Sabtu, 26 September 2026

Pria Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat Ikat Pinggang di Padangsidempuan, Diduga Korban Pembunuhan

Ameq - Minggu, 11 Januari 2026 12:27 WIB
Pria Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat Ikat Pinggang di Padangsidempuan, Diduga Korban Pembunuhan
Topikseru.com, PADANGSIDEMPUAN - Warga Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan sesosok pria dalam kondisi mengenaskan di areal perkebunan sawit Desa Aek Gareder, Kelurahan Pijirkoling, Sabtu (10/1/2026). Korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan. Korban diketahui bernama Nafetali Ndraha (45). Dugaan tindak pidana pembunuhan menguat setelah jasad korban ditemukan dengan leher terjerat ikat pinggang. Lurah Pijirkoling, Zulkarnaen Hidayat, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia mengaku menerima laporan dari warga yang melintas di lokasi kejadian. "Saya dapat informasi dari warga bahwa ada mayat. Setelah dicek ternyata benar,” ujar Zulkarnaen kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).

Ditemukan Warga Saat Melintas di Perkebunan Sawit

Zulkarnaen menjelaskan, penemuan jasad bermula ketika warga melintasi kawasan perkebunan sawit. Mereka curiga melihat seorang pria tergeletak tak bergerak di tanah. "Warga melihat ada sesosok mayat dalam posisi terlentang dengan kondisi lehernya terjerat ikat pinggang," jelasnya. Kondisi tersebut dinilai tidak wajar sehingga warga segera melaporkan temuan itu kepada pihak kepolisian. Tak berselang lama, Tim Inafis Polres Padangsidempuan tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Petugas langsung melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti di lapangan," kata Zulkarnaen.

Jenazah Diautopsi, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

Usai proses olah TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa untuk keperluan autopsi guna memastikan penyebab kematian. "Korban bukan warga sini dan hanya berkunjung. Untuk mengetahui penyebab kematiannya, jenazah korban diautopsi," terangnya. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Padangsidempuan AKP Hasiholan Naibaho yang dikonfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut belum memberikan keterangan lebih lanjut. Hingga kini, polisi masih mendalami kasus penemuan mayat tersebut dan mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap apakah korban benar meninggal akibat tindak kekerasan.

Sumber
:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini
Pemprov Sumut Genjot Kawasan Unggulan Perikanan Tangkap & Budi Daya Integrasi Hulu-Hilir
BMKG Ungkap Potensi Hujan Meluas di Sumut 17 September, Banjir dan Longsor Mengintai
Banjir Rendam 7 Desa di Nias Barat, Ketinggian Air Capai 2 Meter