Senin, 26 Oktober 2026

Donasi Patungan untuk Hutan Tembus Rp13 Miliar, Ferry Irwandi Tolak Tawaran Endorse

Rizky Aisyah - Senin, 26 Oktober 2026 15:46 WIB
Donasi Patungan untuk Hutan Tembus Rp13 Miliar, Ferry Irwandi Tolak Tawaran Endorse
Donasi Patungan untuk Hutan yang digagas Ferry Irwandi bersama Kitabisa telah mencapai Rp13,45 miliar dari lebih 160.000 donatur.

Topikseru.com -Kreator konten Ferry Irwandi memilih memprioritaskan gerakan Patungan untuk Hutan dengan menunda penerimaan tawaran kerja sama bisnis dan endorsement selama November 2026. Keputusan ini diambil karena ia ingin fokus mengawal penyaluran bantuan untuk wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Di tengah kesibukan tersebut, penggalangan dana Patungan untuk Hutan yang digagas Ferry bersama Kitabisa telah mengumpulkan Rp13,45 miliar dari lebih dari 160.000 donatur. Angka itu tercatat hingga Sabtu, 24 Oktober 2026, dan mencapai sekitar 27 persen dari target Rp50 miliar.

Ferry Fokus Salurkan Bantuan ke Wilayah Terdampak

Baca Juga:

Ferry mengungkapkan bahwa dirinya belum dapat menerima tawaran kerja sama, bisnis, maupun endorsement selama November. Ia tetap menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah menawarkan kerja sama dan berharap kesempatan tersebut bisa terbuka pada waktu mendatang.

Keputusan itu sejalan dengan rencana Ferry untuk kembali turun langsung ke lapangan pada awal November. Ia berencana mengunjungi Kalimantan terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan ke Sumatra. Ferry juga mengupayakan kunjungan ke Papua untuk mendistribusikan bantuan sekaligus memetakan kebutuhan masyarakat di sana.

Kunjungan tersebut diharapkan membantu tim memahami kebutuhan warga secara langsung. Dengan begitu, penyaluran bantuan dapat disesuaikan dengan kondisi di setiap wilayah terdampak.

Donasi Terkumpul dari Lebih dari 160 Ribu Orang

Gerakan Patungan untuk Hutan dibuka pada 2 September 2026. Dana yang dihimpun ditujukan untuk mendukung mitigasi karhutla, respons darurat, serta restorasi ekosistem di Sumatra, Kalimantan, dan Papua.

Hingga 24 Oktober 2026, total donasi mencapai Rp13,45 miliar. Jumlah tersebut menunjukkan partisipasi lebih dari 160.000 donatur yang ikut mendukung upaya penanganan karhutla dan pemulihan lingkungan.

Meski demikian, jumlah tersebut masih jauh dari target awal sebesar Rp50 miliar. Dengan capaian sekitar 27 persen, penggalangan dana masih membutuhkan tambahan sekitar Rp36,55 miliar untuk mencapai target.

Bukan Hanya Mengumpulkan Dana

Melalui Patungan untuk Hutan, upaya yang dilakukan tidak berhenti pada pengumpulan donasi. Ferry juga merencanakan kunjungan ke sejumlah wilayah untuk menyalurkan bantuan dan memetakan kebutuhan masyarakat.

Penanganan karhutla membutuhkan berbagai langkah, mulai dari pencegahan dan respons darurat hingga pemulihan ekosistem. Dukungan bagi masyarakat yang terdampak juga menjadi bagian penting dari proses tersebut.

Sementara itu, keputusan Ferry menunda tawaran endorsement selama November membuat agenda penyaluran bantuan menjadi prioritasnya pada periode tersebut. Penggalangan dana pun masih berlanjut untuk mengejar target Rp50 miliar.

Perkembangan donasi berikutnya akan menentukan seberapa jauh target tersebut dapat tercapai. Untuk saat ini, dana Rp13,45 miliar yang terkumpul menjadi capaian sementara dari gerakan yang melibatkan lebih dari 160.000 donatur.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
Harta Kekayaan Endipat Wijaya, Anggota DPR yang Sindir Donasi Sumatera Rp 10 Miliar
Viral Wanita Kritik Rp 1.000 Per Hari Dikabarkan Ditangkap, Dedi Mulyadi Buka Suara
Jemaah Haji Kloter 9 KNO Galang Donasi untuk Dua Rekan Sakit Jelang Kepulangan
TikToker Rian Arifin Serahkan Donasi Rp 300 Juta untuk Pedagang Es Teh yang Diolok-olok Gus Miftah