Rabu, 07 Oktober 2026

Messi Pensiun dari Argentina, Tinggalkan 207 Laga dan 125 Gol

Muchlis - Rabu, 07 Oktober 2026 02:58 WIB
Messi Pensiun dari Argentina, Tinggalkan 207 Laga dan 125 Gol
Lionel Messi menutup perjalanan panjang bersama Timnas Argentina.

Topikseru.com - Dua dekade lebih, ratusan pertandingan, ratusan gol, empat trofi besar, dan satu mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan. Kini, perjalanan Lionel Messi bersama Timnas Argentina memasuki halaman terakhir.

Messi dijadwalkan menjalani pertandingan perpisahan bersama Argentina ketika menghadapi Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, Selasa (6/10/2026) malam waktu setempat.

Pertandingan tersebut menjadi panggung terakhir Messi mengenakan seragam La Albiceleste di hadapan publik Argentina.

Baca Juga:

Namun sebelum laga dimulai, Messi lebih dulu menyampaikan pesan yang menggambarkan betapa dalam hubungan dirinya dengan jersey Argentina.

Melalui video yang dirilis adidas, Messi berbicara tentang seragam yang sejak kecil menjadi impiannya hingga akhirnya membawanya menuju puncak sepak bola dunia.

"Waktunya telah tiba. Saya pergi dengan damai. Saya memberikan segalanya. Jersei ini adalah mimpi saya. Kebanggaan saya. Dan hidup saya."

Pesan itu menjadi gambaran singkat tentang perjalanan panjang Messi bersama Argentina: bukan sekadar karier internasional, tetapi sebuah hubungan yang melewati kemenangan, kegagalan, kritik, hingga akhirnya berujung pada pencapaian tertinggi.

Dari Pemain yang Dikritik Menjadi Ikon Argentina

Perpisahan Messi terasa semakin besar karena perjalanan awalnya bersama tim nasional tidak selalu berjalan mulus.

Ketika pertama kali membela Argentina, Messi harus berhadapan dengan ekspektasi luar biasa. Performanya di level klub bersama Barcelona membuat publik Argentina berharap hal yang sama terjadi ketika ia mengenakan seragam nasional.

Namun proses tersebut membutuhkan waktu.

Messi sempat menjadi sasaran kritik ketika Argentina gagal meraih gelar. Bahkan, pada 2016 ia pernah mengumumkan pensiun dari tim nasional sebelum akhirnya kembali.

Kembalinya Messi kemudian menjadi awal dari periode paling sukses dalam sejarah modern Argentina.

Bersama generasi yang dipimpin pelatih Lionel Scaloni, Messi akhirnya menemukan formula yang membuat Argentina kembali menjadi kekuatan utama sepak bola dunia.

Semua Terbayar di Qatar

Jika ada satu momen yang merangkum perjalanan Messi bersama Argentina, jawabannya adalah Piala Dunia 2022 di Qatar.

Trofi tersebut menjadi kepingan yang selama bertahun-tahun hilang dari koleksi Messi.

Argentina mengalahkan Prancis melalui drama adu penalti pada final di Lusail. Messi mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut dan mengangkat trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Setelah bertahun-tahun dibandingkan dengan legenda Argentina seperti Diego Maradona, Messi akhirnya memiliki mahkota yang selama ini paling diinginkannya.

Piala Dunia 2022 juga menjadi puncak dari periode emas Argentina.

Sebelumnya, Messi dan Argentina telah memenangkan Copa America 2021 dan Finalissima 2022. Dua tahun setelah menjuarai Piala Dunia, Argentina kembali mengangkat Copa America 2024.

Empat Trofi yang Mengubah Cerita Messi

Karier Messi bersama Argentina pada akhirnya ditutup dengan empat gelar utama:

  • Copa America 2021
  • Finalissima 2022
  • Piala Dunia 2022
  • Copa America 2024
Empat trofi tersebut menjadi jawaban atas perjalanan panjang yang sebelumnya dipenuhi pertanyaan mengenai kemampuan Messi membawa Argentina meraih gelar.

Tidak hanya koleksi trofi, Messi juga meninggalkan sejumlah rekor individual.

Menurut data resmi Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Messi menutup kariernya sebagai pemain dengan penampilan terbanyak dan pencetak gol terbanyak dalam sejarah Timnas Argentina. Totalnya mencapai 207 pertandingan dan 125 gol, ditambah 66 assist.

Angka tersebut membuat perpisahan Messi bukan sekadar pergantian generasi.

Argentina kehilangan pemain yang selama bertahun-tahun menjadi pusat permainan sekaligus simbol tim nasional.

Monumental Jadi Panggung Terakhir

Pilihan tempat perpisahan juga memiliki makna tersendiri.

Stadion Monumental di Buenos Aires menjadi lokasi ketika Messi kembali mengenakan jersey Argentina di hadapan para pendukungnya untuk terakhir kalinya.

Argentina menghadapi Benin dalam pertandingan persahabatan pada rangkaian FIFA Matchday. Bagi Benin, laga tersebut tetap menjadi pertandingan internasional. Namun bagi Argentina, perhatian terbesar tertuju pada satu nama: Messi.

AFA bahkan menggambarkan pertandingan tersebut sebagai bab terakhir perjalanan Messi bersama Argentina di tanah kelahirannya.

Lebih dari dua dekade setelah memulai perjalanan internasionalnya, sang kapten akhirnya mendapatkan kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal di depan pendukung yang selama bertahun-tahun mengikuti seluruh perjalanannya.

Messi Memilih Pergi dengan Tenang

Messi sebelumnya sudah mengumumkan keputusan pensiun dari tim nasional melalui surat yang dipublikasikan pada Agustus 2026.

Dalam pesan tersebut, Messi mengatakan keputusan itu terasa menyakitkan. Namun, ia merasa waktunya telah tiba untuk menutup perjalanan bersama Argentina.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya selalu memberikan seluruh kemampuan ketika membela negaranya.

Kini, setelah pertandingan terakhir di depan publik Argentina tiba, pesan tersebut mendapatkan bentuk yang lebih nyata.

Messi tidak pergi karena kekurangan pencapaian.

Dia pergi setelah mendapatkan hampir semua yang bisa diimpikan seorang pesepak bola bersama tim nasional: menjadi kapten, memenangkan Copa America, mengangkat Piala Dunia, memecahkan rekor gol, dan menjadi pemain dengan penampilan terbanyak untuk negaranya.

Akhir dari Era Messi di Argentina

Selama lebih dari 20 tahun, nama Messi melekat dengan sepak bola Argentina.

Dari pemain muda yang datang dari akademi hingga kapten yang membawa negaranya menjadi juara dunia, perjalanannya berubah dari kisah tentang tekanan menjadi kisah tentang warisan.

Dan ketika pertandingan melawan Benin berakhir, Argentina akan memasuki era baru tanpa pemain yang selama bertahun-tahun menjadi wajah utama La Albiceleste.

Messi meninggalkan tim nasional dengan 207 penampilan, 125 gol, empat gelar utama, dan sebuah Piala Dunia yang dahulu terasa seperti mimpi.

Kini, mimpi itu sudah menjadi sejarah.

Dan jersey Argentina yang pernah ia sebut sebagai mimpi, kebanggaan, dan hidupnya akan selamanya menjadi bagian dari warisan Lionel Messi.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Nomor 10 Resmi Berakhir
Spanyol Pecahkan Rekor tak Terkalahkan Sepanjang Masa Piala Dunia 2026
Messi Gagal Bawa Argentina Raih Piala Dunia 2026 Dibanjiri Air Mata dan Tepuk Tangan
Singkirkan Argentina, Spanyol Sabet Juara Piala Dunia 2026 Lewat Extra Time dengan Skor 1-0
Babak II Spanyol vs Argentina Skor Masih 0-0: Enzo Fernandez Diganjar Kartu Merah
Babak I Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026: Skor Masih Kacamata 0-0