Topikseru.com - Dua momen krusial mengguncang Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam 45 menit pertama duel panas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Laga panggung rivalitas abadi antara Timnas Indonesia dan Malaysia tertahan imbang tanpa gol hingga turun minum, namun harus dibayar mahal oleh tuan rumah usai Thom Haye diusir keluar lapangan.
Pertandingan berintensitas tinggi sejak menit awal ini memaksa Skuad Garuda merubah total skema taktis mereka setelah bermain dengan sepuluh orang jelang akhir babak pertama.
Baca Juga:
Baru tiga menit laga berjalan, gemuruh puluhan ribu pendukung di SUGBK sempat pecah saat Justin Hubner mengoyak jala gawang Malaysia.
Namun, selebrasi tuan rumah terhenti seketika setelah wasit menganulir gol tersebut akibat posisi offside dalam proses pembentukan serangan.
Selepas ancaman tersebut, armada Indonesia perlahan mengambil alih kendali permainan hingga memasuki menit ke-10.
Gelombang serangan dibangun rapi dari lini belakang, merespons skema pertahanan rapat Malaysia yang lebih mengandalkan transisi balik cepat.
Harimau Malaya sempat memberikan ancaman balasan pada menit ke-16.
Memanfaatkan celah di area sayap, tim tamu mengurung lini pertahanan Garuda dan melepaskan tekanan bertubi-tubi yang menguji ketenangan barisan belakang Indonesia.
Peluang emas kembali didapatkan Indonesia pada menit ke-24. Meloloskan diri dari jebakan offside, Thom Haye berdiri bebas tanpa kawalan di muka gawang Syihan Hazmi.
Namun, gelandang berpengalaman ini memilih menyodorkan umpan kepada Ole Romeny daripada mengeksekusi langsung, sehingga momentum emas tersebut menguap tanpa menghasilkan ancaman berarti.
Thom Haye melakukan pelanggaran keras terhadap penyerang sayap Malaysia, Arif Aiman, di area tengah lapangan. Keputusan awal wasit Ko Hyungjin yang merogoh kartu kuning mendadak berubah setelah mendapat intervensi dari bilik Video Assistant Referee (VAR).
Usai meninjau layar monitor di pinggir lapangan, sang pengadil membatalkan kartu kuning dan menganugerahkan kartu merah langsung kepada Haye pada menit ke-37. Indonesia pun terpaksa melanjutkan laga dengan 10 pemain.
Kendati dalam posisi tertekan, Indonesia hampir mencetak gol pembuka di masa injury time. Lewat skema serangan balik kilat, bek sayap Dean James mendapat ruang tembak terbuka di dalam kotak penalti.
Apes bagi Indonesia, sepakan keras James masih sanggup ditepis secara gemilang oleh Syihan Hazmi.
Hingga babak pertama berakhir, papan skor di SUGBK tetap menunjukkan angka 0-0, mematok babak kedua menjadi ujian daya tahan taktis bagi sepuluh penggawa Garuda.
Malaysia (4-3-3): Syihan Hazmi; Brad Tapp, Quentin Cheng, Dion Cools, LaVere Corbin Ong; Manuel Hidalgo, Stuart Wilkin, Nooa Laine; Faisal Halim, Bergson, Arif Aiman.