Kamis, 24 September 2026

KKJ Sumut: Wartawan di Karo Tewas setelah Beritakan Judi Diduga Milik Aparat

Administrator - Selasa, 02 Juli 2024 18:14 WIB
KKJ Sumut: Wartawan di Karo Tewas setelah Beritakan Judi Diduga Milik Aparat
Rumah Wartawan
TOPIKSERU.COM, MEDAN - Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumatera Utara mengungkap sejumlah fakta kematian seorang wartawan Tribrata TV dalam kebakaran pada Kamis (27/6) sekira pukul 03.00 WIB. Insiden ini turut merenggut nyawa anak, istri dan cucunya. Berdasarkan hasil investigasi KKJ Sumut - kumpulan lembaga profesi jurnalis, sebelum meninggal dunia dalam kebakaran, Rico Sempurna Pasaribu sempat memuat berita bisnis judi yang melibatkan oknum aparat inisial HB. Koordinator KKJ Sumut Array A Argus dalam keterangan tertulis menyebutkan bahwa Rico Sempurna memuat pemberitaan tentang perjudian di Jalan Kapten Bom Ginting, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo. "Sebelum kebakaran terjadi, ada rentetan kasus antara Sempurna Pasaribu dengan oknum aparat berinisial HB," kata Array melaui keterangan tertulis, Selasa (2/7). Array mengatakan berdasarkan investigasi bersama KKJ Sumut bahwa dalam pemberitaanya korban menyebut lokasi judi tersebut berada tak jauh dari asrama aparat. Bahkan, lanjut Array, Rico Sempurna menulis nama lengkap oknum aparat pengelola judi tersebut. Korban juga mengunggah berita terkait judi itu ke akun pribadinya di Facebook. "Dari informasi yang kami dapat bahwa setelah berita terbit, ada oknum aparat yang menghubungi atasan korban dengan maksud meminta menghapus berita tersebut. Namun, pihak perusahaan tidak menurutinya," ujar Array. Array menyebut perusahaan media daring tempat korban bekerja juga sempat mendapat telepon dari oknum polisi. Oknum polisi itu meminta agar pemberitaan terkait demonstrasi organiasi keagamaan yang mengkritisi maraknya judi serta meminta Kapolres Karo dicopot, diberitakan secara 'halus'.
Terima Pesan Peringatan
Rico Sempurna Pasaribu, lanjut Array, pernah menyamapikan kepada rekannya merasa was-was setelah memberitakan terkait judi tersebut. Sebelum peristiwa kebakaran, seorang ketua ormas di Kabupaten Karo menyampaikan peringatan atau warning melalui rekan korban, bahwa mereka sedang diikuti. Ketua ormas yang juga mengenal Rico mengingatkan agar mereka tidak pulang ke rumah. Array menyebut setelah menerima pesan peringatan dari ketua ormas, Rico memutuskan tidak pulang ke rumah selama beberapa hari. Korban juga sempat menyampaikan kepada temannya bahwa akan menginap di Polres Karo demi keamanan. Karena alasan tersebut korban tak bisa dihubungi. Kepada pimpinan perusahaan tempatnya bekerja, Rico mengatakan bahwa ponsel miliknya terjatuh.
Korban Sempat Bertemu Oknum Aparat
Array mengungkap ada fakta lain yang KKJ Sumut temukan hasil investigasi kasus kematian wartawan dalam insiden kebakaran. Di antaranya bahwa korban sempat bertemu dengan oknum aparat yang korban sebut dalam pemberitaannya. Pertemuan antara korban dan oknum aparat inisial HB itu terjadi sebelum tragedi kebakaran yang menewaskan Rico Sempurna Pasaribu dan keluarga. Rico tak datang sendirian, melainkan dengan seorang rekannya. Pada pertemuan itu HB meminta korban untuk menghapus berita terkait judi yang telah tayang. Selian itu, lanjut Array, oknum aparat itu juga meminta Rico menghapus unggahannya di Facebook. Namun, Rico menolak permintaan tersebut. Lantaran tidak menemukan kesepakatan, Rico pulang ke rumahnya yang berada di Jalan Nabung Surbakti, Kelurahan Padang Mas Kecamatan Kabanjahe, pada Rabu (26/6) tengah malam. Setelah mengantar korban ke rumah, rekan korban yang menemani saat bertemu HB kemudian meninggalkan lokasi. Berdasarkan informasi lain yang KKJ Sumut terima bahwa pada pukul 02.30 WIB, tepat sebelum peristiwa kebakaran terjadi, ada yang melihat lima orang pria berada di sekitar rumah korban.(cr1/topikseru.com)
Sumber
:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini
Pemprov Sumut Genjot Kawasan Unggulan Perikanan Tangkap & Budi Daya Integrasi Hulu-Hilir
BMKG Ungkap Potensi Hujan Meluas di Sumut 17 September, Banjir dan Longsor Mengintai
Banjir Rendam 7 Desa di Nias Barat, Ketinggian Air Capai 2 Meter