Topikseru.com -Drama Korea Doctor X: Mafia in White menjadi salah satu pilihan tontonan bagi pencinta cerita medis yang dipadukan dengan konflik dan ketegangan. Dibintangi Kim Ji-won, serial ini tidak hanya menampilkan perjuangan dokter menyelamatkan pasien, tetapi juga mengangkat persoalan korupsi, perebutan kekuasaan, dan persaingan di lingkungan rumah sakit.
Drama yang mulai tayang pada 9 Oktober 2026 ini terdiri dari 12 episode. Ceritanya berpusat pada Gye Su-jeong, seorang dokter bedah jenius yang harus menghadapi berbagai tantangan ketika bekerja di rumah sakit yang dikuasai kepentingan tertentu.
Lantas, apa yang membuat Doctor X: Mafia in White menarik untuk ditonton?
Baca Juga:
1. Kim Ji-won Memerankan Dokter Bedah dengan Karakter Tegas
Salah satu daya tarik utama drama ini adalah penampilan Kim Ji-won sebagai Gye Su-jeong. Aktris yang dikenal lewat drama Queen of Tears tersebut tampil sebagai dokter bedah yang mengandalkan kemampuan dan keyakinannya sendiri.
Su-jeong digambarkan sebagai sosok yang berani menghadapi tekanan dan tidak mudah tunduk pada kepentingan orang lain. Karakter ini membuat konflik cerita tidak hanya berpusat pada tindakan medis, tetapi juga pada pertentangan antara prinsip pribadi dan aturan yang berlaku di rumah sakit.
Bagi penonton yang ingin melihat sisi akting Kim Ji-won di luar drama romantis, peran ini menawarkan pengalaman yang berbeda.
2. Ketegangan Ruang Operasi Berpadu dengan Konflik Kekuasaan
Berbeda dari drama medis yang berfokus pada hubungan antardokter atau kisah romantis, Doctor X: Mafia in White juga menempatkan perebutan pengaruh di rumah sakit sebagai bagian penting cerita.
Gye Su-jeong harus menghadapi lingkungan kerja yang dipenuhi ego, persaingan, dan dugaan praktik korupsi. Dalam situasi tersebut, keputusan medis dapat berbenturan dengan kepentingan pihak yang memiliki kekuasaan.
Konflik seperti ini membuat penonton tidak hanya mengikuti perkembangan kondisi pasien, tetapi juga menantikan bagaimana Su-jeong menghadapi pihak-pihak yang berusaha menghalangi pekerjaannya.
3. Mengangkat Persoalan Etika dalam Dunia Medis
Hal menarik lainnya adalah persoalan etika yang muncul ketika kepentingan rumah sakit berhadapan dengan keselamatan pasien.
Dalam salah satu konflik awal, staf rumah sakit dihadapkan pada dua pasien kanker pankreas, yakni seorang ketua perusahaan kaya dan seorang remaja. Situasi tersebut memunculkan pertentangan mengenai pasien yang harus diprioritaskan.
Konflik ini memperlihatkan bagaimana status sosial dan kekuasaan dapat menjadi persoalan ketika keputusan medis harus dibuat. Cerita tersebut juga mengajak penonton mempertanyakan apakah semua pasien benar-benar mendapatkan perlakuan yang adil.
Meski demikian, penggambaran dalam drama tetap merupakan bagian dari cerita fiksi dan tidak bisa dijadikan gambaran mutlak tentang praktik medis di dunia nyata.
4. Bukan Sekadar Drama Medis, Ada Unsur Thriller
Unsur thriller menjadi daya tarik lain dalam serial ini. Ketegangan tidak hanya muncul ketika dokter menangani kasus sulit, tetapi juga melalui konflik internal dan pertentangan antartokoh.
Penonton diajak mengikuti langkah Su-jeong dalam menghadapi berbagai hambatan. Kemampuan medisnya menjadi salah satu kekuatan utama, tetapi keberhasilannya juga bergantung pada bagaimana ia menghadapi lingkungan yang tidak selalu mendukung.
Perpaduan kasus medis, konflik kekuasaan, dan persoalan moral membuat cerita memiliki beberapa lapisan. Penonton tidak hanya menunggu hasil operasi, tetapi juga perkembangan konflik yang terjadi di balik pintu rumah sakit.
5. Adaptasi Drama Jepang yang Sudah Populer
Doctor X: Mafia in White merupakan adaptasi Korea dari serial Jepang Doctor-X: Surgeon Michiko Daimon, yang dibintangi Ryoko Yonekura.
Versi Jepang tersebut dikenal melalui kisah dokter bedah yang memiliki kemampuan luar biasa dan berani menentang sistem rumah sakit yang bermasalah. Adaptasi Korea membawa konsep tersebut ke dalam versi dan karakter baru dengan Kim Ji-won sebagai pemeran utama.
Bagi penonton yang sudah mengenal versi Jepang, serial ini menawarkan kesempatan untuk melihat bagaimana cerita serupa dikembangkan dalam drama Korea. Sementara itu, penonton baru tetap dapat mengikuti kisahnya tanpa harus menonton versi sebelumnya.
6. Mendapat Perhatian Penonton Sejak Awal Penayangan
Popularitas Doctor X: Mafia in White juga terlihat dari pencapaiannya di Netflix. Berdasarkan laporan CNA, serial ini menempati posisi pertama dalam daftar 10 serial televisi nonbahasa Inggris terpopuler Netflix untuk periode 5–11 Oktober 2026, dengan 4,6 juta penayangan.
Drama ini juga mencatat rating pemirsa nasional Korea Selatan sebesar 11,4 persen pada episode pertama dan 14,9 persen pada episode kedua, menurut data Nielsen Korea yang dilaporkan media setempat.
Angka tersebut menunjukkan bahwa serial ini memperoleh perhatian sejak awal penayangan. Namun, popularitas tidak selalu berarti setiap aspek cerita mendapat respons positif. Drama ini juga menuai kritik mengenai ketepatan prosedur medis yang ditampilkan, sehingga unsur fiksinya perlu dibedakan dari praktik kesehatan sebenarnya.
Jadwal Tayang Doctor X: Mafia in White
Drama ini memiliki total 12 episode dan dijadwalkan tayang setiap Jumat dan Sabtu. Episode pertama dan kedua dirilis pada 9 dan 10 Oktober 2026, sedangkan episode terakhir dijadwalkan pada 14 November 2026.
Bagi penonton Indonesia, Doctor X: Mafia in White dapat disaksikan melalui Netflix. Ketersediaan episode dan waktu rilis dapat diperiksa langsung melalui platform tersebut.
Dengan perpaduan akting Kim Ji-won, ketegangan ruang operasi, dan konflik kepentingan di rumah sakit, Doctor X: Mafia in White menawarkan pilihan bagi penonton yang menyukai drama medis dengan nuansa thriller dan kritik sosial. Ceritanya tidak hanya menyoroti kemampuan seorang dokter, tetapi juga tantangan mempertahankan prinsip ketika berhadapan dengan sistem yang bermasalah.