Kamis, 24 September 2026

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Nomor 10 Resmi Berakhir

Muchlis - Senin, 31 Agustus 2026 22:59 WIB
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Nomor 10 Resmi Berakhir
Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina
Topikseru.com - Lionel Messi akhirnya mengucapkan selamat tinggal kepada tim nasional Argentina. Megabintang berusia 39 tahun itu mengumumkan keputusan pensiun dari Timnas Argentina melalui sebuah surat yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Senin (31/8/2026). Keputusan tersebut datang setelah Messi melewati periode panjang bersama Argentina, termasuk perjalanan hingga final Piala Dunia 2026. Bagi Messi, meninggalkan tim nasional bukan keputusan yang mudah. Namun setelah merenungkan perjalanan panjangnya, pemain yang identik dengan nomor 10 itu merasa waktunya telah tiba untuk membuka lembaran baru. "Setelah waktu yang berlalu sejak final (Piala Dunia 2026) dan setelah banyak memikirkannya, saya ingin menyampaikan kepada semuanya bahwa saya pensiun dari tim nasional," ujar Messi dalam suratnya.

Dari Beban Kritik hingga Mengangkat Trofi Piala Dunia

Perjalanan Lionel Messi bersama Timnas Argentina tidak selalu dipenuhi kejayaan. Selama bertahun-tahun, Messi harus menghadapi tekanan besar ketika membela La Albiceleste. Ekspektasi publik Argentina begitu tinggi terhadap pemain yang sejak usia muda dianggap sebagai penerus Diego Maradona. Namun, jalan menuju puncak tidak berlangsung singkat. Messi sempat merasakan pahitnya kegagalan di sejumlah final sebelum akhirnya mampu mengubah cerita bersama Argentina. Titik balik terbesar datang pada Copa America 2021. Argentina mengalahkan Brasil di final dan Messi akhirnya meraih trofi senior pertamanya bersama tim nasional. Setahun kemudian, kesuksesan kembali datang melalui Finalissima 2022. Namun pencapaian yang paling monumental terjadi di Qatar.

Piala Dunia 2022 Jadi Mahkota Karier Internasional Messi

Piala Dunia 2022 menjadi panggung yang menyempurnakan perjalanan Lionel Messi bersama Argentina. Di Qatar, Messi tampil sebagai pemimpin sekaligus pemain utama Argentina hingga pertandingan final. Dalam laga puncak melawan Prancis, Argentina akhirnya keluar sebagai juara melalui drama adu penalti setelah pertandingan berakhir 3-3 hingga perpanjangan waktu. Messi mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut dan kemudian menyelesaikan tugasnya dalam adu penalti. Trofi Piala Dunia yang selama bertahun-tahun terasa begitu jauh akhirnya berada di tangannya. Bagi Argentina, kemenangan itu bukan sekadar gelar juara dunia. Itu menjadi jawaban atas perjalanan panjang Messi bersama tim nasional.

Empat Trofi dan Rekor yang Sulit Dikejar

Messi meninggalkan Timnas Argentina dengan catatan yang mencerminkan besarnya kontribusinya. Selama memperkuat Argentina, Messi mencatat:
  • 196 penampilan
  • 115 gol
  • Copa America 2021
  • Finalissima 2022
  • Piala Dunia 2022
  • Copa America 2024
Empat trofi tersebut menjadi bagian dari warisan Messi bersama Argentina. Dia bukan lagi sekadar pemain dengan kemampuan teknis luar biasa. Messi telah berubah menjadi simbol sebuah generasi yang akhirnya berhasil membawa Argentina kembali ke puncak sepak bola dunia. "Saya Sudah Memberikan Semuanya" Dalam pesan perpisahannya, Messi menegaskan bahwa dirinya telah memberikan seluruh kemampuan selama membela Argentina. Dia mengatakan selalu berusaha menghadirkan kebahagiaan sekaligus membuat masyarakat Argentina bangga melalui sepak bola. "Saya sudah memberikan semuanya, saya tidak punya lagi yang bisa diberikan. Selain itu, ada pemain-pemain muda hebat yang datang dan mereka layak mendapatkan kesempatan," kata Messi. Kalimat tersebut sekaligus memperlihatkan alasan lain di balik keputusan pensiun Lionel Messi. Timnas Argentina kini memiliki generasi baru yang membutuhkan ruang untuk berkembang. Messi memilih mundur ketika namanya masih berada di puncak perhatian, sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk mengambil peran yang lebih besar.

Dari Lapangan ke Tribun

Setelah dua dekade membela Argentina, Messi kini akan menyaksikan perjalanan tim nasional dari luar lapangan. Dia mengaku akan merindukan dukungan masyarakat Argentina yang selama ini mengiringi perjalanannya. "Sekarang saya akan menjadi salah satu dari kalian, selalu mendukung dari luar, baik dalam keadaan baik maupun buruk, terlebih lagi saat buruk," ujarnya. Pernyataan itu menggambarkan perubahan peran yang cukup besar. Selama bertahun-tahun, jutaan penggemar Argentina terbiasa melihat Messi berada di tengah lapangan dengan ban kapten dan nomor 10 di punggungnya. Kini, untuk pertama kalinya dalam waktu yang panjang, mereka harus membayangkan Argentina tanpa sosok tersebut.

Messi Pergi dengan Kepala Tegak

Dalam surat perpisahannya, Messi juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, pelatih, rekan setim, serta para pengurus yang telah menjadi bagian dari perjalanan internasionalnya. Dia membawa pulang kenangan yang menurutnya tidak akan pernah terlupakan. "Saya mencintai kalian. Terima kasih Tuhan karena telah menjadikan saya orang Argentina," kata Messi menutup pesannya. Kalimat itu menjadi penutup perjalanan internasional seorang pemain yang pernah merasakan hampir seluruh sisi sepak bola bersama negaranya. Ada kekalahan, kritik, kegagalan di final, air mata, kemudian kebangkitan dan trofi. Pada akhirnya, Lionel Messi meninggalkan Timnas Argentina bukan dengan pertanyaan tentang apa yang belum ia menangkan, tetapi dengan warisan empat gelar utama dan status sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola Argentina. Nomor 10 itu kini memasuki babak baru. Dan bagi Argentina, tantangan berikutnya bukan hanya mencari pengganti seorang kapten. Mereka harus menemukan cara untuk melanjutkan era yang selama lebih dari dua dekade dibangun bersama Lionel Messi.
Sumber
:
Berita Terkait
Pecahkan Rekor! Kylian Mbappe Sang Top Skor Piala Dunia 2026
Spanyol Pecahkan Rekor tak Terkalahkan Sepanjang Masa Piala Dunia 2026
Messi Gagal Bawa Argentina Raih Piala Dunia 2026 Dibanjiri Air Mata dan Tepuk Tangan
Singkirkan Argentina, Spanyol Sabet Juara Piala Dunia 2026 Lewat Extra Time dengan Skor 1-0
Babak II Spanyol vs Argentina Skor Masih 0-0: Enzo Fernandez Diganjar Kartu Merah
Babak I Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026: Skor Masih Kacamata 0-0