Topikseru.com - Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza terus memburuk. Jumlah warga Palestina yang meninggal dunia akibat agresi militer Israel sejak 7 Oktober 2023 dilaporkan mencapai 74.640 orang. Sementara itu, sebanyak 175.947 orang lainnya mengalami luka-luka.
Angka tersebut menunjukkan besarnya dampak konflik berkepanjangan terhadap penduduk sipil Palestina. Di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih, rumah sakit di berbagai wilayah Gaza masih menerima korban baru akibat serangan udara maupun tembakan.
Berdasarkan laporan sejumlah sumber medis, fasilitas kesehatan di Jalur Gaza menerima tambahan 10 jenazah dan 22 korban luka dalam kurun waktu dua hari terakhir.
Baca Juga:
Data tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pemberlakuan gencatan senjata belum sepenuhnya menghentikan jatuhnya korban jiwa di wilayah Palestina tersebut.
Sumber medis menyebutkan, sejak gencatan senjata dimulai, sedikitnya 1.610 warga Palestina dilaporkan meninggal dunia akibat serangan udara dan tembakan Israel. Pada periode yang sama, sebanyak 5.819 orang lainnya mengalami luka-luka.
Selain korban meninggal dan terluka, proses evakuasi dari bangunan yang hancur juga masih berlangsung. Petugas dilaporkan telah berhasil mengeluarkan 849 jenazah dari bawah reruntuhan bangunan.
Temuan tersebut memperlihatkan bahwa dampak serangan sebelumnya masih terus dirasakan masyarakat Gaza, bahkan setelah kesepakatan penghentian pertempuran diberlakukan.
Sejumlah warga dilaporkan masih tertimbun di bawah bangunan yang runtuh. Sebagian lainnya diyakini tergeletak di jalanan dan belum mendapatkan penanganan medis.
Kondisi tersebut diperparah oleh keterbatasan akses bagi tim ambulans dan petugas penyelamat. Mereka belum dapat menjangkau seluruh lokasi terdampak untuk melakukan pencarian maupun mengevakuasi korban.
Akibatnya, jumlah korban sebenarnya berpotensi bertambah seiring berjalannya proses pencarian di antara puing-puing bangunan.
Tingginya angka kematian, banyaknya korban luka, serta terbatasnya kemampuan penyelamatan menjadi gambaran beratnya kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza.
Di tengah situasi tersebut, kebutuhan terhadap akses bantuan kemanusiaan, layanan kesehatan, dan perlindungan warga sipil tetap menjadi persoalan mendesak.