Topikseru.com - Sebuah pesawat olahraga udara (aerosport) jenis fixed-wing Sky Ranger jatuh dan terbakar hebat di tengah area persawahan Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (6/9/2026) siang sekitar pukul 12.10 WIB. Musibah ini dipicu oleh gangguan mesin saat pesawat tengah melayang di udara.
Dua awak pesawat dilaporkan berhasil meloloskan diri dari kobaran api sebelum badan pesawat hangus dilalap si jago merah.
Kronologi Mendarat Darurat Hingga Hangus Terbakar
Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin menjelaskan bahwa armada udara di bawah naungan Federasi Aerosport Indonesia (FASI) tersebut mulanya tengah menempuh rute penerbangan jarak jauh dari Pangandaran, Jawa Barat, menuju Malang, Jawa Timur.
Dalam perjalanannya, pesawat sempat melakukan transit di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, guna mengisi bahan bakar. Namun, tak lama setelah kembali mengudara menuju Jawa Timur, kendala teknis mendadak melanda mesin pesawat saat melintas di atas langit Blora.
"Pesawat mengalami gangguan dalam penerbangan sehingga melakukan pendaratan darurat di lahan persawahan," terang AKP Zaenul Arifin di Blora, Minggu (6/9/2026).
Upaya pilot mendaratkan armada di medan persawahan berujung benturan keras yang memicu percikan api hingga membumihanguskan seluruh badan pesawat. Kondisi fisik pesawat jenis Sky Ranger tersebut ringsek parah dan mayoritas struktur hanya menyisakan puing-puing hitam.
Aksi Penyelamatan Diri Pilot dan Penyelidikan Petugas
Kendati pesawat hancur total, mukjizat menaungi sang pilot Dhoni Vasmin A (39) dan sang kopilot Ignatius Andreas (31). Keduanya dengan sigap keluar dari kokpit sebelum api membesar merambat ke seluruh badan pesawat.
"Dua awak pesawat berhasil menyelamatkan diri. Keduanya dilaporkan selamat dengan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Ngawen," lanjut Zaenul.
Polisi memastikan bahwa penerbangan insiden pesawat Sky Ranger jatuh di Blora ini merupakan agenda latihan dan uji kelaikan armada penerbangan sipil menjelang persiapan eksibisi pertunjukan udara (air show), bukan penerbangan taktis militer.
Saat ini, Tim Inafis Polres Blora telah mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan memasang garis polisi guna mengumpulkan bukti-bukti material demi mengungkap pemicu pasti kegagalan mesin pesawat tersebut.
Berita Terkait