Kamis, 24 September 2026

Profil Sudaryono, Wamentan yang Ditunjuk Memimpin Badan Gizi Nasional

ari tanjung - Rabu, 22 Juli 2026 15:10 WIB
Profil Sudaryono, Wamentan yang Ditunjuk Memimpin Badan Gizi Nasional
Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono saat memberikan keterangan mengenai evaluasi penerima program Makan Bergizi Gratis.

Topikseru.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Penunjukan tersebut menandai pergantian kepemimpinan di lembaga yang bertanggung jawab menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keputusan itu diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada Rabu (22/7/2026). Sudaryono dijadwalkan dilantik sebagai Kepala BGN dan tidak lagi merangkap jabatan sebagai Wakil Menteri Pertanian.

"Bapak Presiden memutuskan pengganti Kepala BGN adalah Bapak Sudaryono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian," ujar Prasetyo Hadi.

Dengan penugasan tersebut, Sudaryono akan memimpin BGN di tengah perhatian publik terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang masih menjadi fokus pemerintah.

Berkarier dari Dunia Pertanian hingga Pemerintahan

Sudaryono lahir di Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985. Sebelum dipercaya menjadi Kepala BGN, ia lebih dahulu dikenal melalui kiprahnya di sektor pertanian, baik di pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan.

Ia pernah menjabat Wakil Menteri Pertanian pada akhir pemerintahan Presiden Joko Widodo dan kembali mengemban posisi yang sama pada Kabinet Merah Putih di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Di luar pemerintahan, Sudaryono juga aktif memimpin sejumlah organisasi yang bergerak di bidang pertanian dan perdagangan. Ia menjabat Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI), serta Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI). Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina DPP Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera).

Keterlibatan di berbagai organisasi tersebut memperlihatkan kedekatannya dengan isu ketahanan pangan, pemberdayaan petani, hingga distribusi komoditas perdagangan.

Perjalanan Politik dan Pengalaman di Dunia Usaha

Sebelum memasuki pemerintahan, Sudaryono membangun karier di dunia politik dan sektor swasta.

Ia pernah menjadi asisten pribadi Prabowo Subianto pada 2010, kemudian dipercaya mengisi posisi Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra sebelum memimpin DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.

Di bidang usaha, Sudaryono memiliki pengalaman memimpin sejumlah perusahaan. Ia pernah menjabat Corporate Secretary Nusantara Energy pada 2014, kemudian menjadi Chief Executive Officer (CEO) Garuda TV pada 2018.

Kariernya di sektor korporasi berlanjut sebagai CEO PT Nusantara Telematics System sejak 2019 dan Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma mulai 2020.

Pengalaman tersebut melengkapi rekam jejaknya di sektor pemerintahan, organisasi, dan dunia bisnis.

Pernah Memimpin Pengawasan BUMN Pangan

Sebelum dipercaya memimpin BGN, Sudaryono juga mendapat sejumlah penugasan di sektor pangan nasional.

Ia pernah menjabat Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog sebelum kemudian ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Juni 2025.

Saat menerima penugasan tersebut, Sudaryono menyebut pengangkatan itu sebagai bagian dari amanah pemerintah untuk memperkuat sektor pangan nasional.

Pengalaman mengawasi lembaga dan perusahaan yang berkaitan dengan distribusi pangan menjadi salah satu bekal yang dinilai relevan dengan tugasnya di Badan Gizi Nasional.

Tantangan Memimpin Badan Gizi Nasional

Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN datang pada periode yang tidak ringan. Selain harus memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai target pemerintah, ia juga menghadapi tantangan memperkuat tata kelola lembaga agar mampu menjaga kepercayaan publik.

Di sisi lain, BGN masih menjadi perhatian setelah bergulirnya penyidikan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis yang menyeret sejumlah mantan pejabat lembaga tersebut.

Dengan latar belakang di sektor pertanian, organisasi petani, pemerintahan, hingga BUMN pangan, Sudaryono diharapkan mampu mengoordinasikan pelaksanaan program gizi nasional sekaligus memperkuat tata kelola BGN pada periode kepemimpinannya.

Sumber
:
Berita Terkait
BGN Pertimbangkan Semua Dapur MBG Dibekali Test Kit, Bisa Deteksi Zat Berbahaya
BGN Ungkap Penyebab Keracunan MBG di Berastagi, Dapur SPP Kena Sanksi Berat
BGN Minta Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan, Wajib Dikembalikan ke SPPG
Harta Kepala BGN Baru Punya Aset Rp69 Miliar Tapi Utang Rp60 Miliar
Rekam Jejak Nanik Deyang Selama Memimpin BGN, Menjabat 1,5 Bulan hingga Mengundurkan Diri
Kejagung Pertimbangkan Periksa Eks Kepala BGN Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi MBG