Topikseru.com, Bekasi - Kemenangan yang sudah berada di depan mata buyar dalam hitungan menit. PSMS Medan harus pulang dengan satu poin setelah ditahan imbang Semen Padang 1-1 dalam lanjutan Pegadaian Championship di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10/2026).
Drama terjadi pada masa tambahan waktu. Javier Siverio membawa PSMS unggul pada menit ke-90+5, tetapi keunggulan tersebut tak bertahan hingga peluit panjang. Ari Maring mencetak gol penyeimbang bagi Semen Padang pada menit ke-90+14.
Hasil ini menjadi pukulan bagi PSMS. Setelah berjuang sepanjang pertandingan untuk mendapatkan keunggulan, tim berjuluk Ayam Kinantan itu gagal mempertahankan skor ketika laga memasuki fase paling krusial.
Baca Juga:
Bagi pelatih Eko Purdjianto, masalah yang muncul bukan sekadar hasil imbang, melainkan konsentrasi pemain yang belum terjaga sampai pertandingan benar-benar selesai.
Namun, keunggulan pada menit-menit akhir menuntut disiplin ekstra. PSMS harus mampu menjaga organisasi pertahanan, mengantisipasi tekanan lawan, dan menghindari kesalahan saat Semen Padang berusaha mencari gol balasan.
Situasi justru berbalik pada menit ke-90+14. Ari Maring berhasil menyamakan kedudukan dan menggagalkan peluang PSMS membawa pulang tiga poin.
Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. PSMS pun harus menerima kenyataan bahwa gol Siverio belum cukup untuk mengamankan kemenangan.
"Kami sempat unggul, pada menit akhir kita kebobolan. Sangat disayangkan, tapi inilah sepak bola," kata Eko.
Menurutnya, fokus pemain tidak boleh hanya muncul ketika tim sedang mengejar gol atau mempertahankan keunggulan. Konsentrasi harus dijaga sejak awal hingga wasit mengakhiri pertandingan.
"Kami tanamkan ke pemain harus fokus sepanjang pertandingan sampai menit terakhir. Ke depannya akan kita perbaiki untuk menghadapi PSIS Semarang," ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan pekerjaan rumah PSMS setelah kehilangan dua poin potensial. Dalam pertandingan yang berjalan ketat, kelengahan singkat pada akhir laga dapat mengubah hasil yang sudah hampir diamankan.
"Gol terjadi saat insiden kiper cedera. Tadi pemain saat insiden pertandingan sempat berhenti lama. Makanya, di awal pertandingan itu saya selalu beritahu ke pemain bahwa harus fokus dari menit awal sampai akhir," jelasnya.
Situasi tersebut menjadi bagian dari evaluasi PSMS setelah pertandingan. Meski laga sempat terhenti, Eko menekankan pentingnya menjaga kesiapan dan konsentrasi ketika permainan kembali berjalan.
Namun, insiden itu tidak dengan sendirinya menjelaskan seluruh proses terjadinya gol Semen Padang. Rincian kronologi dan situasi di lapangan tetap perlu dilihat berdasarkan jalannya pertandingan secara utuh.
"Kami mengapresiasi semua teman-teman yang berjuang dari awal hingga akhir pertandingan. Tadi kita hampir menang, tapi inilah sepak bola, menit terakhir yang menentukan," ujar Azis.
Dia berharap pengalaman kehilangan keunggulan tersebut membuat PSMS lebih disiplin dalam menjaga fokus pada pertandingan selanjutnya.
"Pertandingan ini tentunya jadi pembelajaran bagi kami agar lebih fokus lagi dari awal sampai akhir pertandingan," tambahnya.
Pernyataan Azis memperlihatkan bahwa persoalan yang disoroti pemain sejalan dengan evaluasi pelatih. PSMS perlu memastikan kerja keras selama pertandingan tidak berakhir sia-sia akibat kehilangan konsentrasi pada fase penentuan.
Tim pelatih perlu membenahi cara pemain mengelola situasi ketika unggul, terutama saat lawan meningkatkan tekanan pada akhir pertandingan.
Selain pertahanan, komunikasi antarpemain dan kemampuan menjaga fokus setelah jeda permainan juga menjadi aspek yang patut diperhatikan.
Satu poin dari laga ini tetap menambah hasil yang dibawa pulang PSMS, tetapi cara mereka kehilangan peluang kemenangan menjadi catatan tersendiri.
Bagi Ayam Kinantan, tantangan berikutnya bukan hanya mencetak gol atau bermain agresif. Mereka juga harus membuktikan mampu mempertahankan keunggulan sampai pertandingan berakhir.
Sebab, seperti yang kembali terlihat di Bekasi, pertandingan sepak bola tidak selesai ketika sebuah tim mencetak gol. Kemenangan baru benar-benar aman ketika peluit akhir berbunyi.