Rabu, 23 September 2026

Gunung Sinabung Siaga, BPBD Sumut Larang Aktivitas di Desa Relokasi dan Area Zona Merah

Muchlis - Sabtu, 05 September 2026 20:35 WIB
Gunung Sinabung Siaga, BPBD Sumut Larang Aktivitas di Desa Relokasi dan Area Zona Merah
Petugas BPBD memantau aktivitas Gunung Sinabung dari jarak aman di kawasan Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Topikseru.com, Karo - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengambil langkah tegas guna meminimalisasi risiko bahaya erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut mengeluarkan larangan keras bagi warga maupun wisatawan untuk memasuki dan beraktivitas di kawasan desa-desa yang telah ditetapakan sebagai zona relokasi. Peringatan ini dikeluarkan seiring dengan peningkatan status aktivitas Gunung Sinabung yang kini berada pada Level III (Siaga). Area relokasi dinilai memiliki kerawanan tinggi terhadap material abu vulkanik serta potensi luncuran awan panas.

Zona Terlarang: Radius 3 Hingga 6 Kilometer dari Puncak

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati menegaskan bahwa pembatasan jarak aman menjadi kunci utama keselamatan warga di sekitar lingkar gunung api tersebut. "Masyarakat juga diminta untuk melakukan aktivitas di lokasi dalam radius radial 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung serta radius 6 kilometer untuk sektoral selatan-timur," ujar pejabat yang akrab disapa Yuyun tersebut di Medan, Jumat (4/9/2026). Selain ancaman langsung dari kawah, BPBD Sumut meminta penduduk yang bermukim di sepanjang aliran sungai berpuncak di Gunung Sinabung untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra. Langkah antisipasi ini diperlukan untuk menghadapi potensi banjir lahar dingin, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah hulu.

Kesiapsiagaan Fasilitas Darurat dan Imbauan Tenang

Guna menopang kebutuhan warga terdampak, BPBD Sumut berkoordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Karo untuk menyiagakan sejumlah armada penunjang di area pengungsian. Sejumlah sarana darurat telah diterjunkan ke titik-titik krusial. "Bantuan tenda pengungsi, mobil toilet, truk serbaguna, dan personel juga standby di lokasi," kata Yuyun. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi atau informasi liar seputar erupsi, serta selalu merujuk pada arahan resmi dari otoritas penanggulangan bencana setempat.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Puting Beliung Terjang Tarutung, Enam Rumah Warga Rusak
Banjir Rendam 7 Desa di Nias Barat, Ketinggian Air Capai 2 Meter
3 Dusun Terendam Banjir di Percut Sei Tuan Deli Serdang, 733 Jiwa Terdampak
Zona Bahaya Menyusut, Pertamina Sumbagut Pacu Pemulihan Ekonomi Pasca-Erupsi Sinabung
Enam Daerah di Sumut Diterjang Banjir, Langkat Terdampak Paling Parah
595 KK Terdampak Banjir Nias Barat, Sawah dan Jembatan Ikut Terdampak