Kamis, 24 September 2026

Prabowo Resmikan MOLINAS Hari Ini, Pemerintah Bangun Ekosistem Motor Listrik dari Industri hingga Baterai

Muchlis - Kamis, 13 Agustus 2026 14:09 WIB
Prabowo Resmikan MOLINAS Hari Ini, Pemerintah Bangun Ekosistem Motor Listrik dari Industri hingga Baterai
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat terbatas penanganan bencana alam melalui video conference dari Istana Merdeka.
Topikseru.com, Jakarta - Pemerintah mulai mendorong pengembangan Ekosistem Motor Listrik Nasional (MOLINAS) sebagai bagian dari strategi memperkuat industri kendaraan listrik di dalam negeri. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan ekosistem tersebut di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan peresmian MOLINAS tidak hanya berkaitan dengan peluncuran produk kendaraan listrik. Pemerintah ingin membangun rantai industri motor listrik yang terintegrasi, mulai dari produksi hingga penyerapan pasar. "Kegiatan tersebut akan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pembangunan industri motor listrik nasional dan mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi," kata Prasetyo dalam keterangan tertulis.

Bukan Sekadar Peluncuran Motor Listrik

Dalam agenda tersebut, Prabowo akan meninjau fasilitas produksi dan area eksibisi. Presiden juga dijadwalkan menerima laporan mengenai perkembangan MOLINAS, menyaksikan video program, serta memberikan arahan kepada para pemangku kepentingan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peluncuran ekosistem MOLINAS dan penandatanganan komitmen bersama. Prasetyo menegaskan, MOLINAS dirancang bukan sebagai proyek satu merek atau satu model motor listrik. Pemerintah menempatkannya sebagai ekosistem nasional yang melibatkan berbagai sektor industri. Ekosistem itu mencakup pengembangan manufaktur, industri komponen dan baterai, infrastruktur pengisian serta penukaran baterai, pembiayaan, distribusi, layanan purnajual, hingga penguatan pasar. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap industri motor listrik Indonesia tidak berhenti pada aktivitas perakitan, tetapi mampu membangun rantai nilai yang semakin panjang di dalam negeri.

PT Len Industri Jadi Integrator Utama

Dalam pembangunan MOLINAS, PT Len Industri akan berperan sebagai integrator utama. Perusahaan tersebut akan mengorkestrasi kolaborasi berbagai pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem motor listrik secara terintegrasi. Peran tersebut mencakup koordinasi antara industri manufaktur, pemasok komponen, pengembang baterai, penyedia infrastruktur, lembaga pembiayaan, distributor hingga sektor layanan purnajual. Model ini diharapkan dapat mengurangi fragmentasi dalam pengembangan kendaraan listrik sekaligus memperkuat kapasitas industri nasional.

Dorong Hilirisasi dan Rantai Pasok Dalam Negeri

Pemerintah juga menempatkan MOLINAS sebagai bagian dari agenda hilirisasi industri. Pengembangan industri motor listrik diharapkan meningkatkan kapasitas manufaktur dan memperluas rantai pasok domestik. Efek lanjutannya adalah terbukanya peluang investasi, penciptaan lapangan kerja, serta keterlibatan pelaku UMKM dan koperasi. Jika rantai industri semakin banyak menggunakan komponen dan layanan dalam negeri, nilai tambah dari pertumbuhan kendaraan listrik diharapkan tidak hanya dinikmati produsen, tetapi juga menyebar ke berbagai sektor ekonomi. "Pada saat yang sama, pengembangan motor listrik akan diarahkan untuk mendukung ketahanan energi melalui pengurangan ketergantungan terhadap BBM dan peningkatan pemanfaatan energi listrik," ujar Prasetyo.

Motor Listrik Dikaitkan dengan Ketahanan Energi

Selain agenda industrialisasi, pemerintah melihat kendaraan listrik sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat ketahanan energi. Motor listrik berpotensi mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) untuk mobilitas harian apabila penggunaannya semakin luas. Namun, keberhasilan strategi tersebut juga bergantung pada kesiapan infrastruktur pengisian dan penukaran baterai, ketersediaan pembiayaan, kualitas layanan purnajual, serta kemampuan industri menyediakan produk yang kompetitif bagi masyarakat. Karena itu, pembangunan MOLINAS diarahkan agar seluruh komponen ekosistem berkembang secara bersamaan.

Peresmian Hanya Titik Awal

Prasetyo menekankan bahwa peresmian MOLINAS bukan akhir dari program, melainkan awal pembangunan ekosistem motor listrik nasional. Setelah peluncuran, pemerintah perlu memastikan industri, rantai pasok, infrastruktur, pembiayaan dan penyerapan pasar dapat tumbuh secara terintegrasi dan berkelanjutan. "Pemerintah berharap pengembangan MOLINAS dapat mendorong tumbuhnya industri motor listrik yang semakin kuat, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan perekonomian nasional," katanya. Jika agenda tersebut berjalan sesuai rencana, MOLINAS akan menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai industri kendaraan listrik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis BBM.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Bahlil Siap Jalankan Arahan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara
Prabowo Sentil Kawan Musiman dan Tegaskan Arti Kesetiaan di HUT ke-28 PAN
Prabowo Perintahkan Kapolri
Komitmen Pemberantasan Korupsi: Prabowo Tak Lindungi Orang Dekat, Singgung BGN dan Hotel Sultan
Resmikan LRT Manggarai, Prabowo Puji Pramono Anung Gubernur Hebat
Prabowo Nostalgia Bareng SBY di HUT Demokrat: Dari Akmil ke Panggung Demokrasi