Kamis, 24 September 2026

Viral di TikTok, Pemandian Air Panas Lau Debuk-debuk Karo Diserbu Wisatawan saat Lebaran

Agustian - Rabu, 25 Maret 2026 18:06 WIB
Viral di TikTok, Pemandian Air Panas Lau Debuk-debuk Karo Diserbu Wisatawan saat Lebaran
Lau Debuk-debuk Karo
Topikseru.com, Karo - Kawasan wisata pemandian air panas di Lau Debuk-debuk, Kabupaten Karo, dipadati pengunjung pada H+4 Lebaran 2026. Salah satu titik yang paling ramai dikunjungi adalah Pemandian Alam Mitra Sibayak yang belakangan viral di media sosial. Lonjakan wisatawan terlihat sejak pagi hingga malam hari. Bahkan, sejumlah penginapan dan pondok di sekitar lokasi dilaporkan penuh, tidak mampu lagi menampung arus pengunjung yang terus berdatangan dari berbagai daerah.

Viral di Media Sosial, Tiket Masuk Terjangkau

Salah seorang pengunjung asal Namorambe, Deli Serdang, Fauziah, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menikmati pemandian air panas tersebut setelah melihatnya viral di TikTok. "Karena viral di TikTok dan harga masuknya murah, cuma Rp15 ribu. Kolamnya juga banyak, sepertinya baru direnovasi," ujarnya, Selasa (24/3/2026). Menurut Fauziah, kualitas fasilitas di lokasi ini tidak kalah dengan destinasi serupa seperti Pemandian Air Panas Pariban yang lebih dulu dikenal wisatawan.

Tarif Penginapan Naik Saat Libur Lebaran

Meski hanya berkunjung untuk berendam tanpa menginap, Fauziah sempat menanyakan tarif penginapan di sekitar lokasi. Ia menyebut harga kamar melonjak signifikan selama musim libur Lebaran. "Kalau hari besar bisa sampai Rp 1 juta per malam, ada juga yang Rp 600 ribu. Kalau hari biasa bisa lebih murah," katanya. Harga tersebut, lanjutnya, bervariasi tergantung fasilitas yang tersedia di masing-masing penginapan.

Kebersihan Masih Perlu Ditingkatkan

Dari segi pelayanan, pengunjung menilai petugas cukup ramah. Namun, kondisi kebersihan di beberapa area masih menjadi catatan. "Karena masih tahap renovasi, kebersihannya masih kurang," ujarnya.

Area Parkir Penuh, Pengunjung Terus Berdatangan

Berdasarkan pantauan di lokasi, hingga malam hari kawasan pemandian tetap dipadati pengunjung. Area parkir terlihat penuh oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Lonjakan kunjungan ini menjadi indikator meningkatnya minat wisata masyarakat selama libur Lebaran, terutama pada destinasi yang viral di media sosial dengan harga terjangkau.
Sumber
:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini
Pemprov Sumut Genjot Kawasan Unggulan Perikanan Tangkap & Budi Daya Integrasi Hulu-Hilir
BMKG Ungkap Potensi Hujan Meluas di Sumut 17 September, Banjir dan Longsor Mengintai
Banjir Rendam 7 Desa di Nias Barat, Ketinggian Air Capai 2 Meter