Jumat, 25 September 2026

IHSG Hari Ini Menguat ke 6.988, Waspada Sentimen Global dan Defisit APBN

Muchlis - Senin, 04 Mei 2026 12:54 WIB
IHSG Hari Ini Menguat ke 6.988, Waspada Sentimen Global dan Defisit APBN
IHSG hari ini
Topikseru.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dibuka menguat pada perdagangan Senin pagi, naik 32,12 poin atau 0,46 persen ke level 6.988,92. Meski bergerak positif, pelaku pasar masih menahan langkah agresif di tengah beragam sentimen global dan domestik yang berpotensi menggerakkan arah indeks. Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menyebut investor saat ini cenderung wait and see, khususnya terhadap perkembangan geopolitik dan rilis data ekonomi utama dari Amerika Serikat.

Sentimen Global: AS–Iran dan Data Ekonomi Jadi Sorotan

Dari eksternal, perhatian pasar tertuju pada dinamika hubungan antara Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi memasuki babak baru negosiasi. Presiden Donald Trump dilaporkan belum puas terhadap proposal perdamaian terbaru yang diajukan Iran melalui Pakistan. Situasi ini menambah ketidakpastian, terutama dengan adanya tenggat waktu kebijakan militer berdasarkan War Powers Resolution. Di sisi lain, investor global juga menanti data penting dari AS, termasuk:
  • Data tenaga kerja
  • Indeks sektor jasa dari Institute for Supply Management (ISM)
Perkembangan ini sebelumnya sempat menekan harga minyak mentah, yang menjadi salah satu indikator penting bagi pasar energi dan inflasi global.

Sentimen Domestik: Data Ekonomi dan Defisit APBN Jadi Fokus

Dari dalam negeri, pasar dibayangi serangkaian rilis data ekonomi penting sepanjang pekan ini, antara lain:
  • 4 Mei 2026: PMI manufaktur, neraca perdagangan, inflasi
  • 5 Mei 2026: Pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026
  • 8 Mei 2026: Cadangan devisa, indeks harga properti, penjualan mobil
Selain itu, kondisi fiskal juga menjadi perhatian. Realisasi APBN 2026 hingga Maret mencatat: Defisit: Rp 240,1 triliun (0,93% PDB) Belanja negara: Rp 815 triliun (naik 31,4%) Pendapatan negara: Rp 574,9 triliun (18,2% target) Pelebaran defisit ini memicu kekhawatiran pasar terkait disiplin fiskal dan dampaknya terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Outlook IHSG: Uji Level Psikologis 7.000

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG berada dalam fase krusial: Bullish scenario: Jika bertahan di atas 7.000 → potensi naik ke 7.020–7.150 Bearish scenario: Jika gagal tembus 7.000 → berisiko turun ke 6.750–6.850 Level 7.000 kini menjadi batas psikologis yang akan menentukan arah pergerakan indeks dalam jangka pendek.
Sumber
:
Berita Terkait
Trump Sebut Iran Tolak Tawaran AS, Kesepakatan Disebut Baru Terbuka Setelah Pemilu
IHSG Terkoreksi ke 6.349, Pasar Awas RDG BI & Aturan Baru Saham Rp 1
Analis Pasar: IHSG Masih Rawan Koreksi dengan Support di 6.370 dan Resistance 6.406
IHSG Dibuka Melemah 23,43 Poin, Hanya 4 Indeks Sektoral yang Selamat ke Zona Hijau
IHSG Turun 1,53% dalam Sepekan, Begini Proyeksi IHSG Pekan Depan
Rupiah Anjlok ke Rp 17.753/US$, Tertekan Suku Bunga The Fed dan Ketegangan Trump-Warsh