Minggu, 27 September 2026
Duka Cita

Aiptu Herbin Silaen Gugur Usai Antar Ibu Korban Kebakaran ke RSUD Sidikalang

Muchlis - Sabtu, 26 September 2026 20:05 WIB
Aiptu Herbin Silaen Gugur Usai Antar Ibu Korban Kebakaran ke RSUD Sidikalang
Anggota Polres Dairi, Aiptu Herbin Silaen, gugur usai bantu korbn kebakaran.

Topikseru.com - Kebakaran rumah di Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Jumat (25/9/2026), meninggalkan duka berlapis.

Bukan hanya seorang bocah yang menjadi korban dalam kebakaran tersebut. Seorang anggota Polres Dairi, Aiptu Herbin Silaen, juga meninggal dunia setelah menjalankan tugas membantu penanganan dan proses evakuasi korban.

Herbin yang menjabat sebagai Kanit Patroli Satuan Lalu Lintas Polres Dairi awalnya datang ke lokasi untuk membantu mengamankan arus lalu lintas. Namun, situasi berubah ketika petugas mengetahui adanya seorang anak yang menjadi korban kebakaran.

Baca Juga:

Berawal dari Kebakaran di Jalan Sisingamangaraja

Kebakaran terjadi di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Batang Beruh, Sidikalang, sekitar tengah hari.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Dairi Amudi Parulian Situmeang mengatakan informasi mengenai kebakaran diterima sekitar pukul 12.35 WIB. Petugas kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Rumah yang terbakar berada di area dengan akses yang cukup sempit sehingga proses penanganan api menjadi tantangan tersendiri. Dalam kejadian tersebut, seorang anak laki-laki berusia sekitar empat tahun ditemukan meninggal dunia.

Penyebab kebakaran serta nilai kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam penyelidikan pihak terkait.

Herbin Bantu Antar Ibu Korban ke Rumah Sakit

Di tengah proses penanganan kebakaran, jenazah anak korban kemudian dibawa menuju RSUD Sidikalang.

Ibu korban yang hendak menyusul ke rumah sakit kemudian ikut dalam mobil patroli yang dikendarai Aiptu Herbin Silaen.

Herbin membawa ibu korban menuju RSUD Sidikalang. Setibanya di rumah sakit, ia turun dari kendaraan untuk mendampingi perempuan tersebut.

Namun, beberapa saat kemudian situasi berubah.

Herbin ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Rekan-rekannya bersama petugas medis kemudian segera membawanya ke ruang IGD untuk mendapatkan pertolongan.

Kondisi Memburuk di IGD RSUD Sidikalang

Aiptu Herbin Silaen sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Sidikalang.

Menurut informasi dari pihak yang mengetahui kejadian tersebut, kondisi Herbin kemudian memburuk hingga mengalami henti napas dan henti jantung. Setelah mendapat perawatan, nyawanya akhirnya tidak dapat diselamatkan.

Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahri Ramadhan membenarkan bahwa Herbin meninggal dunia dalam rangkaian tugas penanganan kebakaran tersebut.

Kabar meninggalnya Kanit Patroli Satlantas Polres Dairi itu kemudian menyelimuti jajaran kepolisian dan masyarakat Dairi dengan duka.

Dua Korban Jiwa dalam Kebakaran Sidikalang

Peristiwa kebakaran di Sidikalang tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Korban pertama merupakan seorang anak laki-laki berusia sekitar empat tahun yang menjadi korban kebakaran di dalam rumah.

Korban kedua adalah Aiptu Herbin Silaen, anggota Satlantas Polres Dairi yang meninggal setelah membantu proses penanganan korban.

Kepala UPT Damkar Dairi menyebut proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 13.24 WIB. Sementara penyebab pasti kebakaran masih menjadi bagian dari penyelidikan.

Polres Dairi Kehilangan Salah Satu Personelnya

Kepergian Aiptu Herbin Silaen menjadi kehilangan bagi keluarga besar Polres Dairi.

Herbin dikenal bertugas sebagai Kanit Patroli Satlantas. Pada hari kejadian, ia berada di lokasi kebakaran dalam rangka menjalankan tugas pengamanan lalu lintas sebelum kemudian membantu proses penanganan korban.

"Almarhum meninggal dunia saat menjalankan tugas sebagai abdi negara," kata AKP Syahri Ramadhan.

Jenazah Aiptu Herbin Silaen selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Prosesi penghormatan dan upacara tradisi kepolisian juga disiapkan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.

Kebakaran di Sidikalang itu kini tidak hanya meninggalkan kerusakan akibat api, tetapi juga kehilangan dua nyawa. Bagi keluarga korban dan jajaran Polres Dairi, Jumat, 25 September 2026, menjadi hari yang meninggalkan duka mendalam.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait