Kamis, 24 September 2026

Anak Harimau Sumatera Tewas Ditabrak di Jalinsum Parapat, Polisi Olah TKP

Muchlis - Minggu, 25 Januari 2026 17:52 WIB
Anak Harimau Sumatera Tewas Ditabrak di Jalinsum Parapat, Polisi Olah TKP
anak harimau sumatera tewas
Topikseru.com, Simalungun - Pengendara yang melintas di Jembatan Sisera-Sera, Parapat, tepatnya di Kelurahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Hal ini menyusul insiden seekor anak Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) tewas tertabrak kendaraan di kawasan tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Minggu pagi (25/1/2026) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), sekitar 50 meter dari Jembatan Sisera-Sera.

Tiga Harimau Menyeberang Jalan

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial Facebook dan dibagikan warga Parapat bernama Harianto Sinaga, seorang pengendara mobil melihat tiga ekor Harimau Sumatera keluar dari semak-semak di bawah jembatan dan menyeberangi badan jalan. Ketiga satwa tersebut diduga terdiri dari satu ekor induk dan dua ekor anaknya. Pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi tidak sempat menghindar dan menabrak satu ekor anak harimau, sementara induk dan satu anak lainnya berhasil melompat dan melarikan diri ke area semak-semak serta perladangan warga di kawasan Sosor Panopaan Girsang.

Pengendara Lapor Polisi

Usai kejadian, pengendara yang menabrak satwa dilindungi tersebut langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Parapat, Polres Simalungun. Petugas dari Polsek Parapat kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi, polisi menemukan bangkai seekor anak Harimau Sumatera yang diduga mati akibat terlindas kendaraan.

Polisi Lakukan Penanganan Awal

Pihak kepolisian mengamankan lokasi dan melakukan pendataan awal terkait insiden tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait langkah lanjutan, termasuk koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Kawasan sekitar Jembatan Sisera-Sera diketahui berbatasan langsung dengan habitat alami satwa liar, sehingga perlintasan Harimau Sumatera di jalur tersebut bukan kali pertama terjadi.

Ancaman terhadap Satwa Dilindungi

Harimau Sumatera merupakan satwa endemik Indonesia yang dilindungi undang-undang dan berstatus kritis (critically endangered). Kasus kematian akibat kecelakaan lalu lintas menambah daftar panjang ancaman terhadap kelangsungan hidup satwa ini, selain perburuan dan penyempitan habitat.

Imbauan bagi Pengendara

Masyarakat dan pengguna jalan yang melintasi Jalinsum Parapat, khususnya di sekitar Jembatan Sisera-Sera, diimbau untuk:
  • Mengurangi kecepatan
  • Waspada pada pagi dan malam hari
  • Memperhatikan pergerakan satwa liar di sekitar jalan
Langkah kehati-hatian dinilai penting guna mencegah kecelakaan lalu lintas sekaligus melindungi satwa liar yang tersisa.
Sumber
:
Berita Terkait
Petaka Pabrik Rp 2,34 Triliun KEK Sei Mangkei Terbakar: 3 Pekerja Maut, Baru 2 Bulan Resmi
3 Pekerja Tewas dalam Kebakaran Pabrik PT Evyap, Ini Identitas Korbannya
Kebakaran Pabrik PT Evyap di Sei Mangkei Tewaskan 3 Pekerja, Api Diduga dari Lantai 3
Gempa M6,4 Simalungun, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta di Sumut
Puting Beliung Terjang Simalungun, 56 Rumah dan Satu Rumah Ibadah Rusak
Terbakar Cemburu Buta, Suami di Simalungun Habisi Nyawa Istri Pakai Martil