Minggu, 08 November 2026

Bigetron by Vitality Ukir Sejarah! Singkirkan Team Liquid ID 4-3, Robot Merah Lolos ke M8 World Championship

Muchlis - Minggu, 08 November 2026 06:25 WIB
Bigetron by Vitality Ukir Sejarah! Singkirkan Team Liquid ID 4-3, Robot Merah Lolos ke M8 World Championship
Bigetron by Vitality mengalahkan Team Liquid ID dengan skor 4-3 dan lolos ke Grand Final MPL ID Season 18 serta M8 World Championship.

Topikseru.com - Bigetron by Vitality (BTR) akhirnya berhasil menembus panggung dunia Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Robot Merah memastikan satu tempat di Grand Final MPL Indonesia Season 18 sekaligus mengamankan tiket menuju M8 World Championship setelah melewati pertarungan dramatis melawan Team Liquid ID (TLID).

Bermain di Jatim Expo, Surabaya, Sabtu, Bigetron harus mengerahkan seluruh kemampuannya sebelum menundukkan TLID dengan skor tipis 4-3. Duel tujuh gim tersebut menjadi salah satu pertandingan paling menentukan dalam perjalanan BTR musim ini.

Kemenangan ini memiliki arti lebih besar daripada sekadar tiket final. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di kompetisi M Series yang telah berlangsung selama delapan tahun, Bigetron berhasil mengamankan tempat di kejuaraan dunia MLBB.

Baca Juga:

Pencapaian tersebut sekaligus menjadi pembuktian bahwa Robot Merah kini mampu bersaing di level tertinggi esports Mobile Legends.

Sempat Unggul 3-1, Bigetron Dipaksa Bermain hingga Gim Ketujuh

Pertandingan antara Bigetron dan Team Liquid ID berlangsung dengan tensi tinggi sejak awal. Kedua tim sama-sama memperlihatkan ambisi besar untuk mengamankan tiket Grand Final sekaligus menghindari berakhirnya perjalanan mereka di babak playoff.

Team Liquid ID membuka pertandingan dengan hasil positif. Aldhia "Aran" Aranda tampil menonjol dan membantu TLID mengamankan gim pertama sekaligus meraih predikat Player of the Game.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama.

Bigetron merespons dengan permainan lebih agresif pada gim kedua. Marcel Juan Moreno Sinulingga menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian dan membawa Robot Merah menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Momentum kemudian beralih ke kubu BTR.

Dylont "Shogun" Huraihira tampil solid pada gim ketiga untuk membawa Bigetron berbalik unggul. Kepercayaan diri Robot Merah semakin meningkat setelah kembali memenangkan gim keempat dan memperlebar jarak menjadi 3-1.

Di atas kertas, Bigetron hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci pertandingan.

Akan tetapi, Team Liquid ID membuktikan bahwa mereka belum menyerah.

TLID berhasil menemukan kembali ritme permainan dan merebut dua gim berturut-turut. Keunggulan BTR yang sebelumnya berada di angka 3-1 akhirnya terhapus. Skor berubah menjadi 3-3 dan pertandingan harus ditentukan melalui gim ketujuh.

Wipeout Jadi Titik Balik, Shogun Antar BTR ke Panggung Dunia

Gim ketujuh menjadi panggung pembuktian mentalitas Bigetron. Dalam situasi yang menentukan, Robot Merah mampu menemukan celah pada pertahanan Team Liquid ID. Mereka memanfaatkan momentum tersebut untuk melancarkan serangan penentu.

Sebuah wipeout menjadi momen krusial yang mengakhiri perlawanan TLID.

Bigetron pun memastikan kemenangan 4-3 sekaligus mengamankan tiket menuju Grand Final MPL ID Season 18.

Shogun kembali menjadi sorotan setelah dinobatkan sebagai Player of the Game pada gim penentuan. Kontribusinya menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan BTR melewati pertandingan dengan tekanan tinggi tersebut.

Kemenangan ini sekaligus memperlihatkan daya tahan mental Bigetron setelah sempat kehilangan keunggulan dua gim dan dipaksa memainkan pertandingan hingga batas maksimal.

Moreno: Perjuangan Panjang Akhirnya Terbayar

Keberhasilan menembus Grand Final dan mengamankan tiket M8 menjadi momen emosional bagi para pemain Bigetron.

Moreno menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendukung yang terus memberikan kepercayaan kepada Robot Merah sejak awal kompetisi.

Dia juga menyinggung perjalanan tim yang sebelumnya harus puas dengan pencapaian tiga besar dan belum mampu melangkah lebih jauh di kompetisi internasional.

"Ingin berterima kasih sama semua Bigetron Troopers, yang sudah mendukung kita dari hari pertama, dan puji Tuhan kita masih main di hari Minggu. Perjuangan kita untuk M Series dari yang sebelumnya Top 3, pulang lebih duluan, puji Tuhan bisa sampai titik ini," ujar Moreno melalui kanal MPL Indonesia.

Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya arti keberhasilan kali ini bagi Bigetron. Setelah melewati berbagai kegagalan di musim sebelumnya, mereka akhirnya mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kemampuan di panggung dunia.

TLID Tersingkir, NAVI dan BTR Siap Berebut Gelar Juara

Di sisi lain, kekalahan dari Bigetron mengakhiri perjalanan Team Liquid ID di MPL ID Season 18.

Hasil ini menjadi pukulan bagi TLID yang sebelumnya tampil impresif dengan mengakhiri babak regular season sebagai pemuncak klasemen.

Sementara itu, kemenangan BTR juga memastikan Indonesia memiliki tambahan wakil untuk berlaga di M8 World Championship.

Sebelumnya, NAVI telah lebih dahulu mengamankan tiket menuju turnamen dunia yang dijadwalkan berlangsung di Istanbul, Turki.

Kini, perhatian tertuju pada partai Grand Final MPL ID Season 18 yang akan mempertemukan Bigetron by Vitality melawan NAVI pada Minggu, 8 November.

Pertandingan tersebut bukan hanya menentukan siapa yang berhak mengangkat trofi juara MPL Indonesia musim ini, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk membuktikan dominasi mereka sebelum menghadapi persaingan internasional.

Bagi Bigetron, satu misi besar sudah berhasil dituntaskan: menembus panggung dunia untuk pertama kalinya. Kini, Robot Merah memiliki kesempatan menutup perjalanan bersejarah tersebut dengan gelar juara MPL ID Season 18.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait