Senin, 26 Oktober 2026

Persija Comeback Dramatis, Tumbangkan Persik 2-1 dan Makin Kokoh di Puncak Super League

Muchlis - Senin, 26 Oktober 2026 22:20 WIB
Persija Comeback Dramatis, Tumbangkan Persik 2-1 dan Makin Kokoh di Puncak Super League
Foto: Antara
Pesepak bola Persija Jakarta Rizky Ridho berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Persik Kediri dalam pertandingan BRI Super League di Jakarta International Stadium, Jakarta, Senin (26/10/2026).

Topikseru.com - Persija Jakarta menunjukkan mentalitas juara saat menjamu Persik Kediri pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027. Sempat tertinggal pada babak pertama, Macan Kemayoran bangkit lewat dua gol dalam rentang dua menit untuk mengunci kemenangan 2-1 di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (26/10/2026).

Persik lebih dahulu mengejutkan tuan rumah melalui sundulan Imanol Garcia pada menit ke-10. Namun, Persija mengubah jalannya pertandingan selepas turun minum.

Denis Kolinger menyamakan kedudukan pada menit ke-64, sebelum Rizky Ridho membawa tuan rumah berbalik unggul dua menit kemudian.

Baca Juga:

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Persija memperkuat posisinya di puncak klasemen dengan koleksi 18 poin, unggul empat angka dari Dewa United Banten FC yang mengantongi 14 poin.

Persik Bikin Persija Kesulitan Sejak Awal

Persik Kediri datang ke JIS dengan pendekatan agresif. Tim berjuluk Macan Putih itu menerapkan pressing tinggi yang membuat Persija kesulitan membangun serangan secara leluasa.

Strategi tersebut membuahkan hasil pada menit ke-10. Imanol Garcia berhasil menyambut umpan Ernesto Gomez dengan sundulan yang membawa Persik unggul 1-0.

Gol cepat itu memaksa Persija mencari cara untuk menembus pertahanan tim tamu. Akan tetapi, sejumlah upaya tuan rumah belum menghasilkan peluang bersih karena aliran bola ke sepertiga akhir kerap terhenti.

Persija sempat mendapatkan kesempatan melalui Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke-34. Tusukannya ke kotak penalti diakhiri dengan umpan tarik, tetapi pemain Persik mampu memotong bola sebelum menjadi ancaman serius.

Menjelang turun minum, tekanan Persija mulai menghasilkan peluang yang lebih berbahaya. Pada menit ke-43, Witan Sulaeman mengirim bola kepada Arlyansyah, yang kemudian melepaskan tembakan kaki kiri. Upaya itu masih bisa diblok pertahanan Persik.

Dua menit berselang, Alexander Jeremejeff memperoleh peluang emas setelah kesalahan pemain belakang Persik. Namun, penyelesaiannya justru membentur mistar gawang.

Persija bahkan harus waspada terhadap serangan balik menjelang jeda. Ernesto Gomez mendapatkan kesempatan pada masa tambahan waktu babak pertama, tetapi tembakannya berhasil diamankan kiper Nadeo Argawinata.

Persik pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Pergantian Shin Tae-yong Mengubah Permainan

Memasuki babak kedua, pelatih Persija Shin Tae-yong melakukan perubahan komposisi pemain. Rizky Ridho dan Kwon Chang-hoon masuk menggantikan Fabio Calonego serta Witan Sulaeman.

Sebelumnya, Persija juga telah melakukan pergantian pada menit ke-22 setelah Kerim Memija mengalami cedera dan digantikan Rio Fahmi.

Perubahan selepas jeda membuat Persija tampil lebih terorganisasi. Tuan rumah mulai mampu mengendalikan permainan sekaligus meredam serangan balik Persik yang sebelumnya merepotkan lini pertahanan mereka.

Tekanan itu akhirnya menghasilkan gol penyama kedudukan pada menit ke-64. Denis Kolinger mencetak gol melalui sundulan membelakangi gawang setelah memanfaatkan tendangan bebas Rayhan Hannan.

JIS pun menjadi saksi kebangkitan tuan rumah. Belum sempat Persik menata kembali pertahanannya, Persija kembali mencetak gol.

Pada menit ke-66, situasi bola mati yang dieksekusi Kwon Chang-hoon berlanjut menjadi peluang bagi Kolinger. Bek Persija itu mengirimkan bola kepada Rizky Ridho, yang langsung melepaskan tembakan first time untuk menaklukkan Husna Al Malik.

Dalam waktu dua menit, skor berubah dari 0-1 menjadi 2-1 untuk Persija.

Persija Berbalik Unggul, Persik Gagal Memaksimalkan Peluang

Setelah unggul, Persija bermain dengan kepercayaan diri yang lebih besar. Mereka beberapa kali menemukan ruang di pertahanan Persik melalui serangan cepat.

Pada menit ke-72, Kwon Chang-hoon berhasil lolos dari kawalan dan mengirimkan umpan kepada Alexander Jeremejeff. Namun, penyerang asal Swedia tersebut gagal memaksimalkan peluang karena tembakannya melambung di atas gawang.

Dua menit kemudian, Arlyansyah Abdulmanan mendapat kesempatan setelah berhadapan dengan pemain Persik di sisi kanan. Tembakannya masih dapat ditepis Husna Al Malik.

Persik tidak menyerah. Tim tamu terus berupaya mengejar gol penyama kedudukan pada 10 menit terakhir, termasuk melalui situasi bola mati yang membuka peluang untuk menekan pertahanan Persija.

Drama terjadi ketika Ivan Mamut sempat mencetak gol ketiga bagi Persija. Namun, gol tersebut dianulir setelah peninjauan melalui video assistant referee (VAR) menunjukkan adanya pelanggaran dalam proses serangan sebelum gol tercipta.

Keputusan itu membuat Persik tetap memiliki kesempatan untuk mengejar hasil imbang. Akan tetapi, peluang terakhir mereka tidak berbuah gol hingga pertandingan berakhir.

Persija pun memastikan kemenangan 2-1.

Persija Menjauh, Persaingan Papan Atas Memanas

Tambahan tiga poin membuat Persija mengoleksi 18 poin dari tujuh pertandingan dan mempertahankan posisi teratas klasemen sementara BRI Super League 2026/2027.

Dewa United Banten FC berada di posisi kedua dengan 14 poin. Jarak empat poin tersebut menjadi modal penting bagi Persija, meskipun kompetisi masih panjang dan posisi klasemen dapat berubah pada pertandingan berikutnya.

Sementara itu, Persik Kediri harus mengevaluasi kegagalan mempertahankan keunggulan setelah tampil menjanjikan pada babak pertama. Tim asal Kediri tersebut mengoleksi 10 poin dari tujuh laga, hasil tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan.

Bagi Persija, kemenangan ini memperlihatkan pentingnya kemampuan beradaptasi ketika strategi awal tidak berjalan sesuai rencana.

Perubahan pemain setelah jeda membantu mengubah dinamika pertandingan, sementara penyelesaian Kolinger dan Ridho menjadi pembeda.

Macan Kemayoran kini membawa momentum positif dari JIS. Namun, konsistensi pada pertandingan berikutnya akan menjadi ujian berikutnya jika mereka ingin mempertahankan keunggulan dalam persaingan menuju gelar Super League.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
Shin Tae-yong Buka Suara soal Ancaman Pengurangan Poin Persija, Ini Peringatannya untuk Jakmania
Persita vs Persija 3-2, Gol Menit Akhir Hentikan Rekor Macan Kemayoran