Jumat, 25 September 2026

Balai Yasa Pulubrayan Rawat 129 Armada Kereta, Penumpang KAI Sumut Tembus 1,39 Juta

Muchlis - Sabtu, 11 Juli 2026 09:05 WIB
Balai Yasa Pulubrayan Rawat 129 Armada Kereta, Penumpang KAI Sumut Tembus 1,39 Juta
Balai Yasa Pulubrayan
Topikseru.com, Medan - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memperkuat keandalan operasional perkeretaapian melalui Balai Yasa Pulubrayan. Sepanjang Semester I 2026, fasilitas perawatan berat tersebut berhasil merampungkan overhaul terhadap 129 armada kereta api, mulai dari lokomotif, kereta penumpang hingga gerbong barang. Kinerja Balai Yasa Pulubrayan menjadi salah satu faktor penting yang menopang peningkatan layanan transportasi kereta api di Sumatera Utara, baik untuk mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan seluruh proses perawatan dilakukan secara berkala sesuai standar keselamatan dan keandalan operasional. "Perawatan yang dilaksanakan secara terencana dan profesional menjadi fondasi utama dalam menjaga kesiapan sarana sehingga mampu mendukung target angkutan penumpang maupun barang di wilayah Sumatera Utara," ujar Anwar.

Overhaul 129 Armada Selama Enam Bulan

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Balai Yasa Pulubrayan telah menyelesaikan perawatan berat terhadap berbagai jenis sarana perkeretaapian yang terdiri atas:
  • 5 unit lokomotif.
  • 18 unit kereta penumpang.
  • 102 unit gerbong barang.
  • 3 unit kereta pembangkit.
  • 1 unit peralatan khusus.
Perawatan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan berkala yang dilakukan setelah armada beroperasi dalam interval tertentu, mulai 24 bulan hingga 72 bulan, sekaligus mencakup perbaikan komponen utama agar tetap memenuhi standar operasional.

Bengkel Berusia 111 Tahun Jadi Tulang Punggung KAI Sumut

Balai Yasa Pulubrayan merupakan satu-satunya bengkel perawatan berat sarana kereta api di lingkungan KAI Divre I Sumatera Utara. Fasilitas yang telah beroperasi sejak 1915 pada era Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) itu kini memasuki usia 111 tahun. Berbeda dengan depo lokomotif maupun depo kereta yang hanya menangani pemeriksaan rutin harian dan bulanan, Balai Yasa Pulubrayan memiliki kemampuan melakukan overhaul menyeluruh terhadap berbagai jenis sarana, termasuk rekayasa teknik yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional di lapangan. Menurut Anwar, dukungan peralatan yang lebih lengkap memungkinkan Balai Yasa tidak hanya melakukan perawatan, tetapi juga pengembangan teknis untuk meningkatkan performa armada.

Penumpang Naik 5 Persen, Angkutan Barang Tumbuh 8 Persen

Keandalan armada yang terjaga turut berdampak terhadap peningkatan kinerja operasional KAI Divre I Sumatera Utara sepanjang Semester I 2026. Jumlah pelanggan kereta api mencapai 1.391.120 orang, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, sektor logistik juga mencatatkan pertumbuhan positif. Volume angkutan barang menembus 387.895 ton, atau naik sekitar 8 persen dibanding Semester I 2025. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap layanan transportasi kereta api di Sumatera Utara.

Peran Strategis Dukung Mobilitas dan Distribusi Barang

Dengan tren pertumbuhan jumlah penumpang serta meningkatnya kebutuhan distribusi logistik, peran Balai Yasa Pulubrayan diproyeksikan semakin vital dalam menjaga kesiapan armada yang beroperasi di berbagai lintas wilayah Sumatera Utara. Anwar menegaskan Balai Yasa menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan layanan transportasi kereta api. "Balai Yasa Pulubrayan merupakan penjaga keandalan sarana perkeretaapian di Sumatera Utara. Armada yang selalu dalam kondisi prima menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat maupun distribusi barang dapat berlangsung secara aman, andal, dan tepat waktu," ujarnya.
Sumber
:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
Polrestabes Medan Buru Pemasok Vape Narkoba Jaringan DJ Kamboja
PUD Pasar Kota Medan Bidik Pasar Petisah Jadi Ikon Kuliner Kota Medan
PSMS Medan Menggila di Kandang, Persiku Kudus Dihantam 6-0
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter
PSMS Medan vs Persiku Kudus: Tiga Poin Jadi Target di Kandang Perdana