Topikseru.com - Timnas Argentina kembali menunjukkan mental juara di panggung Piala Dunia 2026. Sempat tertinggal dua gol dari Mesir pada babak 16 besar, La Albiceleste menciptakan salah satu comeback paling dramatis di turnamen ini sebelum memastikan kemenangan dan tiket ke perempat final.
Momen emosional tak hanya dirasakan para pemain. Pelatih Lionel Scaloni bahkan mengaku kehabisan kata-kata usai menyaksikan perjuangan luar biasa yang diperlihatkan skuadnya hingga peluit panjang berbunyi.
"Saya tidak bisa melihat ke atas, maaf. Saya benar-benar emosional saat ini," ujar Scaloni kepada FIFA seusai pertandingan.
Argentina Bangkit dari Jurang Kekalahan
Laga sempat berjalan di luar dugaan. Mesir tampil tanpa rasa takut dan berhasil membuat juara bertahan berada dalam tekanan sejak menit-menit awal.
Gol Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko membawa Mesir unggul 2-0, membuat Argentina berada di ambang tersingkir. Hingga memasuki 10 menit terakhir pertandingan, harapan La Albiceleste untuk mempertahankan gelar tampak semakin menipis.
Namun, karakter juara kembali berbicara.
Bek Cristian Romero membuka jalan kebangkitan Argentina lewat gol yang membakar semangat rekan-rekannya. Tak lama berselang, sang kapten Lionel Messi menyamakan kedudukan sebelum Enzo Fernández memastikan kemenangan dramatis melalui gol penentu yang mengirim Argentina ke delapan besar.
Scaloni: Kelompok Pemain Ini Luar Biasa
Selepas laga, Scaloni mengaku sulit menggambarkan perasaannya. Menurutnya, kemenangan tersebut menjadi bukti kekuatan mental dan semangat pantang menyerah skuad Argentina.
"Sungguh luar biasa kelompok pemain ini. Sudah ya, saya harus pergi," kata Scaloni singkat sambil menahan emosi.
Respons emosional pelatih berusia 48 tahun itu menggambarkan betapa beratnya pertandingan yang harus dilalui Argentina sebelum akhirnya memastikan kelolosan.
Lionel Messi Kembali Tampil sebagai Pemimpin
Di tengah tekanan yang terus berlanjut dari Mesir, Lionel Messi kembali menunjukkan perannya sebagai pemimpin tim.
Gol yang dicetak sang megabintang menjadi titik balik pertandingan sekaligus membangkitkan kepercayaan diri Argentina untuk terus menekan hingga menit-menit akhir.
Selain kontribusi dalam mencetak gol, Messi juga aktif membangun serangan dan menjaga tempo permainan ketika Argentina mulai mengambil alih dominasi.
Asa Pertahankan Gelar Dunia Masih Terbuka
Kemenangan atas Mesir memastikan Argentina tetap menjaga peluang mempertahankan trofi Piala Dunia yang mereka raih pada edisi sebelumnya.
Di babak perempat final, La Albiceleste akan menghadapi pemenang duel antara Kolombia dan Swiss. Laga tersebut akan menjadi ujian berikutnya bagi Messi dan kolega dalam upaya mewujudkan gelar juara dunia secara beruntun.
Jika mampu terus mempertahankan performa dan mental bertanding seperti saat menghadapi Mesir, Argentina kembali menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mengangkat trofi di penghujung turnamen.
Comeback yang Bisa Menjadi Titik Balik Argentina
Kebangkitan dari ketertinggalan dua gol menjadi lebih dari sekadar kemenangan. Laga ini berpotensi menjadi momentum yang memperkuat kepercayaan diri Argentina dalam menghadapi fase-fase krusial Piala Dunia 2026.
Mentalitas juara yang para pemain tunjukkan saat berada di bawah tekanan menjadi modal berharga bagi Scaloni dan para pemain untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat menuju semifinal.
Berita Terkait