Topikseru.com -Sumatera Utara memiliki sejumlah daerah yang menjadi penopang produksi padi. Selama ini, Deli Serdang dikenal sebagai salah satu sentra pertanian di provinsi ini. Namun, berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), ada daerah lain yang mencatat produksi padi lebih tinggi.
Daerah tersebut adalah Kabupaten Serdang Bedagai. Pada 2025, produksi padi di kabupaten ini mencapai 356.508 ton gabah kering giling (GKG), lebih tinggi dibandingkan Deli Serdang yang menghasilkan 298.852 ton.
Data tersebut tercantum dalam tabel statistik BPS Provinsi Sumatera Utara mengenai luas panen, produktivitas, dan produksi padi menurut kabupaten/kota tahun 2025. Data diperbarui pada 12 Februari 2026.
Baca Juga:
Serdang Bedagai Pimpin Produksi Padi Sumut
Berdasarkan data BPS, produksi padi Sumatera Utara pada 2025 mencapai 2.752.655 ton GKG. Produksi itu berasal dari berbagai kabupaten dan kota dengan jumlah yang berbeda-beda.
Berikut tujuh daerah dengan produksi padi terbesar di Sumatera Utara pada 2025:
1. Serdang Bedagai: 356.508 ton
2. Deli Serdang: 298.852 ton
3. Mandailing Natal: 223.288 ton
4. Simalungun: 187.490 ton
5. Langkat: 163.674 ton
6. Tapanuli Selatan: 160.826 ton
7. Tapanuli Utara: 142.694 ton
Angka tersebut merupakan produksi gabah kering giling, bukan jumlah beras siap konsumsi. Karena itu, angka produksi padi tidak bisa langsung disamakan dengan jumlah beras yang tersedia untuk masyarakat.
Berapa Luas Panen Padi di Daerah Penghasil Terbesar?
Besarnya produksi padi berkaitan dengan luas panen dan produktivitas tanaman. Pada 2025, Serdang Bedagai memiliki luas panen padi sekitar 55.196 hektare dengan produktivitas 64,59 kuintal per hektare.
Sementara itu, Deli Serdang mencatat luas panen sekitar 50.094 hektare dengan produktivitas 59,66 kuintal per hektare.
Data ini menunjukkan bahwa kedua kabupaten tersebut memiliki kontribusi besar terhadap produksi padi Sumatera Utara. Namun, luas panen bukan satu-satunya faktor yang menentukan hasil akhir karena produktivitas per hektare juga berpengaruh.
Bagaimana dengan Produksi Padi di Kota Medan?
Meski dikenal sebagai pusat kegiatan ekonomi dan perdagangan, Kota Medan juga tercatat memiliki produksi padi. Pada 2025, produksi padi Medan mencapai 5.264 ton dengan luas panen sekitar 891 hektare.
Jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan Serdang Bedagai dan Deli Serdang. Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa produksi padi di Sumatera Utara masih terkonsentrasi di sejumlah kabupaten yang memiliki lahan pertanian lebih luas.
Produksi Padi Sumut Tembus 2,75 Juta Ton
Secara keseluruhan, Sumatera Utara menghasilkan 2,75 juta ton padi pada 2025. Dari jumlah tersebut, produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk tercatat sekitar 1,58 juta ton berdasarkan tabel produksi padi dan beras BPS.
Angka ini penting untuk melihat gambaran produksi pangan di Sumatera Utara. Namun, produksi beras saja belum cukup untuk menentukan apakah kebutuhan seluruh penduduk telah terpenuhi. Perhitungan tersebut juga perlu mempertimbangkan kebutuhan konsumsi, distribusi, stok, serta arus pasokan dari dan ke daerah lain.
Data produksi padi ini dapat menjadi gambaran mengenai wilayah yang berperan besar dalam sektor pertanian Sumatera Utara. Serdang Bedagai berada di posisi pertama pada 2025, disusul Deli Serdang dan Mandailing Natal.