warga di kawasan rawan bencana untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi batas zona aman yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Sumber
:
Berita Terkait
Zona Bahaya Menyusut, Pertamina Sumbagut Pacu Pemulihan Ekonomi Pasca-Erupsi Sinabung
418 Warga Kuta Tengah Terdampak Erupsi Gunung Sinabung Dipulangkan dari Pengungsian
Zona Bahaya Menyempit, Pengungsi Erupsi Sinabung Pulang ke Desa Kuta Tengah
Tanggap Erupsi Sinabung: Bulog Siapkan Beras Pangan Pemerintah, Stok Sumut Melimpah 43 Ribu Ton
Gunung Sinabung Siaga, BPBD Sumut Larang Aktivitas di Desa Relokasi dan Area Zona Merah
Brimob Polda Sumut Kerahkan Rantis AWC Hadapi Abu Vulkanik Gunung Sinabung