Sabtu, 26 September 2026

Pemprov Sumut Targetkan Ribuan Huntara Rampung Pekan Depan, Siap Dihuni Saat Idul Fitri

Muchlis - Jumat, 27 Februari 2026 11:47 WIB
Pemprov Sumut Targetkan Ribuan Huntara Rampung Pekan Depan, Siap Dihuni Saat Idul Fitri
huntara Sumut 2026
Topikseru.com, Medan - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memastikan pembangunan ribuan unit hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di sejumlah wilayah akan rampung pada pekan depan. Huntara tersebut ditargetkan sudah bisa ditempati masyarakat saat Idul Fitri 2026. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung, mengatakan progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. "Sesuai perkiraan pekan depan sudah siap, sehingga bisa dihuni masyarakat saat Idul Fitri nanti," ujar Basarin di Medan, Kamis (26/2/2026).

Fokus di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah

Pemprov Sumut mempercepat pembangunan huntara di dua wilayah terdampak banjir paling parah, yakni Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah. Di Tapanuli Selatan, pembangunan tersebar di empat kecamatan:
  • Angkola Selatan: 186 unit (telah dihuni)
  • Siporok: 118 unit (telah dihuni)
  • Angkola Sangkunur: 11 unit (proses akhir)
  • Batang Toru: 245 unit (dikebut pengerjaan)
Sementara itu di Tapanuli Tengah, pembangunan dilakukan di enam kecamatan pada 13 titik berbeda, antara lain:
  • Pandan (Rusunawa Pandan): 77 unit
  • Lahan eks Lapangan Golf Mangga Dua: rencana 500 unit
Sibabangun: 4 unit di Puskesmas Pembantu Muara Sibuntuon dan 8 unit di Balerong Muara Sibuntuon
  • Tapian Nauli: rencana 75 unit
  • Badiri: rencana 250 unit
  • Sitahuis: total 24 unit
  • Tukka: 110 unit di dua lokasi
Basarin yang juga menjabat Ketua Harian Posko Tanggap Bencana Sumut menyebut sebagian besar unit di beberapa titik telah mulai dihuni.

Puluhan Unit Sudah Ditempati

Data Posko Tanggap Bencana Sumut menunjukkan tambahan 40 unit huntara telah dihuni di Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara. Di wilayah lain, seperti Pinangsori, sebanyak 46 dari 52 unit di Asrama Haji telah ditempati. Sementara di Tukka dan Pandan, sebagian besar unit juga telah dihuni warga terdampak. "Progres pembangunan huntara ini sudah 90 persen, sehingga diharapkan dapat segera digunakan," kata Basarin. Sebelumnya, Pemprov Sumut menargetkan seluruh huntara rampung sebelum Ramadhan 2026. Namun hujan deras yang kembali mengguyur pada 11 dan 16 Februari menyebabkan banjir susulan di sejumlah titik, sehingga pengerjaan sempat terkendala. "Target kita sebelum bulan Ramadhan sudah bisa dipakai. Namun karena hujan kembali turun dan menyebabkan banjir susulan, hal itu menjadi kendala," jelas Basarin. Meski demikian, pemerintah daerah memastikan percepatan terus dilakukan agar warga terdampak bencana dapat merayakan Idul Fitri dengan kondisi hunian yang lebih layak dan aman.

Sumber
:
Berita Terkait
Prabowo Perpanjang Bantuan Beras untuk 33,2 Juta Keluarga hingga Desember 2026
595 KK Terdampak Banjir Nias Barat, Sawah dan Jembatan Ikut Terdampak
Kaget Temukan 1 Buku Dipakai Berdua, Wapres Gibran Cek SMAN 1 Barus Tapteng Pascabanjir
Update Korban Banjir Nepal-Tibet Minggu (30/8/2026): 750 Orang Tewas dan 3.044 Masih Hilang
Sidang Korupsi Bantuan Bencana Samosir, Kacab Bank Mandiri Akui Pemindahbukuan Dana Harus Disetujui Penerima
Kejari Samosir Tetapkan Pimpinan Bank Mandiri Pangururan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Bantuan Korban Bencana