Minggu, 27 September 2026

Harga Telur Ayam Ras di Pasar Tradisional Kabupaten Toba di Kisaran Rp28.300 Per Kilogram

Mhd Rabbani - Senin, 26 Januari 2026 16:51 WIB
Harga Telur Ayam Ras di Pasar Tradisional Kabupaten Toba di Kisaran Rp28.300 Per Kilogram
Harga Telur Ayam Ras
Topikseru.com, Toba - Pada perdagangn Senin (26/1/2026) harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Toba tercatat mengalami penurunan pada awal pekan ini. Per Senin (26/1/2026), harga jual berada di kisaran Rp28.300 per kilogram. Angka tersebut turun Rp1.500 dibandingkan harga sebelumnya yang masih bertahan di level Rp29.800 per kilogram. Penyesuaian harga ini terlihat merata di lapak pedagang pasar.

Pedagang Sebut Harga Dipengaruhi Pasokan

Seorang pedagang telur di Pasar Porsea, A Situmorang, menjelaskan bahwa pergerakan harga telur ayam ras cenderung fluktuatif dan sulit ditebak. Menurutnya, perubahan harga bisa terjadi dalam waktu singkat karena sangat bergantung pada kondisi pasokan dan tingkat permintaan di pasar.

Penurunan Terjadi Sejak Awal Januari

Penurunan harga telur ayam ras disebut sudah berlangsung sejak awal Januari 2026. Situmorang menyebutkan, dalam satu kilogram telur biasanya terdapat sekitar 15 hingga 20 butir, tergantung ukuran. Harga telur per butir bervariasi, mulai dari sekitar Rp1.400 hingga Rp1.880, menyesuaikan besar kecilnya telur yang dijual.

Harga Berbeda untuk Telur Ukuran Besar

Pedagang lain di pasar yang sama, S Panjaitan, memilih menjual telur ayam ras dalam satuan papan. Satu papan berisi 30 butir telur. Ia mematok harga antara Rp51.000 hingga Rp55.000 per papan. Harga tersebut lebih tinggi karena telur yang dijual berukuran besar dan seragam. Panjaitan menegaskan bahwa telur yang ia pasarkan tidak bercampur dengan ukuran kecil, sehingga nilai jualnya berbeda dari pedagang lainnya.
Harga Lebih Mahal di Warung Desa
Kondisi berbeda ditemukan di warung-warung desa. Berdasarkan pantauan lapangan, harga telur ayam ras di tingkat eceran bisa mencapai Rp2.500 per butir. Perbedaan harga ini dipengaruhi jalur distribusi serta volume pembelian yang lebih kecil dibandingkan transaksi di pasar tradisional.

Sumber
:
Berita Terkait
Menteri LH Gaungkan Tobat Ekologis Nasional
Kejagung Tetapkan Dua Pegawai Pajak Tersangka Korupsi PT TPL, Kerugian Negara Ditaksir Rp 2 Triliun
Cara Hemat Bisa Jalan-jalan ke Danau Toba dengan Hanya Modalkan Rp50 ribu
13 Tempat Wisata Gratis di Medan Bikin Liburan Semakin Seru dan Tidak Terlupakan
Pendapatan Daerah Toba Samosir Baru Terealisasi 28,65 Persen hingga Juli 2026, PAD Masih Rp34,73 Miliar
Kuasa Hukum Enda Ketaren Optimistis Eksepsi Dikabulkan di Kasus Waterfront City Samosir