Kamis, 24 September 2026

Kapolres Tapteng Bungkam Soal Kasus Penjarahan Minimarket

Ameq - Minggu, 30 November 2025 07:05 WIB
Kapolres Tapteng Bungkam Soal Kasus Penjarahan Minimarket
Kapolres Tapteng bungkam
Topikseru.com - Polemik kasus penjarahan minimarket di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menjadi sorotan. Namun, Kapolres Tapteng AKBP Wahyu Endrajaya memilih bungkam ketika dimintai penjelasan soal penanganan lanjutan kasus tersebut. Sikap diam Kapolres ini menimbulkan tanda tanya publik, mengingat Polda Sumatera Utara menegaskan bahwa penanganan peristiwa penjarahan itu sudah dilimpahkan ke Polres Tapteng. Hingga Sabtu (29/11/2025), tidak ada keterangan resmi dari AKBP Wahyu mengenai langkah hukum ataupun perkembangan penyelidikan yang dilakukan aparat di wilayahnya.

Polda Sumut Pastikan Kasus Ditangani Polres Tapteng

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Dr. Ferry Walintukan memastikan bahwa aksi penjarahan minimarket tersebut memang terjadi di wilayah Tapanuli Tengah, tepatnya di Kecamatan Pandan. Dia menegaskan bahwa kasus tersebut kini berada di bawah penanganan Polres Tapteng. "Kami menyikapi adanya video penjarahan yang beredar. Kasusnya sudah ditangani Polres Tapteng," ujar Ferry dalam keterangannya. Menurut dia, penjarahan yang terjadi dipicu keterlambatan distribusi logistik ke wilayah terdampak banjir dan longsor. Akses jalan dari Tapanuli Utara menuju Tapteng tertutup total akibat material longsoran. "Akses tertutup material longsor. Saat ini sedang dilakukan pembersihan agar jalur bisa kembali normal," tambahnya. Ferry meminta masyarakat bersabar, mengingat BNPB bersama TNI dan Polri sedang mengupayakan pengiriman bantuan ke wilayah terdampak.

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Wilayah di Sumut

Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan ekstrem memicu banjir bandang dan longsor besar di sejumlah wilayah Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Tapanuli Tengah. Selain merusak fasilitas umum dan ribuan rumah, ratusan warga dilaporkan meninggal dunia. Banyak warga masih bertahan dengan kondisi kekurangan pasokan makanan dan kebutuhan dasar. Kondisi darurat ini diperparah karena bantuan logistik belum dapat masuk akibat jalur transportasi yang terputus.
Sumber
:
Berita Terkait
Pria di Tapanuli Tengah Gagal Mencuri, Malah Cabuli Anak SD Saat Bobol Rumah
Viral! Aksi Nekat Omak-omak Mau Jarah Minimarket di Aceh Dikecam Netizen: Bukan Korban Banjir!
Penjarahan Minimarket Tapteng: Aksi Massa Terpicu Kelaparan Usai Banjir Besar
Bantuan Belum Tiba, Warga Sibolga dan Tapteng Menjarah Minimarket
Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan Budhishoki, BPN dan Polres Tapteng Saling Lempar Bola
Kapolres Tapteng AKBP Wahyu Endrajaya Bungkam Terkait Kebakaran Rumah Ketua KPU