Sabtu, 26 September 2026

Kapolri Listyo Sigit Temui Keluarga Korban Ojol Tewas Ditabrak Rantis Brimob

Muchlis - Jumat, 29 Agustus 2025 06:01 WIB
Kapolri Listyo Sigit Temui Keluarga Korban Ojol Tewas Ditabrak Rantis Brimob
kasus penyiraman Andrie Yunus
Topikseru.com - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo akhirnya menemui langsung keluarga pengemudi ojek online (ojol) yang tewas terlindas kendaraan taktis atau rantis Brimob Polri usai kericuhan demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (28/8/2025) malam. Permintaan maaf itu disampaikan Kapolri Listyo saat mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta pada Jumat dini hari. "Kami menyampaikan belasungkawa dan juga minta maaf kepada keluarga almarhum terkait musibah yang terjadi," ujar Sigit.

Kapolri Listyo Sigit Temui Keluarga Ojol

Kapolri menegaskan permintaan maaf telah ia sampaikan langsung kepada keluarga korban, terutama ayah almarhum. Selain itu, ia juga berkoordinasi dengan pengurus lingkungan tempat tinggal korban untuk mengurus pemakaman dan kebutuhan keluarga. "Kami berkomunikasi untuk mempersiapkan pemakaman dan juga hal-hal lain yang diminta oleh keluarga almarhum," katanya.

Ricuh Demo Berujung Tragedi

Insiden maut itu terjadi ketika demonstrasi sejumlah elemen masyarakat di depan Gedung DPR/MPR RI berakhir ricuh. Dalam situasi kacau, sebuah mobil lapis baja Brimob melaju dan menabrak pengemudi ojol hingga terlindas. Video amatir peristiwa tersebut sempat beredar luas di media sosial, memicu kemarahan publik.

Propam Periksa 7 Anggota Brimob

Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim, mengungkapkan saat ini tujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya diperiksa terkait peristiwa tersebut. Ketujuhnya berada di dalam rantis saat kejadian. Mereka berinisial Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu B, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan siapa yang bertanggung jawab dalam tragedi yang menewaskan pengemudi ojol itu. Peristiwa ini memunculkan gelombang kritik terhadap kinerja aparat di lapangan. Banyak pihak menilai tindakan rantis Brimob yang melindas warga sipil mencerminkan lemahnya pengendalian pasukan dalam situasi unjuk rasa. Meski Kapolri telah menyampaikan permintaan maaf, publik kini menunggu langkah lanjutan Polri dalam menegakkan akuntabilitas, terutama hasil pemeriksaan Propam terhadap para anggota Brimob yang terlibat.

Sumber
:
Berita Terkait
Kapolri Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri, Libatkan 52 Perwira
Polri Buru Aktor Demonstrasi Rusuh, Kapolri: Kami Bekerja Sama dengan BAIS dan BIN
Ada Desakan Ganti Kapolri, Pengamat IPI Minta Presiden Prabowo Perbaiki Polri
3.195 Orang Ditangkap dalam Demonstrasi  Ricuh, Polri Beberkan Sebaran Penangkapan di Seluruh Indonesia
Kasus Rantis Brimob Tabrak Ojol: Komandan Batalyon hingga Sopir Terancam PTDH
Presiden Prabowo Perintahkan TNI-Polri Bertindak Tegas Hadapi Aksi Anarkis