Minggu, 18 Oktober 2026

BPS Catat Pengangguran Medan 7,99 Persen, Persaingan Kerja Jadi Sorotan

Rizky Aisyah - Minggu, 18 Oktober 2026 12:35 WIB
BPS Catat Pengangguran Medan 7,99 Persen, Persaingan Kerja Jadi Sorotan
Putri/BETV
Pencari kerja mengikuti proses rekrutmen dalam kegiatan bursa kerja di Medan. Persaingan mendapatkan pekerjaan menjadi salah satu tantangan di tengah upaya pemerintah mempertemukan pelamar dengan perusahaan.

Topikseru.com – Persaingan mendapatkan pekerjaan di Kota Medan menjadi gambaran tantangan yang dihadapi para pencari kerja pada 2026. Dalam sebuah kegiatan walk in interview yang digelar pada Maret 2026, sebanyak 384 pelamar datang untuk memperebutkan 185 kebutuhan tenaga kerja dari lima perusahaan.

Data tersebut memperlihatkan ketatnya persaingan dalam satu kegiatan rekrutmen. Jika dibandingkan dengan jumlah kebutuhan tenaga kerja, terdapat sekitar dua pelamar untuk setiap posisi yang tersedia. Namun, angka ini hanya menggambarkan kegiatan tersebut dan tidak mewakili seluruh pasar kerja di Kota Medan.

Di sisi lain, data ketenagakerjaan pemerintah menunjukkan bahwa persoalan pengangguran masih menjadi hal yang perlu diperhatikan, terutama dalam upaya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Baca Juga:

BPS catat tingkat pengangguran terbuka Medan 7,99 persen

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Medan pada 2025 tercatat sebesar 7,99 persen.

TPT merupakan persentase jumlah penganggur terhadap jumlah angkatan kerja. Indikator ini digunakan untuk melihat bagian dari angkatan kerja yang belum bekerja dan sedang mencari pekerjaan, sedang mempersiapkan usaha, atau memenuhi kriteria pengangguran lainnya sesuai definisi statistik ketenagakerjaan.

Angka tersebut berasal dari data ketenagakerjaan 2025, sehingga tidak dapat disebut sebagai tingkat pengangguran khusus tahun 2026. Data ini tetap relevan sebagai gambaran kondisi pasar kerja Medan sebelum memasuki tahun berjalan.

Tingginya perhatian terhadap isu pengangguran juga berkaitan dengan kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan pendidikan, keterampilan, dan pengalaman mereka.

Ratusan pelamar datang dalam satu kegiatan rekrutmen

Pada 11 Maret 2026, kegiatan Rabu Walk In Interview di Medan diikuti 384 pelamar. Dalam kegiatan tersebut, tersedia 185 kebutuhan tenaga kerja dari lima perusahaan.

Secara sederhana, perbandingan jumlah pelamar dan kebutuhan tenaga kerja menunjukkan bahwa persaingan untuk mendapatkan posisi yang tersedia cukup ketat. Meski demikian, jumlah pelamar yang hadir tidak otomatis sama dengan jumlah orang yang memenuhi kualifikasi atau yang akhirnya diterima perusahaan.

Setiap perusahaan memiliki persyaratan berbeda, mulai dari tingkat pendidikan, pengalaman kerja, kemampuan teknis, hingga keterampilan komunikasi. Karena itu, hasil seleksi juga ditentukan oleh kesesuaian pelamar dengan posisi yang ditawarkan.

Kegiatan seperti ini dapat membantu mempertemukan pencari kerja dan perusahaan dalam waktu relatif singkat. Pelamar berkesempatan menyerahkan berkas, menjalani wawancara, dan mengetahui kebutuhan tenaga kerja secara langsung.

Ribuan lowongan juga dibuka melalui Medan Career Expo

Selain kegiatan wawancara langsung, pemerintah daerah turut memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan melalui bursa kerja.

Medan Career Expo 2026 yang digelar pada 10 Februari 2026 di Universitas Prima Indonesia diikuti 124 perusahaan dengan total 5.515 lowongan kerja yang ditawarkan.

Jumlah tersebut menunjukkan adanya kebutuhan tenaga kerja dari berbagai perusahaan. Namun, lowongan yang tersedia tidak serta-merta menjamin seluruh pencari kerja akan mendapatkan pekerjaan karena setiap posisi memiliki kualifikasi dan proses seleksi tersendiri.

Informasi mengenai bursa kerja juga perlu dibaca secara cermat. Jumlah lowongan merupakan posisi yang ditawarkan dalam kegiatan tertentu, bukan jumlah orang yang sudah diterima bekerja. Untuk mengetahui hasil akhirnya, diperlukan data lanjutan mengenai jumlah pelamar yang lolos seleksi dan ditempatkan.

Disnaker fasilitasi ribuan pencari kerja

Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan melaporkan telah memfasilitasi 8.304 pencari kerja pada Januari hingga Agustus 2026, termasuk penempatan kerja di dalam dan luar negeri.

Data ini menunjukkan besarnya layanan yang diberikan untuk membantu masyarakat mengakses kesempatan kerja. Akan tetapi, jumlah tersebut tidak dapat dianggap sebagai total pengangguran di Medan karena merupakan angka pencari kerja yang difasilitasi melalui layanan ketenagakerjaan.

Layanan pemerintah dapat membantu pencari kerja memperoleh informasi lowongan, mengakses kegiatan rekrutmen, dan menemukan peluang yang sesuai dengan keterampilan mereka. Sementara itu, perusahaan dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menjaring kandidat sesuai kebutuhan.

Data jumlah pencari kerja yang difasilitasi juga perlu dibedakan dari jumlah orang yang berhasil ditempatkan. Keduanya merupakan indikator berbeda dalam menilai hasil pelayanan ketenagakerjaan.

Mengapa mencari pekerjaan bisa menjadi tantangan?

Persaingan kerja tidak hanya dipengaruhi oleh jumlah lowongan. Kesesuaian keterampilan dengan kebutuhan perusahaan juga menjadi faktor penting.

Sebagian lowongan mensyaratkan pengalaman kerja, sertifikat keahlian, kemampuan mengoperasikan perangkat lunak tertentu, atau keterampilan komunikasi. Pencari kerja yang baru lulus mungkin menghadapi tantangan ketika perusahaan meminta pengalaman, sedangkan pekerja berpengalaman bisa menemui kesulitan saat keahliannya tidak sesuai dengan posisi yang tersedia.

Selain itu, informasi lowongan yang tersebar di berbagai platform membuat pencari kerja perlu memeriksa keabsahan perusahaan dan persyaratan rekrutmen. Pelamar sebaiknya berhati-hati jika diminta membayar biaya yang tidak jelas untuk mendapatkan pekerjaan atau dijanjikan kelulusan tanpa proses seleksi yang wajar.

Kondisi setiap pencari kerja tentu berbeda. Untuk mengetahui kendala yang paling sering dialami masyarakat Medan, diperlukan wawancara langsung dengan pencari kerja, perusahaan, dan pihak Disnaker.

Tips bagi pencari kerja di Medan

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi proses rekrutmen.

Pertama, sesuaikan CV dengan posisi yang dilamar. Cantumkan pengalaman, pendidikan, keterampilan, dan pencapaian yang relevan dengan kebutuhan perusahaan.

Kedua, periksa persyaratan lowongan sebelum mengirimkan lamaran. Hal ini membantu pelamar memprioritaskan posisi yang sesuai dengan kualifikasi.

Ketiga, manfaatkan informasi dari Disnaker dan penyelenggara bursa kerja untuk mengetahui perusahaan yang sedang membuka rekrutmen.

Keempat, persiapkan diri menghadapi wawancara dengan mempelajari profil perusahaan, memahami tugas posisi yang dilamar, dan berlatih menjelaskan pengalaman maupun keterampilan secara ringkas.

Terakhir, tetap waspada terhadap penipuan lowongan kerja. Periksa identitas perusahaan melalui kanal resminya dan jangan mudah memberikan data pribadi sensitif atau mentransfer uang kepada pihak yang menjanjikan pekerjaan.

Persaingan mencari pekerjaan di Medan terlihat dari kegiatan Rabu Walk In Interview pada 11 Maret 2026, ketika 384 pelamar hadir untuk 185 kebutuhan tenaga kerja. Pada Februari 2026, Medan Career Expo juga menawarkan 5.515 lowongan dari 124 perusahaan.

Sementara itu, BPS mencatat TPT Kota Medan sebesar 7,99 persen pada 2025, dan Disnaker melaporkan telah memfasilitasi 8.304 pencari kerja pada Januari–Agustus 2026.

Angka-angka tersebut menggambarkan sejumlah aspek pasar kerja Medan, mulai dari tingkat pengangguran hingga layanan pencarian kerja. Namun, data itu memiliki cakupan berbeda dan tidak bisa disamakan sebagai jumlah orang yang menganggur atau berhasil memperoleh pekerjaan.

Untuk memahami pengalaman pencari kerja secara lebih mendalam, data statistik perlu dilengkapi dengan kisah nyata dari pelamar, tanggapan perusahaan, serta informasi terbaru dari pemerintah mengenai penempatan kerja di Kota Medan.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
Berlliana Lovell Singgung Permintaan Maaf Amat Jelangskuy, Ada Apa Sebenarnya?
Medan Produksi 1.600 Ton Sampah per Hari, 1.300 Ton Ditargetkan Diolah Jadi Listrik
Tak Ada yang Menyangka! Yadi Timo Sempat Bercanda Sebelum Tutup Usia
Ngeri! Ribuan Kasus Narkoba dan Ratusan Pencurian Terungkap di Sumut Sepanjang 2026
Berapa Biaya Konsultasi Tumbuh Kembang Anak di Medan? Cek Tarif dan Pilihan Layanannya
Mau Merantau ke Medan? Siapkan Uang Segini untuk Biaya Hidup Sebulan!